Karhutla Meluas, Pemkab Sintang Tunda Sejumlah Agenda Demi Keselamatan Warga

- Penulis

Rabu, 2 September 2026 - 16:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.id || Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda Kabupaten Sintang semakin memprihatinkan. Hingga 2 September 2026, karhutla dilaporkan telah meluas ke 10 dari 14 kecamatan, dengan 126 lokasi kebakaran dan luas area terdampak mencapai sekitar 576,5 hektare.

Kondisi tersebut mendorong Pemerintah Kabupaten Sintang mengambil langkah tegas. Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, memutuskan menunda sejumlah agenda dan kegiatan pemerintah daerah yang melibatkan banyak orang.

Kebijakan tersebut diambil sebagai bentuk prioritas terhadap keselamatan dan kesehatan masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal itu disampaikan Bupati Gregorius Herkulanus Bala saat memberikan keterangan kepada awak media di Pendopo Bupati Sintang, Selasa, 1 September 2026.

Menurutnya, penyesuaian jadwal berbagai kegiatan hingga kebijakan terkait pembelajaran harus dilakukan karena kabut asap telah berdampak langsung terhadap masyarakat, terutama kelompok rentan seperti anak-anak.

Bupati menegaskan, keputusan tersebut bukanlah langkah yang mudah. Kondisi kabut asap dapat berubah dengan cepat, sehingga kebijakan yang diambil pemerintah harus disesuaikan dengan situasi dan tingkat risiko pada saat itu.

Baca Juga:  ‎Momentum Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Aceh Singkil

Pemerintah daerah meminta masyarakat memahami langkah tersebut sebagai bagian dari upaya mitigasi untuk melindungi kesehatan warga. Keselamatan masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan, menjadi pertimbangan utama di tengah kondisi udara yang memburuk akibat karhutla.

Di sisi lain, penanganan karhutla masih menghadapi sejumlah kendala, terutama akses menuju titik api dan keterbatasan sumber air serta peralatan pemadaman.

BPBD Sintang juga terus berkoordinasi dengan unsur pemadam kebakaran, TNI, Polri, relawan, dan pihak terkait untuk mempercepat penanganan di lapangan.

Karhutla bukan hanya persoalan api yang membakar hutan dan lahan. Dampaknya dirasakan langsung masyarakat melalui kabut asap, gangguan aktivitas, ancaman terhadap kesehatan, serta terganggunya kegiatan pendidikan dan pemerintahan.

Karena itu, penanganan karhutla membutuhkan kerja sama seluruh pihak. Pemerintah, aparat, dunia usaha, dan masyarakat harus bergerak bersama agar kebakaran tidak semakin meluas dan keselamatan warga tetap menjadi prioritas utama.

Jurnalis Effendy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT
Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage
Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”
Kuasa Hukum Tegaskan Suryadi Sah Terpilih sebagai Kepala Desa Lae Ikan
Perkuat Pembangunan Desa, Pemdes Tenjolaya Gandeng Unpas
Semarak HUT TNI ke-81, TNI-Polri dan Komunitas Bersatu Gelar Touring, Karya Bakti dan Bakti Sosial di Goa Seplawan
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 01:50 WIB

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT

Sabtu, 26 September 2026 - 12:38 WIB

Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an

Sabtu, 26 September 2026 - 11:13 WIB

Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat

Sabtu, 26 September 2026 - 10:05 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”

Sabtu, 26 September 2026 - 08:41 WIB

Kuasa Hukum Tegaskan Suryadi Sah Terpilih sebagai Kepala Desa Lae Ikan

Berita Terbaru