*King Naga Dapat Perlakuan Tidak Mengenakan Dari Kepala SPPG Daar El-Ulum : BGN Dituntut Evaluasi Menyeluruh Pengelolaan Jika Tidak Sesuai SOP*

- Penulis

Selasa, 24 Februari 2026 - 00:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak,-Media -Kompas1.id-
King Naga,Ketua GMBI DPD-Lebak- bersama Ider Alam selaku OKK Badak Banten DPD Lebak, melakukan kunjungan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Cicaringin yang dibangun di wilayah Desa Gunungkencana, Kecamatan Gunungkencana, Kabupaten Lebak. Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka menjalankan fungsi sosial kontrol sebagai elemen masyarakat.

Dalam keterangannya, King Naga menjelaskan bahwa kedatangannya bertujuan untuk mengonfirmasi beberapa hal, di antaranya keberadaan chef yang diduga tidak sesuai dengan data pendaftaran awal serta dugaan belum adanya sertifikasi yang sah. Selain itu, pihaknya juga mempertanyakan ketersediaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di dapur tersebut.

“Saya cukup kaget. Kedatangan kami sebagai bagian dari kontrol sosial justru ditanya surat tugas dari BGN oleh Kepala SPPG Gunungkencana,” ujar King Naga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, perlakuan tersebut justru memperkuat dugaan adanya ketidaksesuaian dalam pengelolaan dapur. Ia menyoroti pernyataan Kepala SPPG yang menyebutkan bahwa chef atas nama Dewi telah memiliki sertifikat sejak Januari. Namun, berdasarkan informasi dari lembaga penyelenggara pelatihan, yang bersangkutan baru mengikuti pelatihan pada 31 Januari 2026.

“Pernyataan itu perlu diluruskan. Kami hanya meminta transparansi dan kejelasan agar program berjalan sesuai aturan,” tegasnya.

Baca Juga:  Uang Rakyat Rp7,3 Miliar Dipertaruhkan, Aktivis Tekan Evaluasi DPUPR Lebak

Senada dengan itu, Ider Alam selaku OKK Badak Banten DPD Lebak juga mempertanyakan klaim Kepala SPPG atas nama Anna terkait keberadaan IPAL. Ia menyebut bahwa awalnya pihak pengelola menyatakan SPPG tersebut telah memiliki IPAL. Namun setelah dilakukan pengecekan di lokasi, yang ditemukan hanyalah kolam biasa, bukan instalasi pengolahan limbah yang sesuai standar.

“Setelah melalui perdebatan cukup panjang dan adanya komunikasi melalui asisten lapangan dapur, kami akhirnya diperbolehkan melihat langsung. Faktanya, tidak ada IPAL sebagaimana disampaikan, hanya kolam biasa,” ujar Ider Alam.

Atas temuan tersebut, pihaknya meminta kepada Badan Gizi Nasional (BGN) untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan SPPG tersebut. Mereka juga mendesak agar dilakukan perbaikan atau penggantian pengelola apabila terbukti tidak memenuhi standar operasional.

“Kami tidak ingin program yang menyangkut kepentingan gizi masyarakat justru dikelola secara tidak profesional. Jika memang tidak layak operasional, maka harus segera dibenahi,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola SPPG Gunungkencana belum memberikan keterangan resmi lebih lanjut terkait temuan tersebut.

( Reporter Aris Prastio)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

“GAMMA Ultimatum Kejari Lebak: Dugaan Korupsi Proyek Alun-alun dan Puskesmas Disorot, Aksi Unjuk Rasa Segera Digelar”
Ribuan Masa Akan Aksi Depan Pemda Lebak,Soroti Pernyataan Bupati Pada Acara Halal Bihalal
Seleksi KI Pusat Dipersoalkan Dua Komisioner Banten Ajukan Gugatan Ke PTU N Jakarta
Karang Taruna Kancil Mas Santuni 70 Anak yatim Dalam Rangka Halal Bihalal
Isu Transaksi-Jual beli Jabatan di Lebak semakin Memanas, Advokat Ayi Ruba’i Desak Penyelidikan Transparan
Forum wartawan Banten Gelar Diskusi dan buka puasa bersama pengawas Disnaker di serang
Kuasa Hukum Erwan SH,” Tegaskan Tuduhan Pelecehan terhadap Anggota DPRD Kota Serang Adalah Fitnah Yang Kejam*
Waww.!!! Dapur MBG Yayasan Bhakti Nusantara Di Tegalwangi Pangkas Anggaran Demi Untung Besar
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 00:25 WIB

“GAMMA Ultimatum Kejari Lebak: Dugaan Korupsi Proyek Alun-alun dan Puskesmas Disorot, Aksi Unjuk Rasa Segera Digelar”

Rabu, 1 April 2026 - 02:27 WIB

Ribuan Masa Akan Aksi Depan Pemda Lebak,Soroti Pernyataan Bupati Pada Acara Halal Bihalal

Senin, 30 Maret 2026 - 12:40 WIB

Seleksi KI Pusat Dipersoalkan Dua Komisioner Banten Ajukan Gugatan Ke PTU N Jakarta

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:42 WIB

Karang Taruna Kancil Mas Santuni 70 Anak yatim Dalam Rangka Halal Bihalal

Jumat, 13 Maret 2026 - 06:12 WIB

Isu Transaksi-Jual beli Jabatan di Lebak semakin Memanas, Advokat Ayi Ruba’i Desak Penyelidikan Transparan

Berita Terbaru

Berita

Menembak Begal*

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:12 WIB