DPC PROJAMIN MELAWI SOROTI INSIDEN SAYAN, MINTA PEMERINTAH CARI SOLUSI NYATA

- Penulis

Rabu, 29 April 2026 - 12:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Melawi, Kalimantan Barat – Insiden yang terjadi di Kecamatan Sayan pada Jumat, 24 April 2026, menjadi sorotan tajam Dewan Pimpinan Cabang (DPC) organisasi Projamin Kabupaten Melawi. Peristiwa yang ramai diberitakan di berbagai media massa dan sosial media ini dinilai harus menjadi bahan evaluasi serius bagi pemerintah daerah dan aparat penegak hukum.

Ketua DPC Projamin Melawi, Jumain, menyampaikan rasa prihatin mendalam atas kejadian tersebut. Menurutnya, peristiwa serupa tidak boleh terulang kembali karena dapat menimbulkan keresahan sosial serta mencoreng citra daerah.

“Peristiwa ini harus menjadi bahan evaluasi bersama. Kita berharap ke depan suasana di Melawi tetap aman, tertib, dan kondusif,” ujar Jumain dalam rilis yang diterima, Rabu (29/4/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan bahwa penegakan hukum memang mutlak diperlukan demi menjaga ketertiban dan keadilan. Namun, setiap tindakan tegas harus tetap dilaksanakan secara profesional, mengikuti prosedur yang benar, serta mempertimbangkan aspek kemanusiaan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

“Langkah hukum yang baik adalah langkah yang tegas namun tetap mengedepankan sisi kemanusiaan serta rasa keadilan,” tambahnya.

Soroti Masalah PETI

Selain menyoroti insiden di Sayan, DPC Projamin juga meminta pemerintah daerah tidak menutup mata terhadap persoalan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang masih marak terjadi di sejumlah wilayah Melawi.

Baca Juga:  Buka ujian Madrasah kakan kemenag Subang Tekankan kejujuran dan semangat Berprestasi

Jumain menilai, di tengah kondisi ekonomi yang sulit, aktivitas tersebut menjadi salah satu sumber penghidupan bagi masyarakat kecil. Meski menyadari aktivitas ini berisiko dan ilegal, namun realitas di lapangan menunjukkan banyak keluarga yang bertahan hidup dari sektor ini.

“Realita di lapangan, banyak keluarga yang bertahan hidup dari sektor ini. Ini harus dilihat secara bijak dan menyeluruh. Namun demikian, kelestarian lingkungan hidup juga wajib dijaga demi masa depan generasi berikutnya,” jelasnya.

Oleh karena itu, penyelesaian masalah PETI tidak bisa dilakukan secara parsial. Diperlukan kebijakan yang adil dan solusi nyata yang mampu menyeimbangkan antara kebutuhan ekonomi masyarakat dengan pelestarian alam.

“Jangan hanya melihat satu sisi. Ekonomi masyarakat penting, tapi kelestarian lingkungan juga wajib dijaga,” tegasnya.

Ajak Semua Pihak Duduk Bersama

Untuk menyelesaikan berbagai persoalan tersebut, DPC Projamin Melawi mendorong seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah, aparat penegak hukum, tokoh masyarakat, tokoh adat, hingga pemangku kepentingan lainnya untuk duduk bersama mencari jalan keluar terbaik.

“Kita ingin keadilan benar-benar dirasakan semua lapisan masyarakat. Jangan sampai yang lemah terus tertekan, sementara yang kuat bebas berbuat semaunya,” tutup Jumain.

Jurnalis Didy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Takbir Menggema di Bukit Kemuning, TNI Bersama Masyarakat Semarakkan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah
Kapolres Purworejo Apresiasikan dan Dukungan Kepada 12 Personil yang akan berlaga di Olah Raga Elektrink ( Esport ) Kapolda Jateng 2026.
Kericuhan di UGM, Budiman Sudjatmiko Dievakuasi Saat Hadiri Diskusi Pancasila
Berita Lengkap: BAPENDA Kabupaten Bandung Tingkatkan Pelayanan dan Penataan Arsip Secara Optimal
Prabowo Terima Utusan Khusus Qatar, Investasi Rp65 Triliun dan Kunjungan Emir Jadi Fokus Pertemuan
Polsek Margaasih Gelar Patroli Presisi dan KRYD Antisipasi C3 Kejahatan Jalanan*
Harumkan Nama Sulut, Kapendam Xlll/ Merdeka Kolonel Sofyan Raih Juara ll Lomba Jurnalistik Se-Indonesia
Menakar Celah Transparansi Keuangan: Kewaspadaan Publik Terhadap Manipulasi Kredit Perbankan
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 07:43 WIB

Takbir Menggema di Bukit Kemuning, TNI Bersama Masyarakat Semarakkan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 - 05:54 WIB

Kapolres Purworejo Apresiasikan dan Dukungan Kepada 12 Personil yang akan berlaga di Olah Raga Elektrink ( Esport ) Kapolda Jateng 2026.

Selasa, 16 Juni 2026 - 05:25 WIB

Kericuhan di UGM, Budiman Sudjatmiko Dievakuasi Saat Hadiri Diskusi Pancasila

Selasa, 16 Juni 2026 - 04:00 WIB

Berita Lengkap: BAPENDA Kabupaten Bandung Tingkatkan Pelayanan dan Penataan Arsip Secara Optimal

Selasa, 16 Juni 2026 - 02:46 WIB

Prabowo Terima Utusan Khusus Qatar, Investasi Rp65 Triliun dan Kunjungan Emir Jadi Fokus Pertemuan

Berita Terbaru