Subulussalam kompas 1,id–
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Subulussalam,Fitri Afriana, S.IP, menyampaikan laporan pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Kota (RKPK) Tahun 2027, Selasa (21/4/2026), di Aula LPSE Kota Subulussalam.
Dalam laporannya, Kepala Bappeda menjelaskan dasar hukum penyusunan RKPK, yakni:
1. Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional,
2. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah,
3. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah tentang RPJPD dan RPJMD, serta Tata Cara Perubahan RPJPD, RPJMD, dan RKPD.
Adapun tujuan pelaksanaan Musrenbang ini, kata dia, pertama menyampaikan rancangan RKPK Kota Subulussalam Tahun 2027 kepada pemangku kepentingan. Kedua, mendapatkan saran, masukan, dan koreksi yang konstruktif dalam penyempurnaan rancangan RKPK Kota Subulussalam Tahun 2027.
Musrenbang dihadiri sekitar 140 peserta yang terdiri dari unsur SKPK Pemerintah Kota Subulussalam, unsur DPRK Kota Subulussalam, instansi vertikal, BUMN/BUMD, organisasi non pemerintah dan organisasi masyarakat, unsur pendidikan, serta unsur lainnya.
H
Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut, Taufik Rahman, ST., M.M., Perencana Ahli Madya Bappeda Aceh.
“Demikian laporan pelaksanaan Musrenbang RKPK Tahun 2027 kami sampaikan sebagai bentuk pertanggungjawaban atas pelaksanaan kegiatan ini. Harapan kami, apapun nanti hasil Musrenbang ini dapat menjadi dasar perencanaan pembangunan yang lebih baik dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Kota Subulussalam,” ujar Kepala Bappeda. Fitri,
Ia kemudian memohon kepada Walikota Subulussalam untuk memberikan sambutan dan arahan sekaligus membuka acara Musrenbang RKPK Kota Subulussalam Tahun 2027.
Mengakhiri laporannya, Kepala Bappeda menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan dalam penyelenggaraan. “Sebelum saya akhiri, saya bawakan sebuah pantun: Menuju seberang singgah sebentar di tepi dermaga, Musrenbang usai bukan berarti hilang, mari wujudkan rencana menjadi nyata,” tutupnya.(Ramona)









