KKNM STAIS Garut di Desa Cinta Resmi Berakhir ,Warga dan Mahasiswa Ukir Kenangan Indah

- Penulis

Minggu, 21 September 2025 - 05:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.id
*Garut* – 21/09/2025 Program **Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa (KKNM) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIS) Garut** yang dilaksanakan di **Desa Cinta, Kecamatan Karang Tengah, Kabupaten Garut**, resmi berakhir pada **Minggu, 21 September 2025**. Kegiatan yang berlangsung selama kurang lebih satu bulan ini menjadi pengalaman berharga sekaligus meninggalkan kesan mendalam, baik bagi mahasiswa maupun masyarakat desa.

Selama masa pengabdian, para mahasiswa STAIS Garut aktif menggelar berbagai program yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat, di antaranya:

* **Pendidikan dan Keagamaan**: bimbingan belajar, pengajian rutin, hingga pelatihan baca tulis Al-Qur’an untuk anak-anak dan remaja.
* **Sosial Kemasyarakatan**: gotong royong membersihkan lingkungan, membantu administrasi desa, serta penyuluhan kesehatan keluarga.
* **Pemberdayaan Masyarakat**: pelatihan keterampilan sederhana, seminar manajemen keuangan keluarga, dan edukasi digitalisasi administrasi desa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam acara penutupan, hadir **perwakilan STAIS Garut, Andepi Daryana, M.Pd.**, yang menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa dan masyarakat Desa Cinta. *“Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung program KKNM ini. Semoga ilmu yang dipraktikkan mahasiswa dapat memberi manfaat bagi masyarakat, dan pengalaman ini menjadi bekal berharga bagi mereka di masa depan,”* ujarnya.

Baca Juga:  ‎Disdik Aceh Singkil Minta Sekolah Terapkan SPMB 2026 Secara Zonasi

Sementara itu, **perwakilan mahasiswa, Ahmad Fauzi selaku Ketua Kelompok 3 dan 4**, menyampaikan rasa bangga dan terima kasih. *“Kami belajar banyak dari Desa Cinta, terutama tentang kebersamaan dan kepedulian warga. Semoga apa yang kami lakukan bisa bermanfaat meski sederhana. Kami juga berharap silaturahmi ini tidak putus meskipun kegiatan telah usai,”* ungkapnya.

**Kepala Desa Cinta, Gaos Hamdani**, juga memberikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa. *“Kehadiran adik-adik mahasiswa sangat membantu masyarakat, terutama dalam memberikan wawasan baru dan menumbuhkan semangat kebersamaan. Semoga ini bukan akhir, tetapi awal silaturahmi panjang,”* tuturnya.

Acara penarikan mahasiswa ditutup dengan suasana haru, diwarnai doa bersama, penyerahan kenang-kenangan, serta pertunjukan seni dari masyarakat dan mahasiswa.

Dengan berakhirnya program KKNM ini, diharapkan jalinan kebersamaan antara STAIS Garut dan masyarakat Desa Cinta tetap terjaga serta mampu memberikan dampak positif jangka panjang bagi pembangunan desa.( Yaman )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pendidikan Terabaikan,Kades Ngingasrembyong Soroti Prioritas Pemkab Mojokerto: Dana Pemindahan Ibu Kota Dinilai Lebih Penting dari Sekolah Baru (Part 3)
Pemindahan Ibukota Kabupaten Mojokerto Diduga Salah Sasaran, Kebutuhan Dasar Pendidikan Warga Belum Terpenuhi (Part 3)
Menempa Angin, Mengukir Peradaban: Biografi dan Perjalanan Karier Nyoman Nuarta
Proses SPMB Cenderung Langgar Undang-Undang Pendidikan, Forwatu Banten Serukan Tutup SPMB
Tak Hanya Jurusan Unggulan, SMK Negeri 1 Sungai Penuh Gratiskan 3 Stel Seragam untuk Siswa Baru
‎Disdik Aceh Singkil Minta Sekolah Terapkan SPMB 2026 Secara Zonasi
Masalah Pendidikan di Ngingasrembyong Belum Tuntas, Janji Kusdianto Siapkan Langkah Lanjutan (Part 2)
SPMB Jabar Tahap 2 Dibuka, Kesempatan Masuk Sekolah Negeri Masih Terbuka
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:46 WIB

Pendidikan Terabaikan,Kades Ngingasrembyong Soroti Prioritas Pemkab Mojokerto: Dana Pemindahan Ibu Kota Dinilai Lebih Penting dari Sekolah Baru (Part 3)

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:34 WIB

Pemindahan Ibukota Kabupaten Mojokerto Diduga Salah Sasaran, Kebutuhan Dasar Pendidikan Warga Belum Terpenuhi (Part 3)

Kamis, 25 Juni 2026 - 00:30 WIB

Menempa Angin, Mengukir Peradaban: Biografi dan Perjalanan Karier Nyoman Nuarta

Rabu, 24 Juni 2026 - 02:30 WIB

Proses SPMB Cenderung Langgar Undang-Undang Pendidikan, Forwatu Banten Serukan Tutup SPMB

Selasa, 23 Juni 2026 - 05:40 WIB

Tak Hanya Jurusan Unggulan, SMK Negeri 1 Sungai Penuh Gratiskan 3 Stel Seragam untuk Siswa Baru

Berita Terbaru

Uncategorized

Momentum Baru: Pelantikan AMMDI Buka Era Kolaborasi dan Inovasi

Sabtu, 27 Jun 2026 - 08:47 WIB