*Bandung*Kompas1.id
Program Studi Pendidikan Masyarakat, Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyelenggarakan Sidang Terbuka Promosi Doktor pada Jumat, 23 Januari 2026, bertempat di Auditorium FIP UPI.
Sidang promosi doktor tersebut dipimpin oleh Wakil Dekan Bidang Akademik FIP UPI, Dr. Sardin, M.Si.Dalam sidang tersebut, lla Susanti yang saat ini menjabat sebagai Ketua STAI Siliwangi Garut, dinyatakan lulus dan resmi menyandang gelar Doktor Pendidikan Masyarakat setelah berhasil mempertahankan disertasinya di hadapan dewan penguji.
Disertasi yang dipertahankan berjudul “Pengembangan Sistem Pelatihan Islamic Financial Life Skills (IFLS) Berbasis Andragogi dengan Pendekatan Soft Systems Methodology untuk Mendorong Perubahan Perilaku Keuangan (Studi Terintegrasi dengan Training of Trainers Fasilitator pada Mahasiswa STAI Siliwangi Garut)
Tim promotor dalam penelitian ini terdiri atas Prof. Dr. Mustofa Kamil, M.Pd., Prof. Dr. Uyu Wahyudin, M.Pd., dan Dr. Iip Saripah, M.Pd. Sementara itu, tim penguji meliputi Prof. Dr. Yusnadi, M.S. dan Prof. Dr. Jajat S. Ardiwinata, M.Pd. Sidang juga dihadiri oleh tokoh Pendidikan Masyarakat *Prof. Ihat Hatimah, M.Pd. serta Ketua Program Studi Pendidikan Masyarakat FIP UPI, Dr. Yanti Santini, M.Pd.
Dalam tanggapannya, Prof. Dr. Mustofa Kamil, M.Pd. menegaskan bahwa disertasi tersebut memiliki unsur kebaruan (novelty) yang kuat dan memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan keilmuan Pendidikan Masyarakat. Menurutnya, riset ini membuktikan bahwa Pendidikan Masyarakat mampu berkolaborasi secara strategis dengan bidang lain, khususnya dalam penguatan literasi keuangan berbasis nilai-nilai Islam.
Penelitian ini juga mengembangkan konsep andragogi transformatif berbasis nilai Islam yang dinilai relevan dengan konteks masyarakat Indonesia sebagai negara dengan mayoritas penduduk Muslim dan membutuhkan pendekatan pendidikan orang dewasa yang lebih bermakna, etis, dan aplikatif.
Apresiasi turut disampaikan oleh *Direktur YEP USAID (icefe.id), Rini Amidjono, S.E., M.M. Ia menilai bahwa model Islamic Financial Life Skills (IFLS) yang diadaptasi dari program Financial Life Skills (FLS) YEP USAID merupakan model pendidikan keuangan yang sangat dibutuhkan masyarakat Indonesia dan memiliki potensi besar untuk diimplementasikan secara luas.
Dalam pernyataannya, Dr. Illa Susanti menyampaikan bahwa riset ini tidak semata-mata ditujukan untuk memenuhi persyaratan akademik, melainkan merupakan karya pemikiran dan kontribusi keilmuan terbaik yang diniatkan sebagai jalan dakwah dan pengabdian kepada masyarakat khususnya dalam bidang Pendidikan Masyarakat dan Keuangan Syariah.
Ia menambahkan, model IFLS ini akan dijadikan program unggulan kampus di mana mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah dan Pendidikan Agama Islam (PAI) STAI Siliwangi Garut akan mengikuti Training of Trainers (ToT) IFLS sehingga siap berperan sebagai fasilitator IFLS di tengah masyarakat.(Yaman)















