Akibat Saluran Dranase Tidak Berpungsi Akses Jalan Pasar Cungkring Terendam Banjir sehingga Aktivitas Warga Terganggu

- Penulis

Jumat, 3 April 2026 - 08:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung Kompas1.id
Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Bandung sejak siang tadi mengakibatkan ruas Jalan Aksan, tepatnya di kawasan Pasar Cungkring, terendam luapan air cukup deras pada sore hari ini, Jumat (03/04).

​Pantauan di lokasi menunjukkan aliran air menutupi hampir seluruh badan jalan, membuat akses kendaraan baik roda dua maupun roda empat terhambat. Derasnya arus air yang membawa material sampah dan kerikil memaksa sejumlah pengendara untuk ekstra waspada, bahkan beberapa di antaranya memilih untuk memutar balik guna menghindari kemacetan dan risiko kendaraan mogok
.
​Kondisi drainase yang tidak mampu menampung debit air hujan yang turun terus-menerus disinyalir menjadi penyebab utama meluapnya air ke jalanan. Para pedagang dan pemilik toko di sepanjang Jalan Aksan terlihat sibuk menghalau air agar tidak masuk ke dalam area bangunan mereka.

Baca Juga:  Jelang Pengumuman Kelulusan, Polresta Bandar Lampung Larang Konvoi dan Euforia Berlebihan

​”Setiap hujan besar begini, air di Jalan Aksan cepat sekali naik. Aktivitas pasar jadi terganggu karena pembeli sulit lewat,” ujar salah seorang warga di sekitar lokasi.
​Hingga berita ini diturunkan, genangan air masih terpantau cukup tinggi di beberapa titik sepanjang Jalan Aksan. Pasar Cungkring Redaksi menghimbau kepada warga dan pengguna jalan yang akan melintas untuk mencari jalur alternatif atau tetap berhati-hati terhadap lubang jalan yang tidak terlihat akibat tertutup luapan air.
Jumat Sore, 3 April 2026.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bob Hariawan. Kabiro Kota Bandung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Gedebage Geger, Jasad Bayi Laki-laki Ditemukan Mengapung di Sungai Cinambo
Purworejo – Kurang lebih setahun tembok Omah Lembu Farm Desa Seren RT.02 RW. 06 Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo Jawa Tengah ambrol, ambrolnya tembok ini di duga akibat erosi dari sungai Dulang karena tidak adanya penahan arus sungai/ bronjong.
Pemkab Ogan Ilir Gerak Cepat Tangani Kebakaran Kantor Lurah Tanjung Raja Utara
Menembak Begal*
‎Silaturahmi HMWS Bersama Mahasiswa Aceh Singkil Digelar Sukses dalam Tajuk Kenduri Hari Raya Idul Adha
Warga Rancaekek Gempar, Jasad Pria Ditemukan Mengambang di Sungai Citarik
KDS Berikan Beasiswa S2 untuk Duta Pesantren Kabupaten Bandung
Kekuatan Nama ‘Dedi’ di Jawa Barat: Kang Dedi Mulyadi Kumpulkan Sesama Pemilik Nama, Langsung Viral
Berita ini 116 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:59 WIB

Warga Gedebage Geger, Jasad Bayi Laki-laki Ditemukan Mengapung di Sungai Cinambo

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:50 WIB

Purworejo – Kurang lebih setahun tembok Omah Lembu Farm Desa Seren RT.02 RW. 06 Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo Jawa Tengah ambrol, ambrolnya tembok ini di duga akibat erosi dari sungai Dulang karena tidak adanya penahan arus sungai/ bronjong.

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:34 WIB

Pemkab Ogan Ilir Gerak Cepat Tangani Kebakaran Kantor Lurah Tanjung Raja Utara

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:12 WIB

Menembak Begal*

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:55 WIB

‎Silaturahmi HMWS Bersama Mahasiswa Aceh Singkil Digelar Sukses dalam Tajuk Kenduri Hari Raya Idul Adha

Berita Terbaru

Berita

Menembak Begal*

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:12 WIB