Mau Dibangunkan Jalan Wabup Lahat Minta Warga Tak Bicara Ganti Rugi

- Penulis

Jumat, 10 April 2026 - 01:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lahat- KOMPAS1.id ||  Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih, menyayangkan sikap salah warga Desa Tunggul Bute, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Lahat, yang mengeluh meminta ganti rugi karena sebagian kecil lahannya masuk dalam rencana pembangunan akses jalan oleh PT Suprame Energi Rantau Sedap.

Disisi lain, pembangunan jalan merupakan tuntutan dari masyarakat Desa Tunggul Bute itu sendiri. Wakil Bupati Lahat sendiri sudah beberapa kali turun secara langsung, mendorong PT Suprame Energi mewujudkan janji pembangunan jalan yang sudah puluhan tahun jadi harapan warga Desa Tunggul Bute. Dikatakannya pembangunan jalan tersebut bukan semata untuk kepentingan perusahaan, melainkan juga demi kemaslahatan warga secara luas.

“Ada sekitar tiga orang warga yang belum bersedia memberikan lahanya untuk perluasan jalan yang akan dibangun. Namun demikian, kita sudah meminta kepada perusahaan di lahan tanah warga tersebut agar dibangun sesuai yang ada saja, ” Sampainya, seraya mengatakan jangan sampai hal itu menghambat padahal warga yang lain sudah lama meminta dibangunkan jalan.

Disampaika Widia, pembangunan jalan akan jadi urat nadi baru yang akan membuka keterisolasian wilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. Karena itu, ia menyayangkan masih ada warga yang dinilai akan menghambat percepatan pembangunan jalan itu.

“MoU dengan pihak Suprame sudah dibuat, rencananya satu atau dua bulan lagi, jalan disisi akan dibangun. Ini untuk kepentingan bersama. Jangan hanya karena persoalan kecil, pembangunan yang manfaatnya besar justru tertahan,” tegas Widia Ningsih, Kamis (9/6/2026).

Menurutnya, pemerintah daerah telah berupaya maksimal memenuhi apa yang jadi harapan warga Desa Tunggul Bute. Untuk itu, Wabup Lahat berharap, warga juga mendukung penuh pembangunan jalan agar tidak ada hambatan. Warga dipinta untuk berpikir jangka panjang dan tidak hanya melihat dari sisi kepentingan pribadi saja.

“Kalau akses jalan sudah terbuka, yang menikmati juga masyarakat. Harga tanah naik, ekonomi bergerak, semua diuntungkan. Jangan hanya menuntut meminta dibangunkan jalan, tapi tidak mau mengikhlaskan sedikit lahan,” ujarnya. (Nisa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT
Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage
Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”
Kuasa Hukum Tegaskan Suryadi Sah Terpilih sebagai Kepala Desa Lae Ikan
Perkuat Pembangunan Desa, Pemdes Tenjolaya Gandeng Unpas
Semarak HUT TNI ke-81, TNI-Polri dan Komunitas Bersatu Gelar Touring, Karya Bakti dan Bakti Sosial di Goa Seplawan
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 01:50 WIB

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT

Sabtu, 26 September 2026 - 12:38 WIB

Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an

Sabtu, 26 September 2026 - 11:21 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage

Sabtu, 26 September 2026 - 11:13 WIB

Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat

Sabtu, 26 September 2026 - 10:05 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”

Berita Terbaru