Laskar Farm Lapas Karawang Disulap Jadi Mini Food Estate, Kakanwil Ditjenpas Jabar Beri Apresiasi

- Penulis

Sabtu, 16 Mei 2026 - 01:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang KOMPAS1.ID
— Program ketahanan pangan di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Kelas IIA Karawang terus menunjukkan perkembangan signifikan. Kini, SAE yang dikenal dengan nama Laskar Farm hadir layaknya mini food estate dengan pengelolaan terpadu yang mencakup sektor pertanian, perkebunan, perikanan hingga peternakan domba dan ayam petelur sebagai sektor terbaru yang dikembangkan.

Perkembangan tersebut mendapat apresiasi langsung dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat, Kusnali saat melakukan kunjungan kerja ke Lapas Karawang pada Rabu (13/5). Dalam peninjauannya, Kusnali melihat langsung berbagai sektor ketahanan pangan yang dikelola oleh jajaran Lapas bersama warga binaan di area SAE Laskar Farm.

Menurut Kusnali, pengembangan Laskar Farm menunjukkan komitmen nyata Lapas Karawang dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus implementasi Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Ia menilai pengembangan yang dilakukan berjalan cepat dan terarah dengan memanfaatkan lahan secara optimal serta berkelanjutan.

“Saya mengapresiasi langkah cepat Kalapas dan seluruh jajaran dalam mengembangkan SAE Laskar Farm. Sekarang tidak hanya pertanian dan perikanan, tetapi sudah berkembang ke sektor peternakan domba dan ayam petelur. Ini menjadi bukti bahwa pemasyarakatan juga mampu berkontribusi nyata terhadap ketahanan pangan nasional,” ujar Kusnali.

Ia juga menyoroti sektor peternakan domba yang dinilai memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan. Menurutnya, keberadaan peternakan domba di Laskar Farm bukan hanya sebagai sarana pembinaan, tetapi juga dapat menjadi bekal keterampilan produktif bagi warga binaan setelah kembali ke masyarakat. “Peternakan domba ini sangat baik karena memiliki nilai ekonomi dan edukasi. Warga binaan dapat belajar langsung tentang pengelolaan peternakan yang nantinya bisa menjadi keterampilan yang bermanfaat setelah bebas,” tambahnya. *** Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pokja BASN Jadi Garda Penguatan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman
Kabupaten Bandung Catat Realisasi Pendapatan 49,12 Persen, Melampaui Rata-Rata Jawa Barat
Lokasi Koperasi Desa Merah Putih Gunung Masigit Dikritik, Camat Jelaskan Alasan
*Negara Kaya Sumber Daya Alam, Rakyat Justru Dibebani Pajak Semakin Berat — Ketua DPW IWOI JATENG Angkat Bicara*
‎365 Petani Aceh Singkil Ikuti Pelatihan SDMPKS 2026, Investasi SDM untuk Sawit yang Lebih Maju dan Berdaya Saing
Si Pencinta Petualangan: Kisah di Balik Motor Trail
Kecerdasan Buatan: Masa Depan Teknologi dan Inovasi Manusia
Sudah Saatnya Android Menaklukkan iPhone? Ini Fakta yang Perlu Dibahas
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 07:44 WIB

Pokja BASN Jadi Garda Penguatan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman

Selasa, 7 Juli 2026 - 05:40 WIB

Kabupaten Bandung Catat Realisasi Pendapatan 49,12 Persen, Melampaui Rata-Rata Jawa Barat

Selasa, 7 Juli 2026 - 03:21 WIB

Lokasi Koperasi Desa Merah Putih Gunung Masigit Dikritik, Camat Jelaskan Alasan

Selasa, 7 Juli 2026 - 02:59 WIB

*Negara Kaya Sumber Daya Alam, Rakyat Justru Dibebani Pajak Semakin Berat — Ketua DPW IWOI JATENG Angkat Bicara*

Selasa, 7 Juli 2026 - 02:23 WIB

‎365 Petani Aceh Singkil Ikuti Pelatihan SDMPKS 2026, Investasi SDM untuk Sawit yang Lebih Maju dan Berdaya Saing

Berita Terbaru

Uncategorized

Permohonan Doa dari Korwil Bekasi dan Keluarga Besar Kompas1ID

Selasa, 7 Jul 2026 - 08:17 WIB