Gerakan Tanam Pohon, FKPA Hijaukan Lahan Demi Serapan Air

- Penulis

Selasa, 6 Januari 2026 - 23:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab Bandung, Kompas, 1. id.
Dalam upaya memperkuat gerakan konservasi lingkungan yang terukur dan berkelanjutan, Forum Komunikasi Pecinta Alam ( FKPA) Kabupaten Bandung melaksanakan kegiatan penanaman pohon di Situ Cianjing Desa Cibeureum Kecamatan Kertasari.
Kegiatan penanaman ini adalah rangkaian Program “SERO” Save Environment River Origin, sebuah program strategis yang berfokus pada perlindungan kawasan hulu, restorasi titik-titik mata air, serta pemulihan Daerah Aliran Sungai ( DAS ), khususnya DAS Citarum.

Program “SERO” yang digagas oleh Forum Komunikasi Pecinta Alam ( FKPA ) Kabupaten Bandung ini bekerjasama dengan Perumda Air Minum Tirta Raharja dan juga PJT II.

Sekjen FKPA Kabupaten Bandung، Yogi Gunawan menegaskan bahwa Save Environment River Origin (SERO) adalah sebuah gerakan masyarakat yang lahir dari kesadaran bersama akan pentingnya menjaga dan melestarikan lingkungan
khusuanya sungai dan mata air sebagai sumber kehidupan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan penanaman ini juga berkolaborasi dengan pemerintahan desa Cibeureum yang juga secara bersamaan meluncurkan program “CIJAGRA” (Cibeureum Jaga Alam Raya).

Baca Juga:  MENEJELANG NATARU 2025/2026 POLSEK MARGAASIH POLRES CIMAHI MONITORING BALAPAN LIAR DI TKI EXIT TOL SOROJA.

” Terima kasih untuk semua yang hari ini hadir, terlibat, dan menanam harapan, ” Ujar Sekjen FKPA, Yogi Gunawan.

Penanaman pohon di wilayah mata air Cianjing / Situ Cianjing, Kecamatan Kertasari, telah terlaksana hari ini Selasa, 6 Januari 2026, sebagai bagian dari rangkaian Program SERO, ikhtiar bersama untuk menyelamatkan mata air, menjaga hulu, dan memulihkan hilir.

” Setiap bibit yang ditanam bukan sekadar pohon, tetapi komitmen jangka panjang untuk kehidupan :
air yang tetap mengalir, tanah yang kembali mengikat,dan ekosistem yang diberi kesempatan pulih.” Ungkap Yogi Gunawan.

Program ini belum selesai. Masih ada agenda penanaman di minggu depan. Kami membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya bagi komunitas, relawan, lembaga, dan siapa pun yang percaya bahwa menjaga alam adalah tanggung jawab bersama.

Mari menutup krisis dengan aksi, menjawab bencana dengan pemulihan, dan membuktikan bahwa perubahan bisa dimulai dari satu mata air.

Selamatkan Hulu, Pulihkan Hilir.
Salam Lestari.

Reporter : Dhany

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rumah Sakit Maranatha Grand Re-Opening Poliklinik Excekutive Komitmen Pelayanan Tanpa Diskriminasi untuk Seluruh Masyarakat
Sudut Tenang di Balik Cahaya Layar
Tubuh sebagai Kunci: Di Balik Janji Efisiensi Implan NFC dan Ancaman Privasi
PERSIB Bertahan di Bawah Tekanan, Bojan Hodak Soroti Titik
Dubai Mendadak Sunyi, Eksodus ‘Crazy Rich’ ke Bali Meningkat Pasca-Eskalasi Konflik
*Ali Syakieb: Pendidikan Berkualitas adalah Hak Semua Anak Indonesia*
Badai Plastik 2026: Ketika “Emas Transparan” Mengguncang Meja Makan hingga Manufaktur
*BPN Kabupaten Bandung Gelar Konsolidasi Bagian Roya, Perkuat Sinergi dengan Korsub Baru*
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 03:55 WIB

Rumah Sakit Maranatha Grand Re-Opening Poliklinik Excekutive Komitmen Pelayanan Tanpa Diskriminasi untuk Seluruh Masyarakat

Minggu, 19 April 2026 - 09:01 WIB

Sudut Tenang di Balik Cahaya Layar

Senin, 13 April 2026 - 03:05 WIB

Tubuh sebagai Kunci: Di Balik Janji Efisiensi Implan NFC dan Ancaman Privasi

Senin, 13 April 2026 - 02:04 WIB

PERSIB Bertahan di Bawah Tekanan, Bojan Hodak Soroti Titik

Sabtu, 4 April 2026 - 07:57 WIB

Dubai Mendadak Sunyi, Eksodus ‘Crazy Rich’ ke Bali Meningkat Pasca-Eskalasi Konflik

Berita Terbaru

Uncategorized

Seperti Binatang Bahkan Lebih Sesat

Kamis, 25 Jun 2026 - 02:04 WIB