Gerak Cepat Tim Gabungan TNI- POLRI Halut Berhasil Mengamankan Senpi di Tengah Kericuhan Pemuda Antar Desa Di Tobelo

Daerah168 Dilihat

Kompas1.id Tobelo,
31 Maret 2026 – Aparat gabungan Polisi dan TNI menggelar razia besar-besaran di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, menyusul bentrok antar pemuda yang pecah di Desa Kira dan Desa Duma, Kecamatan Galela Barat.

Gabungan Tim Razia ini dilakukan sebagai bentuk respon cepat atas aduan publik untuk meredam situasi yang sempat memanas dan berpotensi mengundang reaksi publik. Tim Aparat menyisir dua desa yang terlibat konflik dan mengamankan sejumlah senjata hingga minuman keras.

banner 336x280

“AKBP Erlichson Pasaribu” Kapolres Halmahera Utara menegaskan, tindakan ini merupakan respon cepat aparat dari laporan warga terkait bentrokan yang dipicu aksi kekerasan.

“Begitu ada laporan bentrok, kami langsung turun bersama Tim Gabungan POLRI-TNI. Tidak boleh ada ruang bagi aksi-aksi yang mengganggu keamanan, “Ucapnya.

Berawal dari bentrok,
‎Kericuhan bermula dari aksi pemukulan terhadap seorang pemuda bernama Naufal Bajak di Desa Duma.

Korban yang melintas dari Desa Kira menuju Desa Gotalamo diduga diserang sekelompok pemuda.

Korban yang panik langsung melarikan diri dan melaporkan kejadian tersebut kepada keluarganya. Informasi itu memicu emosi warga Desa Kira hingga terjadi konsentrasi massa.

Situasi makin memanas saat warga Desa Duma ikut terpancing. Aksi saling lempar pun pecah dan berubah menjadi bentrok terbuka antar dua desa.

Aparat Turun Tangan, dan Massa berhasil Dibubarkan.
‎Menanggapi kondisi tersebut, aparat gabungan langsung diterjunkan. Satu pleton Brimob dan satu pleton TNI dikerahkan untuk membubarkan massa dan mengendalikan situasi.

‎“Anggota langsung bergerak dan berhasil membubarkan kedua kelompok sebelum konflik meluas,” jelas Kapolres.

Senjata hingga Cap Tikus Diamankan
‎Usai bentrok, aparat melakukan penyisiran di dua lokasi. Hasilnya, sejumlah barang berbahaya berhasil diamankan.

Di Desa Kira, polisi mengamankan dua warga yang membawa senjata tajam jenis parang. Selain itu ditemukan satu senapan angin, teleskop, serta perlengkapan lainnya.

Sementara di Desa Duma, aparat menyita satu unit airsoft gun jenis Glock 19 Wingun kaliber 6 mm lengkap dengan 110 butir amunisi, tabung CO2, dan ketapel.

Tak hanya itu, dari rumah warga juga ditemukan komponen senapan angin serta dua galon minuman keras tradisional jenis cap tikus.

“Semua barang bukti dan pemiliknya sudah kami amankan untuk diproses lebih lanjut,” ujar Kapolres.

Polisi Komitmen, Pelaku Diproses.
‎Kapolres memastikan seluruh pihak yang terlibat akan diproses sesuai hukum yang berlaku, termasuk pemilik senjata terlarang atau ilegal dan oknum yang memicu kerusuhan.

Kapolres juga menghimbau agar masyarakat tidak mudah terprovokasi, terutama oleh isu-isu yang beredar di media sosial yang dapat menecah bela persaudaraan Dibumi Hibualamo.
‎“Kami minta masyarakat menahan diri. Jangan sampai konflik seperti ini terulang kembali,” Tutup kapolres.

Situasi mulai kondusif, tetapi Sampai saat ini Pihak keamanan masih tetap berada di lokasi untuk terus memastikan situasi tetap aman dan terkendali.

(Noval/Dj)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *