KOMPAS1.ID

DONASI BERDATANGAN SEJAK SENIN, DISTRIBUSI TERUS BERJALAN
Alfin, perwakilan pengemudi ojek online yang terlibat dalam persiapan aksi, mengonfirmasi bahwa bantuan dari para donatur telah mulai diterima sejak Senin, 25 Agustus 2026. Hingga Selasa pagi, arus logistik terus mengalir dan didistribusikan kepada massa yang telah berkumpul di lokasi .
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Untuk donasi kita sudah menerima air, buah-buahan, makanan ringan, serta makanan berat beserta obat-obatan juga,” ujar Alfin kepada wartawan di depan Gerbang Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (25/8).
Bantuan yang dikemas rapi dalam kotak-kotak kardus terlihat berjejer di trotoar area kompleks parlemen. Warga mengirimkan bantuan dengan datang langsung ke lokasi maupun menggunakan jasa ojek online. Sebagian besar donasi datang secara spontan dari masyarakat yang melintas maupun simpatisan dari berbagai daerah.
POSKO AMPB SUDAH BERADA DI SENAYAN SEJAK 21 AGUSTUS
Perlu diketahui, rombongan AMPB telah tiba di Jakarta dan mendirikan posko di sekitar Gerbang Utama Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, sejak Jumat, 21 Agustus 2026. Selama hampir satu pekan, massa tetap bertahan di lokasi untuk mengawal tuntutan utama:
Tuntutan
Segera mengesahkan RUU Perampasan Aset
Penerapan hukuman mati bagi koruptor
Aksi puncak dijadwalkan digelar pada Kamis, 27 Agustus 2026, di mana massa diperkirakan akan memuncak dengan kehadiran ribuan peserta yang berangkat dari Kabupaten Pati dan daerah lainnya.
SOLIDARITAS MASYARAKAT MENGUAT DI TENGAH KENDALA
Kehadiran banjir donasi ini semakin menguatkan tekad massa, terlebih sebelumnya koordinator AMPB, Supriyono alias Botok, mengalami pemblokiran rekening Bank Mandiri yang berisi dana donasi masyarakat untuk kebutuhan aksi . Namun justru kendala tersebut memicu gelombang solidaritas yang lebih besar dari masyarakat luas.
“Sumber dananya murni dari warga Jakarta yang memiliki kepedulian terhadap gerakan ini, bukan dari uang negara,” tegas Mas Botok sebelumnya.
HARAPAN TETAP TERTIB & DAMAI
Meski dukungan terus membanjir, AMPB berkomitmen menjaga ketertiban selama aksi berlangsung. Para pengemudi ojek online juga turut membantu menjaga keamanan dan ketertiban di sekitar lokasi aksi secara sukarela.
“Kami ojol selalu ingin wilayah aman dan damai. Mari jaga ketertiban bersama,” demikian pesan para pengemudi ojol kepada massa aksi.
Seluruh mata masyarakat kini tertuju pada 27 Agustus 2026, di mana tuntutan pengesahan RUU Perampasan Aset dan hukuman mati bagi koruptor akan disuarakan secara besar-besaran langsung di depan Gedung DPR RI.
Aris p
Korwil
Kompas1.id — Jakarta, 25 Agustus 2026












