H.Dudu Rohman Kanwil Kemenag Jabar Memberikan Apresiasi Di Kegiatan Pluralisme Membangun Harmoni Dalam Keanekaragaman

- Penulis

Minggu, 16 November 2025 - 00:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung Kompas1.id
Kota Bandung Dialog kebangsaan bertajuk “Quo Vadis Implementasi Pluralisme di Kota HAM Bandung” digelar pada Sabtu, 15 November 2025, bertempat di Sari Ater Kamboti Kota Bandung. Kegiatan ini menjadi ruang diskusi strategis dalam memperkuat nilai kebangsaan, kebinekaan, serta penguatan budaya toleransi di Kota Bandung sebagai kota yang berkomitmen pada nilai-nilai Hak Asasi Manusia.

Acara dihadiri oleh sejumlah narasumber penting. Hadir sebagai keynote speaker Andri Gunawan, S.Ak., S.M, Anggota DPRD Kota Bandung Fraksi PDI-P, yang menekankan pentingnya pluralisme sebagai fondasi harmoni sosial. Menurutnya, implementasi pluralisme perlu terus dikuatkan di tengah dinamika masyarakat urban yang semakin kompleks.

eynote speaker berikutnya, Rafael Situmorang, S.H, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, memaparkan urgensi penguatan regulasi dan kebijakan daerah untuk mendukung ruang-ruang dialog lintas identitas di masyarakat. Ia menilai dialog kebangsaan seperti ini harus berkesinambungan agar nilai toleransi tidak hanya menjadi jargon, tetapi hadir dalam praktik sosial sehari-hari.

Turut hadir Sony Teguh Prasatya, S.Sos., M.Si, Plt. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, yang menegaskan bahwa pemerintah memiliki peran strategis dalam memastikan iklim demokratis yang menjamin kebebasan beragama, berpendapat, dan berserikat sebagai bagian dari implementasi HAM.

Sementara itu, H. Dudu Rohman, S.Ag., M.Si, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, memaparkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat dalam menjaga kerukunan. Ia menekankan bahwa pluralisme bukan hanya soal keberagaman, tetapi bagaimana keberagaman itu dikelola secara bijak untuk kemaslahatan bersama.

Dengan terselenggaranya dialog kebangsaan ini, diharapkan lahir langkah-langkah konkret dalam memperkuat pluralisme di Kota Bandung, sekaligus memperkuat predikat Bandung sebagai Kota HAM yang progresif, inklusif, dan menghargai perbedaan.

Andri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rumah Sakit Maranatha Grand Re-Opening Poliklinik Excekutive Komitmen Pelayanan Tanpa Diskriminasi untuk Seluruh Masyarakat
Sudut Tenang di Balik Cahaya Layar
Tubuh sebagai Kunci: Di Balik Janji Efisiensi Implan NFC dan Ancaman Privasi
PERSIB Bertahan di Bawah Tekanan, Bojan Hodak Soroti Titik
Dubai Mendadak Sunyi, Eksodus ‘Crazy Rich’ ke Bali Meningkat Pasca-Eskalasi Konflik
*Ali Syakieb: Pendidikan Berkualitas adalah Hak Semua Anak Indonesia*
Badai Plastik 2026: Ketika “Emas Transparan” Mengguncang Meja Makan hingga Manufaktur
*BPN Kabupaten Bandung Gelar Konsolidasi Bagian Roya, Perkuat Sinergi dengan Korsub Baru*
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 03:55 WIB

Rumah Sakit Maranatha Grand Re-Opening Poliklinik Excekutive Komitmen Pelayanan Tanpa Diskriminasi untuk Seluruh Masyarakat

Minggu, 19 April 2026 - 09:01 WIB

Sudut Tenang di Balik Cahaya Layar

Senin, 13 April 2026 - 03:05 WIB

Tubuh sebagai Kunci: Di Balik Janji Efisiensi Implan NFC dan Ancaman Privasi

Senin, 13 April 2026 - 02:04 WIB

PERSIB Bertahan di Bawah Tekanan, Bojan Hodak Soroti Titik

Sabtu, 4 April 2026 - 07:57 WIB

Dubai Mendadak Sunyi, Eksodus ‘Crazy Rich’ ke Bali Meningkat Pasca-Eskalasi Konflik

Berita Terbaru

Uncategorized

Seperti Binatang Bahkan Lebih Sesat

Kamis, 25 Jun 2026 - 02:04 WIB