‎‎LMND Ingatkan Masyarakat Pahami Konteks Perjuangan Saat Ikut Unjuk Rasa

- Penulis

Kamis, 26 Februari 2026 - 05:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Singkil kompas1.id
Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Eksekutif kabupaten (EK) Aceh Singkil mengingatkan seluruh masyarakat, khususnya generasi muda dan mahasiswa, agar memahami secara utuh konteks perjuangan sebelum turut serta dalam aksi unjuk rasa.

‎Aksi demonstrasi merupakan bagian dari hak demokratis warga negara yang dijamin oleh konstitusi.

‎Namun demikian, setiap partisipasi dalam gerakan massa harus dilandasi oleh kesadaran politik, pemahaman isu yang jelas, serta tujuan perjuangan yang terarah.

‎Surya padli Ketua EK LMND Aceh Singkil menyampaikan bahwa unjuk rasa bukan sekadar kegiatan turun ke jalan, melainkan bagian dari perjuangan sosial untuk menyuarakan kepentingan rakyat.

‎Oleh karena itu, masyarakat diharapkan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar, serta tidak terlibat dalam aksi yang tidak memahami substansi tuntutan.

‎“Kami mengajak masyarakat untuk terlebih dahulu mempelajari isu yang diperjuangkan, memahami siapa yang mengorganisir aksi, serta memastikan bahwa tuntutan yang disuarakan benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat luas,” ujar surya.

‎LMND Aceh Singkil juga menekankan pentingnya menjaga ketertiban, keamanan, dan persatuan selama menyampaikan aspirasi.

‎Aksi yang tidak terarah dan tidak memahami konteks perjuangan berpotensi menimbulkan gesekan sosial serta merugikan masyarakat sendiri.

‎Sebagai organisasi perjuangan rakyat, EK LMND Aceh Singkil berkomitmen untuk terus melakukan pendidikan politik kepada masyarakat agar setiap gerakan yang dilakukan memiliki arah yang jelas, berbasis pada kepentingan rakyat, serta berlandaskan nilai-nilai demokrasi dan keadilan sosial.

‎Reporter Sabri

‎Aceh Singkil kompas1.id – Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Eksekutif kabupaten (EK) Aceh Singkil mengingatkan seluruh masyarakat, khususnya generasi muda dan mahasiswa, agar memahami secara utuh konteks perjuangan sebelum turut serta dalam aksi unjuk rasa.

‎Aksi demonstrasi merupakan bagian dari hak demokratis warga negara yang dijamin oleh konstitusi.

‎Namun demikian, setiap partisipasi dalam gerakan massa harus dilandasi oleh kesadaran politik, pemahaman isu yang jelas, serta tujuan perjuangan yang terarah.

‎Surya padli Ketua EK LMND Aceh Singkil menyampaikan bahwa unjuk rasa bukan sekadar kegiatan turun ke jalan, melainkan bagian dari perjuangan sosial untuk menyuarakan kepentingan rakyat.

‎Oleh karena itu, masyarakat diharapkan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar, serta tidak terlibat dalam aksi yang tidak memahami substansi tuntutan.

‎“Kami mengajak masyarakat untuk terlebih dahulu mempelajari isu yang diperjuangkan, memahami siapa yang mengorganisir aksi, serta memastikan bahwa tuntutan yang disuarakan benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat luas,” ujar surya.

‎LMND Aceh Singkil juga menekankan pentingnya menjaga ketertiban, keamanan, dan persatuan selama menyampaikan aspirasi.

‎Aksi yang tidak terarah dan tidak memahami konteks perjuangan berpotensi menimbulkan gesekan sosial serta merugikan masyarakat sendiri.

‎Sebagai organisasi perjuangan rakyat, EK LMND Aceh Singkil berkomitmen untuk terus melakukan pendidikan politik kepada masyarakat agar setiap gerakan yang dilakukan memiliki arah yang jelas, berbasis pada kepentingan rakyat, serta berlandaskan nilai-nilai demokrasi dan keadilan sosial.

‎Reporter Sabri

Baca Juga:  Bus Antar Jemput Pelajar SMP dan SMA Sederajat,Empat Pekan Tida Beroperasi, Siwa Das Banyak Yang Libur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026: Disdikbud Aceh Singkil Instruksikan Upacara Serentak di Sekolah
HUT ke-27 Aceh Singkil, SWI Desak Pemda Prioritaskan UMKM dan Ekonomi Kreatif
Kondisi Lampu Jembatan Penghubung Dari Aceh Singkil Ke Aceh Selatan Penerangnya Gelap
Sazqia Amanda Tuntaskan Setoran 30 Juz dalam 24 Jam, Catat Rekor Tahfiz di Aceh Singkil
‎Kondisi Halaman UPTD SPF SD Takal Pasir di Kabupaten Aceh Singkil Menuai Kritik
‎Kembali Menjadi Sorotan Pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Aceh Singkil Tahun 2026
‎Mediasi Memanas, Gemuka Kecewa Pemkab Aceh Singkil Tak Berikan Jaminan Tertulis Pendataan Ulang Jadup
‎Resmi Beroperasi Dapur SPPG Permata Harapan Madani Siap Perkuat Program MBG di Aceh Singkil
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 05:08 WIB

Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026: Disdikbud Aceh Singkil Instruksikan Upacara Serentak di Sekolah

Minggu, 26 April 2026 - 11:16 WIB

HUT ke-27 Aceh Singkil, SWI Desak Pemda Prioritaskan UMKM dan Ekonomi Kreatif

Kamis, 23 April 2026 - 11:40 WIB

Kondisi Lampu Jembatan Penghubung Dari Aceh Singkil Ke Aceh Selatan Penerangnya Gelap

Selasa, 21 April 2026 - 15:41 WIB

Sazqia Amanda Tuntaskan Setoran 30 Juz dalam 24 Jam, Catat Rekor Tahfiz di Aceh Singkil

Jumat, 3 April 2026 - 03:07 WIB

‎Kondisi Halaman UPTD SPF SD Takal Pasir di Kabupaten Aceh Singkil Menuai Kritik

Berita Terbaru

Berita

Menembak Begal*

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:12 WIB