Menteri perumahan dan KawasanTarget bedah rumah 40.000 rumah tahun ini di Jawa Barat.

- Penulis

Selasa, 14 April 2026 - 12:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung Kompas1.id
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait terus memacu percepatan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Di Jawa Barat, sebanyak 40 ribu unit rumah ditargetkan menjadi sasaran penerima manfaat program tersebut.

Hal itu disampaikan pria yang akrab disapa Ara ini kepada awak media di SMAN 1 Katapang, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, Senin (13/4/2026) malam. Program ini difokuskan pada penanganan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) bagi warga prasejahtera.

“Target bedah rumah 40.000 rumah tahun ini di Jawa Barat,” ujar Ara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ara mengungkapkan, ribuan rumah warga di Kabupaten Bandung akan mendapatkan kucuran program BSPS. Langkah ini dilakukan melalui skema kerja sama dan kolaborasi antarinstansi.

“Ya kita bahagia sekali. Ada 1.200 rumah (di Kabupaten Bandung) yang akan kita perbaiki rumah rakyat miskin,” katanya.

Ia juga memaparkan keberhasilan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang telah berjalan. Selain itu, terdapat pula program bantuan tanpa jaminan dan tanpa bunga untuk masyarakat.

“Ada KUR bunga yang berhasil ada sekitar Rp 50 miliar untuk UMKM dari program Pak Prabowo tanpa jaminan bunga 0,5 persen,” jelasnya.

Ara mengaku tengah berupaya melawan praktik rentenir melalui skema KUR Perumahan. Salah satu skemanya adalah pengajuan pinjaman di bawah Rp 100 juta dengan beban bunga hanya 0,5 persen.

“Bunganya 0,5 persen per bulan, setahun 6 persen, Rp100 juta ke bawah tanpa jaminan. Berikan itu kepada rakyat mudah-mudahan tidak ada lagi rentenir di Kabupaten Bandung,” ucapnya.

“Kita bikin program yang lebih mudah, lebih murah, lebih cepat bagi rakyat kita sehingga rakyat kita bahagia tidak ada lagi dalam jeratan rentenir,” tambahnya.

Dia menyebutkan, sebanyak 16,2 juta kaum ibu yang bekerja dari rumah telah mendapatkan akses permodalan melalui program Permodalan Nasional Madani (PNM). Ara pun menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kontribusi para perempuan tersebut.

“Saya terima kasih Ibu-ibu PNM dan SMF. Ini ada 16,2 juta ibu-ibu, mereka rata-rata bekerja berusaha di rumah,” ucapnya.

Baca Juga:  Sudut Tenang di Balik Cahaya Layar

Ara menambahkan, bantuan perumahan bagi warga Kabupaten Bandung ini juga dikawal oleh Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal. Awalnya, kuota bantuan tersebut hanya dipatok sebanyak 1.000 unit rumah.

“Kami tambahkan dari Pak Cucun sebanyak 1.000 rumah, saya tambah jadi 1.200 rumah. Tolong disiapkan cepat supaya bisa bergerak karena satu rumah yang direnovasi yang dibedah itu bisa kira-kira 3 orang yang kerja,” bebernya.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkapkan terdapat beberapa metode dalam menangani permasalahan hunian warga. Salah satu metode yang paling krusial adalah bantuan rutilahu.

“Perumahan itu banyak ragamnya. Ada bantuan untuk rumah tidak layak huni. Ini tokohnya Pak Cucun, banyak bawa program ke Jawa Barat. Ribuan dibawa. Saya nawarin lagi metodologinya, ada yang diusulkan melalui aspirasi DPR, ada juga yang rakyat bisa mengakses langsung melalui aplikasi,” kata Dedi dalam sambutannya.

Dedi turut mengapresiasi kehadiran KUR perumahan dengan bunga rendah. Selain itu, ia menyebut wilayah Jawa Barat kini mulai mengembangkan hunian vertikal atau apartemen perumahan.

“Ada apartemennya di Bekasi, nanti ada di Depok, ada di Bogor, dan kita juga nanti bangun di Bandung ya. Nah, termasuk Pemprov Jabar, Pak Sekda siapin segera Peraturan Gubernurnya, setiap kawasan industri wajib untuk menyiapkan apartemen untuk karyawan,” kata Dedi.

“Jadi kalau ada kawasan, karena kita sudah tanahnya makin sempit, enggak bisa lagi ngandelin sawah dirubah, kebon dirubah, enggak bisa lagi. Jadi setiap ada kawasan industri, karyawannya harus sudah dihitung berapa karyawannya dan kawasan menyiapkan apartemennya,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menegaskan komitmennya dalam mengawal program Presiden Prabowo Subianto. Khusus di Kabupaten Bandung, target yang ditetapkan mencapai 1.000 unit rutilahu.

“Target di Kabupaten Bandung 1.000 unit rumah,” kata Cucun.

Cucun menjelaskan, DPR RI saat ini memberikan dukungan anggaran penuh untuk mencapai target nasional sebanyak 430.000 unit. Sebelumnya, kuota bedah rumah secara nasional hanya berkisar di angka 180.000 unit. Katanya .***

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT
Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage
Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”
Kuasa Hukum Tegaskan Suryadi Sah Terpilih sebagai Kepala Desa Lae Ikan
Perkuat Pembangunan Desa, Pemdes Tenjolaya Gandeng Unpas
Semarak HUT TNI ke-81, TNI-Polri dan Komunitas Bersatu Gelar Touring, Karya Bakti dan Bakti Sosial di Goa Seplawan
Berita ini 84 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 01:50 WIB

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT

Sabtu, 26 September 2026 - 12:38 WIB

Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an

Sabtu, 26 September 2026 - 11:21 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage

Sabtu, 26 September 2026 - 11:13 WIB

Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat

Sabtu, 26 September 2026 - 10:05 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”

Berita Terbaru