Banjir Kepung Desa Landau Badau, Aktivitas Warga Lumpuh dan Permukiman Terendam

- Penulis

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAPUAS HULU – KOMPAS1.id ||  Banjir dengan intensitas cukup parah melanda Desa Landau Badau, Kecamatan Silat Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, setelah curah hujan tinggi mengguyur kawasan tersebut selama beberapa hari terakhir.

Meluapnya debit air sungai membuat permukiman warga, akses jalan desa, hingga sejumlah fasilitas umum terendam, menyebabkan aktivitas masyarakat nyaris lumpuh total.

Kondisi di lapangan memperlihatkan warga harus berjuang di tengah genangan yang terus meningkat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagian masyarakat terpaksa menggunakan perahu untuk beraktivitas, sementara lainnya memilih bertahan di rumah sambil berupaya menyelamatkan barang-barang berharga agar tidak rusak diterjang banjir.

Aktivitas pendidikan pun ikut terdampak, karena banyak pelajar kesulitan menuju sekolah akibat akses jalan yang tertutup air.

Warga setempat mengaku banjir kali ini datang lebih cepat dan bertahan lebih lama dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Selain dipicu cuaca ekstrem, masyarakat menilai berkurangnya kawasan hutan dan minimnya daerah resapan air turut memperparah kondisi banjir yang kini semakin sering terjadi.

Baca Juga:  Modus Towing Harley Davidson: Pengiriman 15 Kg Sabu Jaringan Aceh–Jakarta Digagalkan Polisi

“Dulu air cepat surut, sekarang banjir bisa berhari-hari. Hutan sudah banyak berkurang, jadi air langsung turun ke pemukiman,” ungkap salah seorang warga.

Bencana ini tidak hanya menghambat aktivitas harian, tetapi juga mengancam perekonomian masyarakat.

Sejumlah kebun, lahan pertanian, dan hasil usaha warga dilaporkan ikut terdampak, sehingga dikhawatirkan akan mempengaruhi pendapatan masyarakat dalam beberapa waktu ke depan.

Warga berharap pemerintah daerah dan pihak terkait segera mengambil langkah konkret, mulai dari normalisasi saluran air, penanganan kawasan rawan banjir, hingga upaya menjaga hutan yang masih tersisa agar bencana serupa tidak terus berulang setiap musim penghujan.

Hingga saat ini, ketinggian air di sejumlah titik di Desa Landau Badau dilaporkan masih terus mengalami peningkatan.

Masyarakat diimbau tetap waspada apabila intensitas hujan kembali tinggi dalam beberapa hari ke depan.

 

 

Reporter: DIDY & DAMAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT
Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage
Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”
Kuasa Hukum Tegaskan Suryadi Sah Terpilih sebagai Kepala Desa Lae Ikan
Perkuat Pembangunan Desa, Pemdes Tenjolaya Gandeng Unpas
Semarak HUT TNI ke-81, TNI-Polri dan Komunitas Bersatu Gelar Touring, Karya Bakti dan Bakti Sosial di Goa Seplawan
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 01:50 WIB

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT

Sabtu, 26 September 2026 - 12:38 WIB

Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an

Sabtu, 26 September 2026 - 11:21 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage

Sabtu, 26 September 2026 - 11:13 WIB

Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat

Sabtu, 26 September 2026 - 10:05 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”

Berita Terbaru