Forum Komunikasi Pecinta Alam Luncurkan Program ” SERO ” Selamatkan Hulu Pulihkan Hilir

- Penulis

Kamis, 11 Desember 2025 - 07:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab Bandung, Kompas, 1.id.
Dalam upaya memperkuat gerakan konservasi lingkungan yang terukur dan berkelanjutan Forum Komunikasi Pecinta Alam ( FKPA ) Kabupaten Bandung secara resmi meluncurkan program ” Save Environment River Origin ” ( SERO ). Sebuah program strategis yang berfokus pada perlindungan kawasan hulu, restorasi titik titik mata air, serta pemulihan Daerah Aliran Sungai ( DAS), khususnya DAS Citarum.

Program ” SERO ” Yang digagas oleh Forum Komunikasi Pecinta Alam ( FKPA) Kabupaten Bandung bekerjasama dengan Perumda Air Minum Tirta Raharja dan juga PJT II. Dilaksanakan di Desa Cibeureum Kertasari, Kamis ( 11/12/25 )

Ketua FKPA Kabupaten Bandung Yogi Gunawan menjelaskan bahwa.
” Save Environment River Origin” adalah sebuah gerakan masyarakat yang lahir dari kesadaran bersama akan pentingnya menjaga dan melestarikan lingkungan khususnya sungai dan mata air sebagai sumber kehidupan. ” Jelasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan peluncuran program ini akan ditandai dengan aksi penamana pohon di area mata air Ciburial, Desa Cibeureum, Kecamatan Kertasari.
Program ini menjadi langkah awal menuju pemulihan Integratif, Ekosistem hulu hilir melalui pendekatan ilmiah, ekologi, kultural dan partisipatif.

“SERO” Simbol Harmoni, Ekologi, Manusia, Alam dan Budaya.
Dalam bahasa sunda ” SERO ” berarti Berang – Berang ( Lutra Sumatrana) Hewan ini hidup disungai dan memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem perairan. Kehadiran sero sebagai simbol keterikatan erat antara manusia , sungai dan kehidupan.

Baca Juga:  WAKAPOLDA JABAR DAMPINGI AS SDM KAPOLRI DALAM PEMBUKAAN PELATIHAN TOT INSTRUKTUR DI PURWAKARTA

Dengan demikian “SERO ” bukan akronim atau tidak hanya berfungsi sebagai sebuah program tetapi juga diterapkan sebagai simbol harmoni antara ekologi, manusia , alam dan budaya. Filsopi ini menegaskan bahwa kelestarian alam tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sosial, moral serta kehidupan masyarakat yang tumbuh disekitarnya.

Dalam tradisi ekologi Nusantara, hulu sungai dipandang sebagai pusat kehidupan , karena itu keberadaan program ” SERO ” dimaknai sebagai bukti kembalinya keseimbangan alam, sebuah penanda bahwa manusia kembali menunaikan perannya sebagai penjaga dan pemelihara bumi.

Tagline dari program ini ” Selamatkan Hulu , Pulihkan Hilir ” Menjadi pesan utama bahwa pemuliham sungai harus dimulai dari titik asal airnya. Hulu yang sehat, akan memastikan hilir yang Lestari.

Kegiatan ini bertujuan sebagai perlindungan dan pemulihan mata air, Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai ( DAS), Mitigasi Bencana Lingkungan dan pemberdayaan partisipatif masyarakat.

Program ” SERO ” hadir sebagai komitmen bersama untuk, menjaga sumber kehidupan melalui langkah nyata terukur dan berkelanjutan.

” Kami berharap program SERO ini juga dapat bekerja sama dengan pemerintah daerah, petani dan multi stakeholder lainnya, ” Tegas Ketua FKPA, Yogi Gunawan.

Melalui semangat ” Selamatkan Hulu, Pulihkan Hilir ” Program SERO diharapkan menjadi momentum kembali harmoni antara manusia dan alam serta menjadi warisan ekologi bagi generasi mendatang.

Reporter : Dhany

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rumah Sakit Maranatha Grand Re-Opening Poliklinik Excekutive Komitmen Pelayanan Tanpa Diskriminasi untuk Seluruh Masyarakat
Sudut Tenang di Balik Cahaya Layar
Tubuh sebagai Kunci: Di Balik Janji Efisiensi Implan NFC dan Ancaman Privasi
PERSIB Bertahan di Bawah Tekanan, Bojan Hodak Soroti Titik
Dubai Mendadak Sunyi, Eksodus ‘Crazy Rich’ ke Bali Meningkat Pasca-Eskalasi Konflik
*Ali Syakieb: Pendidikan Berkualitas adalah Hak Semua Anak Indonesia*
Badai Plastik 2026: Ketika “Emas Transparan” Mengguncang Meja Makan hingga Manufaktur
*BPN Kabupaten Bandung Gelar Konsolidasi Bagian Roya, Perkuat Sinergi dengan Korsub Baru*
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 03:55 WIB

Rumah Sakit Maranatha Grand Re-Opening Poliklinik Excekutive Komitmen Pelayanan Tanpa Diskriminasi untuk Seluruh Masyarakat

Minggu, 19 April 2026 - 09:01 WIB

Sudut Tenang di Balik Cahaya Layar

Senin, 13 April 2026 - 03:05 WIB

Tubuh sebagai Kunci: Di Balik Janji Efisiensi Implan NFC dan Ancaman Privasi

Senin, 13 April 2026 - 02:04 WIB

PERSIB Bertahan di Bawah Tekanan, Bojan Hodak Soroti Titik

Sabtu, 4 April 2026 - 07:57 WIB

Dubai Mendadak Sunyi, Eksodus ‘Crazy Rich’ ke Bali Meningkat Pasca-Eskalasi Konflik

Berita Terbaru

Berita

Menembak Begal*

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:12 WIB