Akses Utama Rusak Parah, Warga Silat Hilir Harapkan Perbaikan Jalan Segera dan Keterlibatan Perusahaan Sawit

- Penulis

Kamis, 8 Januari 2026 - 10:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id
Kapuas Hulu – Perigi, Kamis 8 Januari 2026
Kondisi jalan menuju Kecamatan Silat Hilir, Kabupaten Kapuas Hulu, semakin memprihatinkan dan membutuhkan perhatian serius dari berbagai pihak. Ruas jalan yang menjadi akses utama menuju pusat kecamatan sekaligus penghubung sejumlah desa tersebut kini mengalami kerusakan parah di hampir sepanjang jalurnya.

Pantauan di lapangan menunjukkan badan jalan berlubang, dipenuhi genangan air, licin, serta berlumpur, terutama saat musim hujan. Kondisi ini membuat aktivitas warga terganggu dan berisiko tinggi terhadap keselamatan pengguna jalan. Kendaraan roda dua kerap tergelincir, sementara kendaraan roda empat sering terjebak dan mengalami kerusakan akibat kondisi jalan yang tidak layak dilalui.

Jalan tersebut merupakan jalur vital bagi masyarakat Kecamatan Silat Hilir, khususnya warga Desa Penai, Desa Sentabai, Desa Tekalong, Desa Salat, serta desa-desa lainnya. Selain menjadi akses utama menuju pusat pemerintahan kecamatan, jalan ini juga digunakan untuk mengangkut hasil pertanian, keperluan pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga aktivitas ekonomi masyarakat sehari-hari.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau hujan turun, jalan ini benar-benar sulit dilewati. Motor sering jatuh, mobil pun susah lewat. Padahal ini satu-satunya akses menuju kecamatan,” ujar salah seorang warga yang ditemui saat melintas di lokasi.
Warga menuturkan bahwa kondisi kerusakan jalan ini sudah berlangsung cukup lama. Selama ini, perbaikan yang dilakukan hanya bersifat sementara dan tidak menyentuh akar permasalahan. Akibatnya, setiap kali hujan deras turun, jalan kembali rusak dan berlumpur seperti semula.

Ironisnya, demi menjaga agar jalan tetap dapat dilalui, salah seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya terpaksa melakukan perbaikan secara swadaya. Dengan peralatan seadanya, ia menimbun lubang-lubang jalan dan meratakan bagian yang rusak agar kendaraan bisa melintas.
“Apa yang bisa kami lakukan, kami lakukan sendiri. Kalau menunggu perbaikan dari pihak terkait, takutnya jalan ini semakin parah dan tidak bisa dilewati sama sekali,” ungkapnya.

Baca Juga:  Pembuangan Jangkos Sawit di Jalan Lintas Kalimantan Poros Tengah Ancam Keselamatan Pengendara

Upaya mandiri tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar. Namun demikian, warga menegaskan bahwa perbaikan jalan secara permanen tetap menjadi tanggung jawab pemerintah. Mereka berharap pemerintah daerah, baik di tingkat kecamatan maupun kabupaten, segera turun tangan dan melakukan perbaikan yang menyeluruh dan berkelanjutan.
Selain pemerintah, warga juga berharap adanya keterlibatan pihak perusahaan kelapa sawit yang beroperasi di wilayah Kecamatan Silat Hilir. Pasalnya, jalan tersebut juga kerap digunakan oleh kendaraan perusahaan, mulai dari mobil operasional hingga truk bermuatan hasil perkebunan yang lalu lalang setiap hari. Aktivitas kendaraan bertonase berat ini dinilai turut mempercepat kerusakan jalan

“Jalan ini bukan hanya dipakai warga, tapi juga dipakai perusahaan sawit keluar masuk. Sudah seharusnya pihak perusahaan ikut bertanggung jawab dan ambil bagian dalam perbaikan jalan,” ujar warga lainnya.
Masyarakat Kecamatan Silat Hilir berharap adanya kerja sama antara pemerintah daerah dan pihak perusahaan kelapa sawit untuk bersama-sama memperbaiki infrastruktur jalan tersebut. Mereka menilai, perbaikan jalan yang layak akan berdampak langsung pada kelancaran mobilitas warga, peningkatan perekonomian desa, serta optimalnya pelayanan publik.
“Harapan kami sederhana, jalan ini diperbaiki dengan layak dan permanen. Jangan sampai akses utama menuju kecamatan terus-menerus rusak dan menyulitkan masyarakat,” tutup seorang warga penuh harap.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres Pimpin Langsung Penertiban Arena Sabung Ayam di Desa Keranji, Fasilitas Dibongkar dan Dibakar
Pembangunan Jembatan di Desa Landau Badai Mangkrak Diduga Telan Anggraran Miliaran Rupiah
Sinergi Media dan Pemerintah Daerah, Awak Media Kompas 1ID Bertemu Kepala Dinas Kabupaten Kapuas Hulu
SEMANGAT PENDIDIKAN DI SDN NEGERI 5 LANDAU BADAI
Saya, Didy, bersama Reko Saputra dan seluruh keluarga besar Sanjaya Grup mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Miris! Kondisi SD Negeri 06 Nanga Nuar Memprihatinkan, Siswa Tetap Semangat Belajar di Tengah Keterbatasan
Serah terima Hadiah dan Piala lomba karaoke serta Fashion show Busana Muslim
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:26 WIB

Kapolres Pimpin Langsung Penertiban Arena Sabung Ayam di Desa Keranji, Fasilitas Dibongkar dan Dibakar

Senin, 30 Maret 2026 - 00:47 WIB

Pembangunan Jembatan di Desa Landau Badai Mangkrak Diduga Telan Anggraran Miliaran Rupiah

Senin, 30 Maret 2026 - 00:32 WIB

Sinergi Media dan Pemerintah Daerah, Awak Media Kompas 1ID Bertemu Kepala Dinas Kabupaten Kapuas Hulu

Minggu, 29 Maret 2026 - 04:55 WIB

SEMANGAT PENDIDIKAN DI SDN NEGERI 5 LANDAU BADAI

Sabtu, 28 Maret 2026 - 15:00 WIB

Saya, Didy, bersama Reko Saputra dan seluruh keluarga besar Sanjaya Grup mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

Berita Terbaru