Semarak Menyambut Ramadan 1447 Hijriah, Warga Desa Landau Badai Gelar Pawai Obor Bersama STAIMA Sintang

Kalimantan18 Dilihat

Kompas1.id
LANDAU BADAI – Menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, warga Desa Landau Badai, Kecamatan Silat Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, menggelar pawai obor yang berlangsung meriah dan penuh khidmat. Kegiatan ini menjadi simbol suka cita masyarakat dalam menyambut bulan penuh berkah dan ampunan.kamis 19/02_2026

Pawai obor tersebut dimulai dari Masjid Nurul Huda yang menjadi titik kumpul utama warga. Sejak selepas salat Isya, masyarakat dari berbagai kalangan telah memadati area masjid. Anak-anak, remaja, hingga orang tua tampak antusias mempersiapkan diri sambil membawa obor yang akan dinyalakan bersama-sama.

banner 336x280

Kegiatan ini turut melibatkan mahasiswa dan civitas akademika dari STAIMA Sintang yang ikut berjalan bersama warga mengelilingi desa. Kehadiran mereka menambah semangat kebersamaan serta mempererat tali silaturahmi antara lembaga pendidikan dan masyarakat.

Saat obor mulai dinyalakan, suasana desa berubah menjadi lautan cahaya yang indah. Ratusan obor menyala menerangi jalan-jalan desa, menciptakan pemandangan yang memukau sekaligus sarat makna. Lantunan salawat dan takbir menggema sepanjang perjalanan,

menambah kekhidmatan suasana malam itu.
Sepanjang rute yang dilalui, warga yang
tidak ikut berjalan tampak berdiri di depan rumah masing-masing untuk menyaksikan iring-iringan pawai. Senyum dan sapaan hangat menghiasi malam penyambutan Ramadan tersebut. Anak-anak terlihat begitu gembira, berjalan beriringan sambil menjaga obor mereka dengan penuh semangat.
Tokoh masyarakat setempat menyampaikan bahwa kegiatan pawai obor ini bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga menjadi momen mempererat ukhuwah Islamiyah serta menanamkan nilai-nilai kebersamaan kepada generasi muda. Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang memperkuat persaudaraan, meningkatkan kepedulian sosial, dan memperbanyak ibadah.

Kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar hingga rombongan kembali ke Masjid Nurul Huda sebagai titik akhir. Warga berharap Ramadan tahun ini membawa keberkahan, kedamaian, serta kemudahan dalam setiap urusan.
Semarak pawai obor di Desa Landau Badai menjadi bukti bahwa semangat menyambut Ramadan tetap hidup dan mengakar kuat di tengah masyarakat. Cahaya obor yang menyala bukan hanya menerangi jalan desa, tetapi juga menjadi simbol harapan, persatuan, dan kesiapan hati dalam menyambut bulan suci yang penuh rahmat.

Jurnalis Effendy

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *