WAGUB DIY KUKUHKAN FPK 2026–2030: JAGA PERSATUAN DI TENGAH TANTANGAN RUANG DIGITAL

- Penulis

Rabu, 24 Juni 2026 - 03:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id
Yogyakarta, 24 Juni 2026 – Ancaman terhadap persatuan bangsa di era modern kini tidak lagi hanya terjadi di ruang fisik, tetapi telah bergeser dan meluas ke dunia maya. Untuk memperkuat semangat persatuan dan kesatuan, Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, KGPAA Paku Alam X, secara resmi mengukuhkan kepengurusan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) DIY periode 2026–2030. Pengukuhan berlangsung Selasa (23/06) di Gedhong Pracimasana, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta.

Dalam sambutannya, Sri Paduka menegaskan bahwa Indonesia lahir bukan dari keseragaman, melainkan dari kesediaan seluruh elemen bangsa untuk hidup berdampingan dalam keberagaman. Persatuan tidak cukup hanya diucapkan, melainkan harus terus dipelihara melalui dialog, sikap saling menghormati, serta kesadaran melihat perbedaan sebagai kekuatan, bukan kelemahan.

“Tantangan pembauran kebangsaan saat ini tidak hanya hadir dalam perjumpaan fisik, tetapi juga sangat terasa di ruang digital,” ujar Sri Paduka.

Ia menambahkan, arus informasi yang bergerak sangat cepat memiliki dua sisi: dapat mempererat persaudaraan, namun juga berpotensi memicu prasangka dan perpecahan jika tidak disertai kejernihan berpikir dan sikap kritis. Oleh karena itu, kehadiran FPK menjadi sangat penting sebagai garda terdepan penjernih informasi, penjaga nalar kebangsaan, sekaligus jembatan komunikasi saat muncul perbedaan pandangan di tengah masyarakat.

Sri Paduka berharap FPK dapat menjadi simbol kebersamaan yang menjaga suasana tetap kondusif. “Jalankan amanah ini dengan semangat menghubungkan bukan memisahkan, merangkum bukan mempertentangkan, serta membangun ruang dialog yang menumbuhkan kepercayaan dan memperkuat persaudaraan antar sesama anak bangsa,” pesannya.

Melalui pengukuhan ini, diharapkan Yogyakarta tetap menjadi wilayah yang teduh, Indonesia tetap utuh, dan persatuan bangsa semakin kokoh menghadapi berbagai tantangan zaman.

MULYOKO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BENTROK DUA KELOMPOK WARGA DI KAWASAN PROYEK IPIP POMALAA, SITUASI KINI KONDUSI
Aksi Damai di Depan DPRD: Minta MBG Tetap Berlanjut
Sinergi TNI-Polri dan Pemkab Way Kanan Gelar Gotong Royong Perbaiki Jalan Rusak di Banjit
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Way Kanan Gelar Olahraga Bersama dan Dukung Ketahanan Pangan
GAMMA AKAN DEMO JILID 2 HINGGA PUPR BONGKAR PEKERJAAN JALAN RANGKASBITUNG – GAJRUG
BARANG BUKTI BERAS DAN MINYAK BANTUAN PROVISI DIAMANKAN, WARGA SERBU KANTOR DESA SUKAPURA
Proses Serah Terima Aset Desa Selok Aceh Berjalan Aman, Tertib : Tegaskan Kepatuhan Regulasi dan Revitalisasi Gotong Royong ‎
Kemarau Mulai Berdampak, Sawah, Ladang, dan Aliran Kali Ciberang di kecamatan Cipanas Mengalami Kekeringan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 05:57 WIB

BENTROK DUA KELOMPOK WARGA DI KAWASAN PROYEK IPIP POMALAA, SITUASI KINI KONDUSI

Rabu, 24 Juni 2026 - 05:49 WIB

Aksi Damai di Depan DPRD: Minta MBG Tetap Berlanjut

Rabu, 24 Juni 2026 - 03:27 WIB

WAGUB DIY KUKUHKAN FPK 2026–2030: JAGA PERSATUAN DI TENGAH TANTANGAN RUANG DIGITAL

Rabu, 24 Juni 2026 - 02:33 WIB

Sinergi TNI-Polri dan Pemkab Way Kanan Gelar Gotong Royong Perbaiki Jalan Rusak di Banjit

Rabu, 24 Juni 2026 - 02:26 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Way Kanan Gelar Olahraga Bersama dan Dukung Ketahanan Pangan

Berita Terbaru

Daerah

Aksi Damai di Depan DPRD: Minta MBG Tetap Berlanjut

Rabu, 24 Jun 2026 - 05:49 WIB

Uncategorized

BLT DBHCHT Kembali Disalurkan, Ringankan Beban Buruh Rokok

Rabu, 24 Jun 2026 - 05:24 WIB