Hari keenam Pasca-guncangan Hebat yang Melanda Sulawesi

- Penulis

Rabu, 8 April 2026 - 02:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.ID  ​BITUNG,

8 April 2026 – Memasuki hari keenam pasca-guncangan hebat yang melanda Sulawesi Utara, Kota Bitung dan sekitarnya masih dalam kondisi waspada tinggi. Gempa utama berkekuatan Magnitudo 7,6 yang terjadi pada awal April ini telah meninggalkan dampak kerusakan struktural yang signifikan di berbagai titik strategis kota

.
​Laporan Kerusakan Terkini
Hasil pantauan di lapangan menunjukkan kerusakan masif pada sejumlah infrastruktur publik dan pemukiman warga di Bitung. Beberapa bangunan bertingkat mengalami kerusakan pada bagian fasad dan kaca, sementara puluhan rumah warga dilaporkan mengalami dinding roboh akibat guncangan tektonik tersebut. Material bangunan yang berserakan masih terlihat di beberapa lokasi, menandakan kuatnya intensitas gempa yang terjadi.
​Aktivitas Gempa Susulan

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hingga pagi ini, Rabu, 8 April 2026, aktivitas seismik di tenggara Bitung terpantau masih fluktuatif. BMKG mencatat setidaknya terdapat guncangan susulan dengan kekuatan Magnitudo 3,9 pada dini hari tadi pukul 03:28 WIB. Meski kekuatannya cenderung menurun dibandingkan gempa utama, rentetan gempa susulan ini tetap memicu kekhawatiran warga.
​Kondisi Masyarakat dan Imbauan
Warga Bitung diimbau untuk tetap tenang namun tidak mengabaikan prosedur keselamatan. Pihak berwenang meminta masyarakat untuk:

Baca Juga:  Hardiknas 2026: Momentum Teguhkan Semangat Bangun Pendidikan Nasional

​Menghindari bangunan yang telah mengalami retakan struktural.
​Tetap mengikuti perkembangan informasi hanya melalui kanal resmi pemerintah dan BMKG.
​Memastikan jalur evakuasi di lingkungan masing-masing tetap bersih dari material bangunan yang runtuh.
​Saat ini, BPBD bersama instansi terkait masih terus melakukan pendataan lengkap mengenai total kerugian material guna mempercepat proses pemulihan infrastruktur di wilayah terdampak. Bob Hariawan. Kabiro Kota Bandung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Gedebage Geger, Jasad Bayi Laki-laki Ditemukan Mengapung di Sungai Cinambo
Purworejo – Kurang lebih setahun tembok Omah Lembu Farm Desa Seren RT.02 RW. 06 Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo Jawa Tengah ambrol, ambrolnya tembok ini di duga akibat erosi dari sungai Dulang karena tidak adanya penahan arus sungai/ bronjong.
Pemkab Ogan Ilir Gerak Cepat Tangani Kebakaran Kantor Lurah Tanjung Raja Utara
Menembak Begal*
‎Silaturahmi HMWS Bersama Mahasiswa Aceh Singkil Digelar Sukses dalam Tajuk Kenduri Hari Raya Idul Adha
Warga Rancaekek Gempar, Jasad Pria Ditemukan Mengambang di Sungai Citarik
KDS Berikan Beasiswa S2 untuk Duta Pesantren Kabupaten Bandung
Kekuatan Nama ‘Dedi’ di Jawa Barat: Kang Dedi Mulyadi Kumpulkan Sesama Pemilik Nama, Langsung Viral
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:59 WIB

Warga Gedebage Geger, Jasad Bayi Laki-laki Ditemukan Mengapung di Sungai Cinambo

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:50 WIB

Purworejo – Kurang lebih setahun tembok Omah Lembu Farm Desa Seren RT.02 RW. 06 Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo Jawa Tengah ambrol, ambrolnya tembok ini di duga akibat erosi dari sungai Dulang karena tidak adanya penahan arus sungai/ bronjong.

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:34 WIB

Pemkab Ogan Ilir Gerak Cepat Tangani Kebakaran Kantor Lurah Tanjung Raja Utara

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:12 WIB

Menembak Begal*

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:55 WIB

‎Silaturahmi HMWS Bersama Mahasiswa Aceh Singkil Digelar Sukses dalam Tajuk Kenduri Hari Raya Idul Adha

Berita Terbaru

Berita

Menembak Begal*

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:12 WIB