Meredupnya Geliat Pasar Senen Akibat Lonjakan Harga Pangan

- Penulis

Rabu, 10 Juni 2026 - 00:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.ID
Jakarta, 10 Juni 2026 – Dampak konflik geopolitik di Timur Tengah dan pelemahan nilai tukar Rupiah telah menjalar ke pasar tradisional di Indonesia, memicu kenaikan harga barang pokok dan membuat aktivitas perdagangan di Pasar Senen, Jakarta Pusat, menjadi sangat lesu.

Berdasarkan pantauan pada Selasa (9/6), suasana di Lantai 2 Blok 6 Pasar Senen terlihat sepi pembeli. Salah seorang pedagang sembako kawakan, Kito, mengaku omzet penjualannya menurun drastis sejak harga komoditas utama merangkak naik. Ia menyebut kenaikan terjadi secara berantai, mulai dari harga kemasan hingga bahan pangan itu sendiri, sehingga membuat daya beli masyarakat menyusut tajam dan menyisakan banyak stok yang belum terjual.

Secara rinci, harga beras jenis premium naik dari semula Rp15.500 per kilogram menjadi Rp16.000 per kilogram. Meskipun selisihnya terlihat kecil, kenaikan ini cukup membebani rumah tangga berpenghasilan pas-pasan maupun pelaku usaha kuliner skala kecil. Satu-satunya pilihan yang masih terjangkau adalah beras cadangan pemerintah yang disalurkan Perum Bulog dengan harga tetap sekitar Rp12.500 per kilogram, meski ketersediaan dan distribusinya terbatas.

Kondisi ini dinilai membutuhkan perhatian serius. Ketergantungan pada beras subsidi bukan solusi jangka panjang. Pemerintah diminta segera mengambil langkah nyata dengan memperbaiki rantai pasok dalam negeri, mengintensifkan operasi pasar, serta menerapkan kebijakan yang dapat menekan dampak fluktuasi harga global. Jika dibiarkan, kenaikan harga beras dikhawatirkan memicu inflasi yang meluas dan memperparah tingkat kemiskinan di perkotaan.

(Bob Hariawan, Kabiro Kota Bandung)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Purworejo Tekankan Pentingnya Kerukunan di Tengah Masyarakat
Jaga Kerukunan Daerah, Bupati Purworejo Hadiri Sarasehan Bersama Unsur Masyaraka
*Polsek Tanjung Raja Dampingi Wakil Bupati Ogan Ilir Tinjau Lokasi Kebakaran di Desa Sungai Pinang II*
Janji Hak Kelola Dapur MBG Belum Terwujud, Pengusaha Asal Sukabumi Mengaku Hanya Diberi Waktu Tunggu
40 Dapur MBG di Bandung Barat Berhenti Beroperasi, Ribuan Siswa Terdampak
Transformasi Digital dan Teknologi Virtual Reality, Membuka Gerbang Masa Depan yang Lebih Cerdas
Menakar Jangkar Stabilitas: Membaca Arah Kebijakan Strategis Bank Indonesia
Kabupaten Bandung Raih Opini WTP ke-10 Kali Berturut-turut dari BPK
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 05:22 WIB

Bupati Purworejo Tekankan Pentingnya Kerukunan di Tengah Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 - 05:11 WIB

Jaga Kerukunan Daerah, Bupati Purworejo Hadiri Sarasehan Bersama Unsur Masyaraka

Rabu, 10 Juni 2026 - 03:50 WIB

*Polsek Tanjung Raja Dampingi Wakil Bupati Ogan Ilir Tinjau Lokasi Kebakaran di Desa Sungai Pinang II*

Rabu, 10 Juni 2026 - 01:25 WIB

Janji Hak Kelola Dapur MBG Belum Terwujud, Pengusaha Asal Sukabumi Mengaku Hanya Diberi Waktu Tunggu

Rabu, 10 Juni 2026 - 01:06 WIB

40 Dapur MBG di Bandung Barat Berhenti Beroperasi, Ribuan Siswa Terdampak

Berita Terbaru