KOMPAS1.id || Kondisi cuaca di Indonesia diperkirakan masih didominasi hujan dalam beberapa hari ke depan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan sejumlah wilayah berpotensi mengalami peningkatan intensitas hujan hingga kategori lebat pada awal Maret 2026.
Aktivitas monsun Asia yang belum melemah terus mendorong aliran udara lembap menuju kawasan Indonesia bagian selatan. Dorongan angin baratan dari Samudera Hindia turut memperkaya kandungan uap air di atmosfer, sehingga mempercepat pertumbuhan awan hujan.
Di sisi lain, terbentuknya pola sirkulasi siklonik di wilayah Samudra Hindia dekat Lampung serta kawasan Pasifik sekitar Papua Nugini memperkuat pertemuan massa udara. Kondisi ini memicu terbentuknya area pertumbuhan awan hujan yang lebih luas di berbagai daerah.
Atmosfer yang cenderung tidak stabil serta tingkat kelembapan tinggi membuat hujan berpotensi turun secara mendadak dengan intensitas signifikan. Dampaknya dapat memengaruhi mobilitas masyarakat, kegiatan keagamaan, maupun aktivitas wisata.
BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan rutin memantau pembaruan prakiraan cuaca melalui aplikasi InfoBMKG maupun sumber resmi lainnya guna meminimalkan risiko yang mungkin terjadi.(Red)
















