Kreatifitas Pelaksanaan Bandung Bedas Creative Fashion Showcase Mendapat Sorotan dari Desainer Dewi Parta

- Penulis

Rabu, 24 Desember 2025 - 07:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab Bandung, Kompas 1. Id.
Pelaksanaan Bandung Bedas Creative Fashion Showcase, bertajuk “Menjahit identitas, mengaplikasikan masa depan” di Doom Balerame Soreang pada Senin (22/12/2025) lalu cukup meriah dan antusias para peserta mengikutinya.

Acara ini dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Bandung, para pimpinan OPD Dan camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung didampingi para istri.

Tak ketinggalan pula Desainer Dewi Parta ikut menghadiri acara tersebut memberikan komentarnya terhadap pelaksanaan Fashion show tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dewi Parta berpendapat memang tidak mudah bagi para peserta yang datang untuk mengikuti lomba fashion ini.

Menurutnya para desainer muda mempunyai masa depan yang luar biasa dan prospek cerah.

Menurutnya busana yang dikenakan cukup baik, hanya saja sangat disayangkan dari disisi kreativitas masih kurang terutama menyangkut identitas. Penampilan panggung tadi nampaknya kabupaten Bandung belum punya ciri khas sebagai daya pikat dan nilai jual untuk dipromosikan di jenjang lebih tinggi di tingkat nasional bahkan internasional.

“Semoga kedepannya, desainer Kabupaten Bandung dapat lebih kreatif, inovatif, dan mengikuti perkembangan jaman,” harapnya.

Baca Juga:  Badan Pertanahan Nasional (BPN) Terus Meningkatkan Pelayanan Super cepat Bagi Masyarakat

Dalam hal menyangkut tema kolaborasi, Dewi melihat dalam pelaksanaan tadi sesungguhnya tidak identik dengan Bedas. Jadi kurang greget dan kurang menonjol saja untuk bisa dipromosikan.

“Harusnya Kabupaten Bandung bukan milik orang Sunda saja, tetapi milik orang Indonesia, dimana konsep dan corak perpaduan busana harusnya sudah dari Sabang sampai Merauke. Seperti saya ini memakai konsep busana dari Papua, sehingga identitas nasional ini bisa punya pikat untuk promosi,” ujarnya.

Iaemberikam saaran kepada para perancang busana yang berasal dari Kabupaten Bandung untuk lebih sering mengikuti event (kompetisi) skala nasional guna menambah ilmu, wawasan, dan pengalaman.

“Untuk mengembangkan diri, sering-seringlah ikut kompetisi perancang busana tingkat nasional guna menambah ilmu, wawasan, dan pengalaman,” ujarnya.

Dewi merasa yakin bahwa potensi yang dimiliki para perancang busana asal kabupaten Bandung bisa go internasional.

“Optimis perancang busana asal Kabupaten Bandung bisa go internasional,” pungkasnya.

Reporter : Dhany

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rumah Sakit Maranatha Grand Re-Opening Poliklinik Excekutive Komitmen Pelayanan Tanpa Diskriminasi untuk Seluruh Masyarakat
Sudut Tenang di Balik Cahaya Layar
Tubuh sebagai Kunci: Di Balik Janji Efisiensi Implan NFC dan Ancaman Privasi
PERSIB Bertahan di Bawah Tekanan, Bojan Hodak Soroti Titik
Dubai Mendadak Sunyi, Eksodus ‘Crazy Rich’ ke Bali Meningkat Pasca-Eskalasi Konflik
*Ali Syakieb: Pendidikan Berkualitas adalah Hak Semua Anak Indonesia*
Badai Plastik 2026: Ketika “Emas Transparan” Mengguncang Meja Makan hingga Manufaktur
*BPN Kabupaten Bandung Gelar Konsolidasi Bagian Roya, Perkuat Sinergi dengan Korsub Baru*
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 03:55 WIB

Rumah Sakit Maranatha Grand Re-Opening Poliklinik Excekutive Komitmen Pelayanan Tanpa Diskriminasi untuk Seluruh Masyarakat

Minggu, 19 April 2026 - 09:01 WIB

Sudut Tenang di Balik Cahaya Layar

Senin, 13 April 2026 - 03:05 WIB

Tubuh sebagai Kunci: Di Balik Janji Efisiensi Implan NFC dan Ancaman Privasi

Senin, 13 April 2026 - 02:04 WIB

PERSIB Bertahan di Bawah Tekanan, Bojan Hodak Soroti Titik

Sabtu, 4 April 2026 - 07:57 WIB

Dubai Mendadak Sunyi, Eksodus ‘Crazy Rich’ ke Bali Meningkat Pasca-Eskalasi Konflik

Berita Terbaru