Ketegangan Meningkat di Perbatasan Selatan: Israel Rilis Peringatan Evakuasi bagi Sembilan Desa di Lebanon

- Penulis

Minggu, 10 Mei 2026 - 02:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.ID
BEIRUT, 10 Mei 2026 – Situasi keamanan di wilayah perbatasan Lebanon Selatan kembali memanas dan memasuki fase kritis. Pada Sabtu (9/5), militer Israel secara resmi mengeluarkan perintah evakuasi mendesak yang ditujukan kepada penduduk di sembilan desa yang terletak di kawasan tersebut. Langkah ini menjadi indikasi nyata adanya eskalasi ketegangan yang signifikan, di tengah kondisi stabilitas keamanan kawasan yang memang sudah berlangsung rapih sejak lama.

Seruan Mendesak di Tengah Gejolak

Peringatan sekaligus instruksi evakuasi tersebut disampaikan langsung oleh juru bicara militer Israel, Avichay Adraee, melalui akun resmi di platform media sosial X. Dalam pernyataannya, pihak Israel menegaskan bahwa kebijakan ini diambil sebagai respons atas apa yang mereka sebut sebagai pelanggaran ketentuan kesepakatan gencatan senjata yang dilakukan oleh kelompok Hizbullah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Demi keselamatan dan nyawa Anda, Anda wajib segera meninggalkan rumah masing-masing dan menjauh dari desa maupun kota tersebut dengan jarak tidak kurang dari 1.000 meter, menuju ke area terbuka yang aman,” tulis Adraee dalam pesan resmi yang disebarkan kepada warga sipil setempat.

Konteks Keamanan Kawasan

Diterbitkannya instruksi ini memaksa ribuan warga sipil kembali menghadapi ketidakpastian dan harus mengungsi untuk kedua kalinya dalam rentang waktu yang singkat. Militer Israel (IDF) menjelaskan bahwa tindakan tegas ini terpaksa diambil guna merespons dinamika di lapangan yang dinilai telah melanggar batas dan mengancam keamanan serta kedaulatan wilayah perbatasan mereka.

Baca Juga:  Pelayanan Berkelas SPBU 64.787.004 Silat Hilir: Garda Energi Jalur Putussibau–Pontianak yang Kian Profesional

Hingga laporan ini diturunkan, kondisi di kesembilan desa yang dimaksud dilaporkan berada dalam status siaga tinggi. Kehadiran alat utama sistem persenjataan serta peningkatan pergerakan pasukan di sepanjang garis perbatasan semakin mempertegas bayang-bayang ancaman konflik bersenjata yang kian nyata dan bisa meletus kapan saja.

Dunia internasional kini memantau dengan cermat perkembangan situasi ini, sekaligus berharap jalur diplomasi masih mampu meredam ketegangan sebelum krisis ini bertransformasi menjadi konfrontasi bersenjata yang lebih luas dan merugikan banyak pihak.

Intisari Laporan:

– Aksi Militer: Israel mengeluarkan perintah evakuasi segera bagi warga di 9 desa wilayah Lebanon Selatan.
– Alasan Resmi: Tuduhan pelanggaran perjanjian gencatan senjata yang dilakukan oleh kelompok Hizbullah.
– Instruksi Khusus: Warga diminta menjauh minimal 1.000 meter dari pemukiman menuju area terbuka yang aman.
– Waktu Kejadian: Sabtu, 9 Mei 2026.

BOB HARIAWAN
KABIRO KOTA BANDUNG

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

300 Santri Ponpes Qurrotu Nafsin Kunjungi Istana Negara, Belajar Sejarah Bangsa dan Kepemimpinan Nasional
Pendidikan Terabaikan,Kades Ngingasrembyong Soroti Prioritas Pemkab Mojokerto: Dana Pemindahan Ibu Kota Dinilai Lebih Penting dari Sekolah Baru (Part 3)
Pemindahan Ibukota Kabupaten Mojokerto Diduga Salah Sasaran, Kebutuhan Dasar Pendidikan Warga Belum Terpenuhi (Part 3)
Akses Jalan Masih Menjadi Keluhan, Warga Ketungau Hulu Minta Perhatian Serius Pemerintah
Bupati Lampung Utara Apresiasi DPRD Usai Sahkan Pertanggungjawaban APBD 2025
Belajar dari Gelombang Panas Prancis: Pentingnya Kesadaran Menghadapi Perubahan Iklim
Nobar Piala Dunia 2026, Kodim 0411/KM dan Warga Kota Metro Pererat Kebersamaan Hingga Subuh
Prabowo Tegaskan Petani dan Nelayan Garda Terdepan Kedaulatan Bangsa, Dorong Swasembada Pangan dan Energi
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:51 WIB

300 Santri Ponpes Qurrotu Nafsin Kunjungi Istana Negara, Belajar Sejarah Bangsa dan Kepemimpinan Nasional

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:34 WIB

Pemindahan Ibukota Kabupaten Mojokerto Diduga Salah Sasaran, Kebutuhan Dasar Pendidikan Warga Belum Terpenuhi (Part 3)

Kamis, 25 Juni 2026 - 05:06 WIB

Akses Jalan Masih Menjadi Keluhan, Warga Ketungau Hulu Minta Perhatian Serius Pemerintah

Kamis, 25 Juni 2026 - 05:03 WIB

Bupati Lampung Utara Apresiasi DPRD Usai Sahkan Pertanggungjawaban APBD 2025

Kamis, 25 Juni 2026 - 01:00 WIB

Belajar dari Gelombang Panas Prancis: Pentingnya Kesadaran Menghadapi Perubahan Iklim

Berita Terbaru

Uncategorized

DALDUKPPA Gelar AMPK untuk Tingkatkan Perlindungan Anak

Kamis, 25 Jun 2026 - 08:05 WIB