Menanggapi Konflik Antar Desa Sibenpopo -Banemo, Halteng. GMKI Tobelo Desak Polda Maluku Utara Segera Tangkap Aktor Intelektual.

Berita466 Dilihat

Kompas1.id Tobelo,
4 April 2026 — Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Tobelo menyatakan sikap tegas terhadap kinerja aparat keamanan, khususnya Polda dan Polres Halmahera Tengah. Polda dinilai lambat dalam menangani konflik yang terjadi di dua desa tersebut.

GMKI menilai, Keterlambatan dalam penanganan konflik tersebut telah berdampak serius, mulai dari meningkatnya eskalasi kekerasan hingga terjadinya pembakaran rumah warga dan bahkan mengakibatkan korban jiwa. Situasi ini menunjukkan adanya kegagalan dalam langkah preventif dan respons cepat dari aparat penegak hukum (Kepolisian Maluku Utara).

banner 336x280

Ketua GMKI Tobelo “Fredrikson Salawangi” Saat diwawancarai oleh tim media Gertak.Id. Sebagai bentuk keterpanggilan moral dan tanggung jawab sosial, GMKI Cabang Tobelo mendesak Kapolda dan Polres Halmahera Tengah untuk segera melakukan investigasi secarah serius terhadap oknum atau siapaun yang diduga menjadi otak dibalik Konflik ini.

Ketua GMKI Cabang Tobelo “Fredrik” dengan tegas menyampaikan sikap kritisnya kepada pihak penegak hukum agar menindaklanjuti rekomendasi BPC Sebagai bentuk merespon situasi yang terjadi di desa Sibenpopo-Banemo.

Kami mendesak agar Polda Maluku Utara dapat menimbang poin-poin berikut ini:

1. Mengusut tuntas akar persoalan konflik antara kedua desa.
2. Menangkap dan mengadili aktor intelektual yang diduga menjadi dalang di balik konflik tersebut.
3. Menjamin keamanan masyarakat secara menyeluruh agar konflik tidak kembali berulang.

“Fredik” juga menegaskan bahwa penyelesaian konflik tidak boleh berhenti pada pendekatan material semata.

“Penggantian rumah warga yang terbakar bukanlah solusi utama. Negara harus hadir untuk menegakkan keadilan dengan mengungkap dan menangkap aktor intelektual di balik konflik ini. Tanpa itu, potensi konflik akan terus berulang,” tegas Fredik

GMKI Tobelo juga menegaskan bahwa upaya menggantikan rumah warga yang terbakar bukanlah solusi utama dari persoalan ini. Penyelesaian yang bersifat material semata tidak akan menyentuh akar konflik yang sesungguhnya. Yang lebih penting adalah mengungkap dan menindak tegas pihak-pihak yang menjadi aktor utama di balik terjadinya konflik tersebut.

GMKI Cabang Tobelo berkomitmen untuk terus mengawal proses ini hingga keadilan benar-benar ditegakkan, demi terciptanya perdamaian yang berkelanjutan di tengah masyarakat Halmahera Tengah.

(Tim/Dj)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *