Viral! ART Asal Indonesia Diduga Dianiaya Brutal di Malaysia, Empat Terduga Pelaku Ditangkap Polisi

- Penulis

Senin, 15 Juni 2026 - 04:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.id ||  Kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang asisten rumah tangga (ART) asal Indonesia di Malaysia memicu kemarahan publik setelah videonya viral di media sosial.

Menyusul ramainya sorotan masyarakat, Kepolisian Johor Bahru bergerak cepat dan mengamankan empat warga Malaysia yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.

Video yang beredar luas di Threads dan Facebook memperlihatkan seorang perempuan WNI yang bekerja sebagai ART tengah diinterogasi dan mengalami pemukulan secara bergantian oleh empat orang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para terduga pelaku disebut terdiri dari dua pria dan dua wanita yang diduga merupakan majikan korban.

Dalam konferensi pers yang digelar Minggu (15/6), Kepolisian Johor mengonfirmasi bahwa empat orang yang diperiksa merupakan dua pasangan suami istri. Polisi saat ini masih mendalami motif di balik dugaan penganiayaan tersebut.

Pihak kepolisian mengungkapkan insiden itu sebenarnya terjadi pada Juli 2025. Namun, rekaman video baru tersebar dan menjadi viral dalam beberapa hari terakhir, sehingga memicu perhatian publik di Indonesia maupun Malaysia.

Baca Juga:  Diduga Lamban Tangani Laporan Dugaan Tindak Pidana Persetubuhan, Keluarga Korban Pertanyakan Kinerja Penyidik Polres Metro Bekasi

Tak hanya itu, penyelidikan juga mengarah pada dugaan adanya korban lain. Polisi menyebut terdapat indikasi dua ART asal Indonesia lainnya kemungkinan mengalami perlakuan serupa.

Sementara itu, berdasarkan informasi dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru, korban dalam video tersebut saat ini berada di tempat yang aman, yakni di kediaman rekannya.

KJRI juga telah berkoordinasi dan melaporkan kasus ini kepada aparat kepolisian Malaysia untuk memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan.

Kasus ini kembali menyoroti pentingnya perlindungan terhadap pekerja migran Indonesia di luar negeri serta penegakan hukum terhadap segala bentuk kekerasan terhadap tenaga kerja.

 

 

Sumber: CNN Indonesia

 

Editor wep / Kompas1.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

CEGAH BALAPAN LIAR, POLSEK MARGAASIH PATROLI DI GERBANG TOL SOROJA
MPLS SNT 1 Subulussalam Resmi Dimulai, Wali Kota Serahkan Seragam Secara Simbolis
Tanah Warga Dipasangi Tiang WiFi Tanpa Persetujuan, GWSBB Bongkar Dugaan Permainan Izin dan Uang Koordinasi
Cegah Kejahatan Jalanan, Polres Lampung Utara Intensifkan Patroli Presisi di Titik Rawan
*I LOVE RCTI GEMA KAN KEMERIAHAN HARI JADI KENDAL KE-421*
Polda Jabar Ungkap Ratusan Kasus Kejahatan Jalanan, Amankan 2,72 Juta Butir Obat Keras
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Singkil Perkuat Validitas Data PAUD Melalui Pendampingan Pemutakhiran Dapodik
Satpol PP dan WH Aceh Singkil Tindak Lanjuti Laporan Warga, Amankan Tuak dan Sisir Lokasi Rawan Pelanggaran Syariat di Gunung Meriah
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:08 WIB

CEGAH BALAPAN LIAR, POLSEK MARGAASIH PATROLI DI GERBANG TOL SOROJA

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:04 WIB

MPLS SNT 1 Subulussalam Resmi Dimulai, Wali Kota Serahkan Seragam Secara Simbolis

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:07 WIB

Tanah Warga Dipasangi Tiang WiFi Tanpa Persetujuan, GWSBB Bongkar Dugaan Permainan Izin dan Uang Koordinasi

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:53 WIB

Cegah Kejahatan Jalanan, Polres Lampung Utara Intensifkan Patroli Presisi di Titik Rawan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 08:14 WIB

*I LOVE RCTI GEMA KAN KEMERIAHAN HARI JADI KENDAL KE-421*

Berita Terbaru

Berita

*I LOVE RCTI GEMA KAN KEMERIAHAN HARI JADI KENDAL KE-421*

Minggu, 9 Agu 2026 - 08:14 WIB