Pemerintah Pastikan Impor Beras AS Tak Ganggu Pasar Nasional

Berita, Nasional249 Dilihat

KOMPAS1.id || Kabar mengenai rencana Indonesia mengimpor beras dari Amerika Serikat ramai diperbincangkan publik. Namun pemerintah memastikan kebijakan tersebut tidak akan mengganggu pasar beras nasional.

Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Haryo Limanseto, menjelaskan bahwa impor beras dari Amerika Serikat hanya berjumlah 1.000 ton dan termasuk dalam kategori beras khusus.

banner 336x280

Jumlah tersebut dinilai sangat kecil jika dibandingkan dengan total produksi beras nasional yang mencapai 34,69 juta ton pada 2025.

“Komitmen impor beras dari Amerika Serikat hanya sebesar 1.000 ton atau sekitar 0,00003 persen dari total produksi beras nasional,” ujar Haryo.

Ia menambahkan, impor tersebut merupakan bagian dari kerja sama dagang timbal balik antara Indonesia dan Amerika Serikat melalui skema Agreement of Reciprocal Trade (ART).

Selain beras khusus, kerja sama ini juga mencakup impor 580.000 ekor ayam hidup jenis grand parent stock (GPS) serta 120.000 hingga 150.000 ton daging ayam untuk kebutuhan industri olahan.

Pemerintah menegaskan bahwa seluruh transaksi impor produk pertanian dari Amerika Serikat yang nilainya mencapai sekitar 4,5 miliar dolar AS atau setara Rp75,6 triliun dilakukan oleh pihak swasta, bukan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Transaksi dan pembiayaan sepenuhnya berada pada sektor swasta,” kata Haryo.

Pemerintah juga memastikan kebijakan tersebut tidak akan mengorbankan petani maupun peternak dalam negeri serta tetap menjaga stabilitas pasar pangan nasional.(Red)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *