Program Makan Bergizi Gratis Diyakini Bisa Tingkatkan Kualitas Fisik Generasi Muda

Berita, Daerah125 Dilihat

KOMPAS1.id || Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi perhatian publik setelah muncul pernyataan dari Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, mengenai dampak besar pemenuhan gizi terhadap pertumbuhan anak Indonesia.

Dalam peluncuran 1.000 dapur MBG di kawasan pesantren, Dadan menjelaskan bahwa masa remaja, khususnya usia 12 hingga 16 tahun, merupakan periode penting pertumbuhan fisik.

banner 336x280

Pada fase ini, pemenuhan nutrisi yang tepat dinilai mampu mendorong perkembangan tinggi badan dan kekuatan tubuh secara optimal.

Ia menyebutkan bahwa anak-anak yang mendapatkan asupan gizi seimbang secara rutin memiliki peluang tumbuh lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidak memperoleh nutrisi memadai selama masa pertumbuhan.

Kondisi saat ini menunjukkan masih banyak anak Indonesia yang belum terbiasa mengonsumsi makanan dengan komposisi gizi lengkap.

Pola makan sehari-hari sebagian besar masih didominasi sumber karbohidrat, sementara kebutuhan protein, sayur, buah, dan susu belum terpenuhi secara optimal.

Melalui program MBG, pemerintah berupaya memperbaiki pola konsumsi tersebut dengan menyediakan menu yang lebih lengkap, mulai dari nasi, lauk berprotein seperti telur, ayam atau ikan, hingga sayur, buah, dan susu.

Menurut Dadan, faktor genetik memang berpengaruh terhadap tinggi badan, namun kualitas asupan nutrisi sejak usia dini tetap menjadi kunci utama pertumbuhan anak.

Program ini diharapkan menjadi investasi jangka panjang dalam menyiapkan generasi sehat dan produktif menuju visi Indonesia Emas 2045, sehingga bonus demografi yang dimiliki Indonesia dapat diiringi peningkatan kualitas sumber daya manusia.(Red)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *