Sambut Ramadan dengan Semarak, Warga Semitau Gelar Pawai dan 1.000 Obor

Kompas1.id
SEMITAU, KAPUAS HULU – Suasana penuh suka cita dan kekhidmatan menyelimuti Kecamatan Semitau dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadan. Ratusan warga dari berbagai penjuru desa tumpah ruah ke jalan utama kecamatan untuk mengikuti rangkaian kegiatan tradisi tahunan yang sarat makna spiritual dan kebersamaan.(15/02/2026)

Sejak sore hari, masyarakat sudah memadati titik kumpul untuk mengikuti pawai budaya bernuansa Islami. Peserta terdiri dari pelajar, remaja masjid, majelis taklim, tokoh agama, hingga unsur masyarakat umum. Dengan mengenakan busana muslim yang rapi dan sopan, serta membawa spanduk, beduk, miniatur masjid, dan atribut Islami lainnya, rombongan pawai bergerak menyusuri rute utama kecamatan dengan tertib dan penuh semangat.

banner 336x280

Lantunan salawat, takbir, serta tabuhan rebana menggema di sepanjang jalan, menciptakan suasana religius yang menyentuh hati. Warga yang menyaksikan di pinggir jalan pun tampak antusias, turut melambaikan tangan dan mengabadikan momen tersebut. Anak-anak terlihat ceria, sementara para orang tua memancarkan raut bahagia menyambut bulan penuh ampunan.
Camat Semitau dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif masyarakat. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar tradisi, melainkan bentuk nyata kecintaan umat Islam terhadap datangnya Ramadan.

“Momentum ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk mempersiapkan diri, baik secara lahir maupun batin. Semoga Ramadan tahun ini membawa keberkahan, kedamaian, dan mempererat persatuan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Memasuki malam hari, kemeriahan berlanjut dengan puncak acara yang paling dinanti, yakni pawai 1.000 obor. Cahaya api yang menyala serempak di tangan warga menciptakan panorama yang magis dan memukau. Barisan obor yang memanjang di sepanjang jalan desa menghadirkan suasana khusyuk sekaligus simbol penerangan hati dalam menyambut bulan suci.

Tradisi pawai obor ini telah menjadi agenda rutin masyarakat Semitau setiap menjelang Ramadan. Selain sebagai bentuk rasa syukur, kegiatan tersebut juga dimaknai sebagai simbol cahaya iman yang menerangi kehidupan. Tokoh masyarakat setempat menyampaikan bahwa semangat kebersamaan inilah yang terus dijaga dari generasi ke generasi.
“Kami ingin Ramadan disambut dengan hati yang bersih dan penuh sukacita. Pawai ini bukan hanya seremonial, tetapi sarana mempererat silaturahmi dan menumbuhkan semangat ibadah di tengah masyarakat,” tuturnya.

Kegiatan berlangsung aman dan tertib dengan dukungan aparat keamanan serta panitia pelaksana. Tidak hanya menjadi ajang perayaan, acara ini juga memberikan dampak positif bagi pelaku usaha kecil di sekitar lokasi yang turut merasakan peningkatan aktivitas ekonomi.
Warga berharap tradisi ini terus dilestarikan sebagai identitas budaya religius masyarakat Semitau. Dengan semangat kebersamaan yang terjalin, masyarakat optimistis dapat menjalani ibadah puasa dengan penuh keikhlasan, kedamaian, dan keberkahan sepanjang bulan Ramadan.

Effendy

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *