Satgas Gulma TNI Bergerak, Bendungan Way Rarem Dibersihkan dari Ancaman Eceng Gondok

- Penulis

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Utara – KOMPAS1.id ||  Komitmen menjaga kelestarian lingkungan dan keberlangsungan fungsi infrastruktur vital kembali ditunjukkan oleh Satuan Tugas (Satgas) Pembersihan Gulma bersama Kodim 0412/Lampung Utara dan Brigif TP 45/Satria Bhakti.

Melalui aksi nyata di Bendungan Way Rarem, Desa Pekurun, Kecamatan Abung Pekurun, Kabupaten Lampung Utara, ratusan personel dan masyarakat bahu-membahu membersihkan hamparan eceng gondok yang selama ini mengganggu ekosistem perairan dan fungsi bendungan, Selasa (2/6/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan Kepala Staf Kodim 0412/LU Mayor Cpm Aris Setia Hadi, Camat Abung Pekurun Darwis Setia Budi, S.E., M.M., Danramil 412-07/ABB Kapten Inf Sugiono beserta jajaran Babinsa, personel Brigif TP 45/SB, pihak KUPB Way Rarem, karyawan UPI Way Rarem, serta masyarakat sekitar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sinergi lintas sektor ini menjadi bukti bahwa pelestarian lingkungan hanya dapat terwujud melalui kerja sama seluruh elemen bangsa.

Pembersihan eceng gondok dilakukan sebagai langkah strategis untuk menyelamatkan Bendungan Way Rarem dari ancaman penyumbatan aliran air, pendangkalan, serta penurunan kualitas lingkungan perairan.

Pertumbuhan gulma air yang tidak terkendali berpotensi menghambat fungsi bendungan sebagai sumber irigasi, pengendali banjir, sarana perikanan, hingga destinasi wisata yang menjadi penopang ekonomi masyarakat setempat.

Sebagai salah satu bendungan terbesar di Provinsi Lampung, Way Rarem memiliki peran yang sangat vital.

Bendungan yang mulai beroperasi sejak tahun 1981 tersebut memiliki luas daerah tangkapan air mencapai 328 kilometer persegi, tinggi bendungan 32 meter, serta luas genangan sekitar 881,89 hektare.

Selain itu, bendungan ini menopang sistem irigasi untuk lahan pertanian seluas hampir 10 ribu hektare yang menjadi sumber penghidupan ribuan warga di wilayah Lampung Utara dan sekitarnya.

Baca Juga:  Diskualifikasi 80–100 Calon Siswa SMPN di SPMB Kota Bandung: Manipulasi KK dan Piagam Palsu Paling Banyak Terjadi

Dalam pelaksanaannya, sebanyak 82 personel Brigif TP 45/SB dan jajaran Babinsa Koramil 412-07/ABB dikerahkan bersama alat berat untuk mempercepat proses pengangkatan gulma.

Dukungan sukarelawan dari masyarakat sekitar turut memperkuat upaya pembersihan sehingga area perairan yang sebelumnya tertutup eceng gondok perlahan kembali terbuka dan berfungsi sebagaimana mestinya.

Kasdim 0412/LU Mayor Cpm Aris Setia Hadi menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar aksi gotong royong membersihkan lingkungan, melainkan wujud kepedulian dan tanggung jawab bersama dalam menjaga aset daerah yang memiliki nilai strategis bagi kehidupan masyarakat.

Menurutnya, keberadaan Bendungan Way Rarem harus terus dijaga karena menjadi sumber air, sumber ekonomi, sekaligus penopang ketahanan pangan daerah.

Ia juga mengingatkan bahwa pertumbuhan eceng gondok yang masif dapat menimbulkan berbagai dampak serius apabila tidak segera ditangani.

Selain menghambat aktivitas perikanan dan menurunkan kualitas air, keberadaan gulma tersebut berpotensi mempercepat pendangkalan bendungan dan meningkatkan risiko banjir akibat tersumbatnya aliran air. Karena itu, upaya pembersihan harus dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan seluruh pihak.

Melalui kegiatan ini, TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat menunjukkan bahwa menjaga lingkungan bukan hanya sebuah kewajiban, tetapi juga investasi untuk masa depan.

Hari ini Bendungan Way Rarem kembali terbebas dari sebagian ancaman eceng gondok. Namun keberhasilan sesungguhnya akan ditentukan oleh kesadaran bersama untuk terus merawat dan melindungi bendungan ini agar tetap menjadi sumber kehidupan bagi generasi yang akan datang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT
Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage
Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”
Kuasa Hukum Tegaskan Suryadi Sah Terpilih sebagai Kepala Desa Lae Ikan
Perkuat Pembangunan Desa, Pemdes Tenjolaya Gandeng Unpas
Semarak HUT TNI ke-81, TNI-Polri dan Komunitas Bersatu Gelar Touring, Karya Bakti dan Bakti Sosial di Goa Seplawan
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 01:50 WIB

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT

Sabtu, 26 September 2026 - 12:38 WIB

Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an

Sabtu, 26 September 2026 - 11:21 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage

Sabtu, 26 September 2026 - 11:13 WIB

Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat

Sabtu, 26 September 2026 - 10:05 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”

Berita Terbaru