Ibu Tiri: Kisah yang Mengguncang Hati tentang Kekerasan yang Tak Terduga

Berita, Daerah228 Dilihat

KOMPAS1.id || Kisah memilukan yang terjadi di suka bumi, Ibu tiri hanya cinta kepada ayahku saja, Nama kecil Nizam telah menjadi sorotan perhatian publik setelah kabar duka menyertai dirinya. Abdullah Mansari, seorang warga yang menyampaikan berita tersebut, menyampaikan doa yang tulus semoga sang bocah laki-laki berusia 12 tahun dari Kampung Leuwi Nangung, Sukabumi, mendapatkan Husnul Khotimah.

Kisahnya yang menyayat hati mulai terbongkar ketika diketahui bahwa ia meninggal dunia setelah mengalami perlakuan yang sangat menyakitkan.

banner 336x280

Menurut informasi yang beredar, Nizam menjadi korban dari tangan yang tak lain adalah ibu tirinya sendiri. Aksi keji tersebut terjadi sebelum ia akhirnya harus dihadapkan pada ajalnya. Meskipun sempat dilarikan ke puskesmas untuk mendapatkan pertolongan medis, takdir telah menentukan jalan yang berbeda baginya.

Perjalanan menuju akhir hayat Nizam tidaklah mudah. Ia wafat pada malam Jumat, 19 Februari 2026, setelah sebelumnya sempat mengalami masa yang sangat menyakitkan. Kondisinya yang semakin parah membuat setiap usaha untuk menyelamatkan nyawanya terasa sia-sia.

Sebelum meninggal dunia, kondisi Nizam sudah menunjukkan tanda-tanda yang mengkhawatirkan. Ia bahkan tidak mampu menyatakan diri sendiri karena kondisinya yang sangat lemah. Saat ditemukan, tubuhnya menunjukkan banyak bekas luka yang menyakitkan di bagian tubuhnya.

Dugaannya, korban telah mengalami tindakan yang sangat keji seperti disiram dengan air panas dan juga mengalami penyiksaan fisik lainnya. Setiap bekas luka pada tubuhnya menjadi bukti bisu akan penderitaan yang telah ia alami sebelum ajal menjemputnya.

Kini, Nizam telah pergi meninggalkan dunia yang selama ini menjadi tempatnya tinggal. Kekosongan yang ditinggalkannya tidak hanya dirasakan oleh keluarga, tetapi juga oleh banyak pihak yang menyaksikan betapa menyakitkan kisah yang harus ia lalui. Semoga keadilan segera dapat ditegakkan bagi apa yang telah terjadi padanya.

Kisah Nizam menjadi pengingat akan pentingnya melindungi anak-anak dari segala bentuk kekerasan. Semoga kasus ini tidak terulang lagi dan setiap anak dapat hidup dengan aman, dicintai, dan mendapatkan perlindungan yang layak tanpa harus takut pada kekerasan dari siapapun, termasuk dari orang yang seharusnya memberikan kasih sayang.(Red)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *