Menyikapi Gempa Bitung: Kesiapsiagaan Bukan Lagi Pilihan, Melainkan Kebutuhan

- Penulis

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.ID
MANADO, 14 JUNI 2026 – Pada Sabtu malam, 13 Juni 2026, warga di sejumlah wilayah Sulawesi Utara kembali dikejutkan oleh guncangan gempa tektonik yang terasa cukup kuat. Berdasarkan data yang tercatat, gempa berkekuatan Magnitudo 5,1 itu berpusat di wilayah perairan Bitung, dengan getaran yang terasa jelas hingga menjangkau Kota Manado.

Peristiwa ini sekali lagi mengingatkan akan kondisi geografis wilayah tersebut, yang terletak di jalur Cincin Api Pasifik — kawasan yang secara alami aktif dan dinamis secara tektonik. Meskipun untuk kejadian kali ini BMKG menyatakan gempa tidak berpotensi menimbulkan tsunami, guncangan tersebut tidak boleh dianggap sebagai peristiwa biasa yang hanya menjadi catatan semata.

Peringatan untuk Semua Pihak

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gempa berkekuatan Magnitudo 5,1 ini adalah peringatan keras bagi pemerintah daerah maupun seluruh lapisan masyarakat. Meski berpusat di laut, guncangan semacam ini tetap memiliki risiko merusak infrastruktur di darat jika kesiapan dan upaya mitigasi bencana belum berjalan secara maksimal.

Melihat kondisi di lapangan, kesadaran masyarakat terkait jalur evakuasi serta penerapan standar bangunan tahan gempa di beberapa kawasan padat penduduk di Bitung dan Manado dinilai masih perlu diperbaiki secara menyeluruh. Mengandalkan keberuntungan agar gempa tidak menimbulkan korban atau kerusakan tidak lagi menjadi sikap yang bijak.

Baca Juga:  Pasi Intel Kodim 0412/LU Gembleng Casis TNI AD 2026, Tegaskan Disiplin hingga Larangan Barang Terlarang

Langkah yang Perlu Dilakukan

Pemerintah daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) diminta segera bergerak cepat untuk melakukan pengecekan dan audit kelayakan seluruh infrastruktur pasca-guncangan. Selain itu, program edukasi serta simulasi penanganan bencana yang digelar hingga tingkat kelurahan dan sekolah harus benar-benar bermakna, bukan sekadar formalitas semata atau sekadar memenuhi anggaran kegiatan.

Reaksi cepat dan pemahaman warga pada detik-detik awal terjadinya guncangan merupakan faktor utama yang menentukan keselamatan jiwa dan harta benda.
Redaksi Menegaskan

Kesiapsiagaan menghadapi bencana alam di Sulawesi Utara bukan lagi hal yang bisa ditunda atau dianggap sebagai pilihan. Ketangguhan suatu daerah tidak hanya dinilai dari megahnya pembangunan fisik, tetapi lebih kepada seberapa siap sistem penanggulangan dan masyarakatnya bertahan ketika bencana datang.

Gempa di wilayah Bitung kemarin adalah teguran nyata yang harus dijawab dengan tindakan nyata dan perbaikan berkelanjutan, bukan hanya sikap pasrah.

Ditulis oleh: Bob Hariawan
Kabiro Kota Bandung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gelar Patroli Presisi dan KRYD Ops Jaran Lodaya 2026 Antisipasi C3*
SUARA DARI PEDALAMAN: UNTUK APA MEMILIKI WAKIL RAKYAT JIKA RAKYAT MASIH TERTINGGAL?
*Polres Metro Bekasi Kota Ungkap Kasus Pengeroyokan di Mustika Jaya*
Gagalkan Aksi Curanmor di Kranji, Polres Metro Bekasi Kota Bekuk Dua Pelaku Pasca-Pesta Miras
Wali Kota Subulussalam Dampingi Menteri PUPR Tinjau Tanjakan Kedabuhan, Bahas Rekonstruksi Cegah Kecelakaan
**Wamentrans Viva Yoga Siap Jadi Panelis Debat Kandidat Caketum BM PAN**
📰 Bupati Bandung Lepas 500 Peserta Bapenda Bedas Run 5K, Gabungkan Olahraga dan Edukasi Pajak
Hasil Pemilihan Anggota BPD Desa Sarimahi Ciparay: Ini Daftar Calon yang Lolos ke Parlemen Desa
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:45 WIB

Gelar Patroli Presisi dan KRYD Ops Jaran Lodaya 2026 Antisipasi C3*

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:24 WIB

Menyikapi Gempa Bitung: Kesiapsiagaan Bukan Lagi Pilihan, Melainkan Kebutuhan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:37 WIB

SUARA DARI PEDALAMAN: UNTUK APA MEMILIKI WAKIL RAKYAT JIKA RAKYAT MASIH TERTINGGAL?

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:25 WIB

*Polres Metro Bekasi Kota Ungkap Kasus Pengeroyokan di Mustika Jaya*

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:16 WIB

Gagalkan Aksi Curanmor di Kranji, Polres Metro Bekasi Kota Bekuk Dua Pelaku Pasca-Pesta Miras

Berita Terbaru