Langit Menangis, Kampung Kebanjiran : Bencana Alam Atau Ulah Manusia

- Penulis

Jumat, 26 Desember 2025 - 07:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab Bandung, Kompas. 1. Id.
Banjir kembali menggenangi Kampung Pengkolan RT 01 RW 03 Desa Banjaran Wetan, Kecamatan Banjaran, kali ini merendam rumah warga, bahkan meluap ke jalan , belum sembuh kiriman air beberapa pekan yang lalu, kali ini datang lagi kiriman air dan menyebabkan warga harus membersihkan kembali hunian mereka dari lumpur dan material banjir.

Setiap kali hujan, banjir kembali datang karena kombinasi faktor alam dan ulah manusia. Faktor utama adalah curah hujan yang tinggi, minimnya daerah resapan air akibat pembangunan pemukiman dan alih fungsi lahan, serta rusaknya ekosistem hutan yang seharusnya menahan dan menyerap air hujan.

Baca Juga:  Kemiskinan yang Tak Berujung, Terpaksa Ikut Mencari Nafkah

Kerusakan hutan dan pembukaan lahan di daerah hulu mengurangi kemampuan alam untuk menahan air, sehingga air hujan langsung mengalir deras ke sungai dan permukiman, menyebabkan banjir bahkan dengan hujan ringan sekalipun.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hari ini Jumat 26. Desember 2025 banjir datang lagi, Warga berharap pemerintah daerah segera melakukan normalisasi sungai dan perbaikan gorong-gorong untuk mencegah banjir susulan dikala hujan turun lagi.

Kemungkinan penyebab lainnya sampah yang menyumbat saluran air serta pendangkalan sungai akibat sedimentasi juga memperparah kondisi ini.

Dhany

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rumah Sakit Maranatha Grand Re-Opening Poliklinik Excekutive Komitmen Pelayanan Tanpa Diskriminasi untuk Seluruh Masyarakat
Sudut Tenang di Balik Cahaya Layar
Tubuh sebagai Kunci: Di Balik Janji Efisiensi Implan NFC dan Ancaman Privasi
PERSIB Bertahan di Bawah Tekanan, Bojan Hodak Soroti Titik
Dubai Mendadak Sunyi, Eksodus ‘Crazy Rich’ ke Bali Meningkat Pasca-Eskalasi Konflik
*Ali Syakieb: Pendidikan Berkualitas adalah Hak Semua Anak Indonesia*
Badai Plastik 2026: Ketika “Emas Transparan” Mengguncang Meja Makan hingga Manufaktur
*BPN Kabupaten Bandung Gelar Konsolidasi Bagian Roya, Perkuat Sinergi dengan Korsub Baru*
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 03:55 WIB

Rumah Sakit Maranatha Grand Re-Opening Poliklinik Excekutive Komitmen Pelayanan Tanpa Diskriminasi untuk Seluruh Masyarakat

Minggu, 19 April 2026 - 09:01 WIB

Sudut Tenang di Balik Cahaya Layar

Senin, 13 April 2026 - 03:05 WIB

Tubuh sebagai Kunci: Di Balik Janji Efisiensi Implan NFC dan Ancaman Privasi

Senin, 13 April 2026 - 02:04 WIB

PERSIB Bertahan di Bawah Tekanan, Bojan Hodak Soroti Titik

Sabtu, 4 April 2026 - 07:57 WIB

Dubai Mendadak Sunyi, Eksodus ‘Crazy Rich’ ke Bali Meningkat Pasca-Eskalasi Konflik

Berita Terbaru