Pasca Hari Raya Idul fitri Tumpukan Sampah di Kota Bandung jadi Pusat Perhatian Karena Bau Menyengat

- Penulis

Selasa, 24 Maret 2026 - 03:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung Kompa1.i.id

Kota Bandung kembali memasuki fase darurat sampah. Sejak beberapa pekan terakhir, tumpukan sampah terlihat menggunung di berbagai titik—mulai dari kawasan permukiman, pasar, hingga ruas-ruas jalan protokol. Kondisi ini membuat warga resah, bukan hanya karena bau menyengat yang mengganggu aktivitas, tetapi juga karena potensi gangguan kesehatan yang semakin mengintai.
Situasi memburuk setelah kapasitas pengolahan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti semakin terbatas. Lonjakan volume sampah harian tidak sebanding dengan kemampuan penanganan, sehingga distribusi sampah dari kota ke TPA tidak berjalan normal. Akibatnya, sampah menumpuk berhari-hari tanpa terangkut. Selasa (24/03/2026)

Di tengah kepadatan penduduk dan aktivitas perkotaan yang tinggi, kondisi darurat sampah ini menjadi alarm keras bagi Kota Bandung. Warga mulai melakukan berbagai cara untuk mengurangi dampak, mulai dari membakar sampah secara mandiri—yang justru menimbulkan polusi udara—hingga membiarkan sampah menumpuk di sudut-sudut lingkungan.

Pemerintah Kota Bandung telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk mengurangi produksi sampah, memilah sejak dari rumah, dan memaksimalkan penggunaan bank sampah. Namun upaya tersebut belum mampu meredam penumpukan yang terlanjur meluas.”

Situasi ini menegaskan bahwa persoalan sampah di Bandung bukan lagi sekadar masalah teknis, tetapi darurat lingkungan yang membutuhkan solusi cepat, terukur, dan melibatkan semua lapisan masyarakat. Selama belum ada langkah konkret yang mampu menormalkan sistem pengangkutan dan pengolahan sampah, wajah Kota Bandung akan terus tertutup oleh gunungan sampah yang menjadi simbol kegentingan.

pewarta :
ilham PIKOLO
Kaperwil Jawa Barat
Kabiro Kota Bandung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rumah Sakit Maranatha Grand Re-Opening Poliklinik Excekutive Komitmen Pelayanan Tanpa Diskriminasi untuk Seluruh Masyarakat
Sudut Tenang di Balik Cahaya Layar
Tubuh sebagai Kunci: Di Balik Janji Efisiensi Implan NFC dan Ancaman Privasi
PERSIB Bertahan di Bawah Tekanan, Bojan Hodak Soroti Titik
Dubai Mendadak Sunyi, Eksodus ‘Crazy Rich’ ke Bali Meningkat Pasca-Eskalasi Konflik
*Ali Syakieb: Pendidikan Berkualitas adalah Hak Semua Anak Indonesia*
Badai Plastik 2026: Ketika “Emas Transparan” Mengguncang Meja Makan hingga Manufaktur
*BPN Kabupaten Bandung Gelar Konsolidasi Bagian Roya, Perkuat Sinergi dengan Korsub Baru*
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 03:55 WIB

Rumah Sakit Maranatha Grand Re-Opening Poliklinik Excekutive Komitmen Pelayanan Tanpa Diskriminasi untuk Seluruh Masyarakat

Minggu, 19 April 2026 - 09:01 WIB

Sudut Tenang di Balik Cahaya Layar

Senin, 13 April 2026 - 03:05 WIB

Tubuh sebagai Kunci: Di Balik Janji Efisiensi Implan NFC dan Ancaman Privasi

Senin, 13 April 2026 - 02:04 WIB

PERSIB Bertahan di Bawah Tekanan, Bojan Hodak Soroti Titik

Sabtu, 4 April 2026 - 07:57 WIB

Dubai Mendadak Sunyi, Eksodus ‘Crazy Rich’ ke Bali Meningkat Pasca-Eskalasi Konflik

Berita Terbaru