Disdik Kumpulkan Biji Bijian Mendukung Reboisasi dan Konservasi Lingkungan

- Penulis

Rabu, 24 Desember 2025 - 07:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab Bandung, Kompas 1. Id.
Gerakan pengumpulan biji tanaman telah diluncurkan di beberapa daerah, salah satunya di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, sebagai bagian dari upaya pencegahan bencana banjir dan longsor serta konservasi lingkungan melalui partisipasi murid sekolah dasar dan menengah.

Pengumpulan biji tanamana dari murid diminta mengumpulkan 5 biji tanaman per murid jenis , kayu keras atau buah-buahan, seperti nangka, rambutan, salak, mangga, durian, dan alpukat, yang kemudian dikumpulkan ke sekolah dan disalurkan ke dinas pendidikan Kabupaten Bandung,

Detail KegiatanPengumpulan dilakukan oleh murid SD dan SMP pada Senin, 22 Desember 2025, bertepatan dengan pembagian lapor.
Jenis biji yang dikumpulkan mencangkup biji kayu keras dan biji buah buahan, dari satu murid mengumpulkan 5 biji dan hampir terkumpul 3, 5 juta lebih jenis biji bijian.

Tujuan gerakan ini adalah mendukung reboisasi dan konservasi lingkungan , serta meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya menjaga lingkungan dan pelestarian alam.

Gerakan ini didorong oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung dan mendapat dukungan dari pemerintah daerah untuk mencegah bencana alam dan memperkuat program konservasi.

” Bupati Bandung mendorong sekolah-sekolah untuk mengaktifkan partisipasi siswa dalam pengumpulan biji tanaman sebagai bentuk edukasi lingkungan. Gerakan ini menjadi bagian dari upaya nasional dan lokal untuk menjaga keberlanjutan lingkungan dan ketahanan pangan melalui partisipasi aktif masyarakat, khususnya generasi muda, ” Kata Kepala Dinas Kabupaten Bandung Asep Kusumah, saat mematau pemillahan biji tanaman di halaman kantor Disdik. Rabu ( 24/12/25 ).

Dhany

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rumah Sakit Maranatha Grand Re-Opening Poliklinik Excekutive Komitmen Pelayanan Tanpa Diskriminasi untuk Seluruh Masyarakat
Sudut Tenang di Balik Cahaya Layar
Tubuh sebagai Kunci: Di Balik Janji Efisiensi Implan NFC dan Ancaman Privasi
PERSIB Bertahan di Bawah Tekanan, Bojan Hodak Soroti Titik
Dubai Mendadak Sunyi, Eksodus ‘Crazy Rich’ ke Bali Meningkat Pasca-Eskalasi Konflik
*Ali Syakieb: Pendidikan Berkualitas adalah Hak Semua Anak Indonesia*
Badai Plastik 2026: Ketika “Emas Transparan” Mengguncang Meja Makan hingga Manufaktur
*BPN Kabupaten Bandung Gelar Konsolidasi Bagian Roya, Perkuat Sinergi dengan Korsub Baru*
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 03:55 WIB

Rumah Sakit Maranatha Grand Re-Opening Poliklinik Excekutive Komitmen Pelayanan Tanpa Diskriminasi untuk Seluruh Masyarakat

Minggu, 19 April 2026 - 09:01 WIB

Sudut Tenang di Balik Cahaya Layar

Senin, 13 April 2026 - 03:05 WIB

Tubuh sebagai Kunci: Di Balik Janji Efisiensi Implan NFC dan Ancaman Privasi

Senin, 13 April 2026 - 02:04 WIB

PERSIB Bertahan di Bawah Tekanan, Bojan Hodak Soroti Titik

Sabtu, 4 April 2026 - 07:57 WIB

Dubai Mendadak Sunyi, Eksodus ‘Crazy Rich’ ke Bali Meningkat Pasca-Eskalasi Konflik

Berita Terbaru

Uncategorized

DALDUKPPA Gelar AMPK untuk Tingkatkan Perlindungan Anak

Kamis, 25 Jun 2026 - 08:05 WIB