Dua Lsm Unjuk Rasa di Depan Kantor Pemkot Balam, Menuntut Agar Mengevaluasi Kinerja Sat-Poll PP.

- Penulis

Kamis, 5 Maret 2026 - 10:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung,||KOMPAS1.id -Ratusan massa yang tergabung dalam Sekretariatan Bersama dua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), yakni LSM Kaki Lampung dan L@pakk Lampung, menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Bandar Lampung, Kamis (5/3/2026).

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap kinerja Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bandar Lampung yang dinilai tidak transparan dalam menjalankan tugas penegakan peraturan daerah (Perda).

Massa aksi bergerak menuju pusat pemerintahan Kota Bandar Lampung dengan menggunakan mobil komando untuk menyampaikan orasi. Para demonstran juga membentangkan berbagai poster dan spanduk berisi tuntutan kepada pemerintah daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam orasinya, massa menyoroti dugaan praktik pungutan liar (pungli) yang disebut-sebut terjadi di sejumlah tempat hiburan seperti karaoke dan panti pijat, khususnya selama bulan Ramadan. Mereka menduga adanya penarikan setoran berkisar Rp300 ribu hingga Rp500 ribu dari sejumlah tempat usaha.

Ketua LSM Kaki Lampung, Lucky Nurhidayah, yang akrab disapa Bung Lucky, mengatakan bahwa Satpol PP seharusnya menjadi garda terdepan dalam penegakan Perda, bukan justru menjadi simbol tanpa tindakan nyata di tengah berbagai pelanggaran yang terjadi.

“Fakta di lapangan menunjukkan adanya pembiaran terhadap berbagai aduan masyarakat. Seolah hukum hanya berlaku bagi masyarakat kecil, sementara pelanggar yang memiliki kepentingan tertentu justru dibiarkan,” ujar Lucky dalam orasinya.

Baca Juga:  Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi Ekspor Limbah Sawit 2022, Kerugian Negara Diperkirakan Capai Rp14 Triliun

Ia menambahkan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk desakan kepada Pemerintah Kota Bandar Lampung agar segera mengevaluasi kinerja Satpol PP.

“Kami mendesak Wali Kota Bandar Lampung untuk mencopot Kasatpol PP dan Kabid Perda yang diduga tidak menjalankan tugas secara profesional. Jika dibiarkan, hal ini akan menggerogoti kepercayaan publik terhadap pemerintah,” tegasnya.

Selain menyoroti dugaan pungli, para demonstran juga meminta pemerintah lebih sigap menindak laporan masyarakat terkait pelanggaran pembangunan maupun usaha yang tidak memiliki izin resmi.

Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya:

1. Mendesak pencopotan Kasatpol PP Kota Bandar Lampung yang dinilai tidak tegas terhadap bawahannya, serta mencopot Kepala Bidang Perda yang diduga terlibat praktik pungli di sejumlah tempat hiburan.

2. Meminta pemerintah menutup dan menindak tegas seluruh usaha yang mendirikan bangunan tanpa izin resmi dari dinas terkait.

3. Mendesak agar Peraturan Daerah dijalankan secara profesional oleh Satpol PP sesuai kewenangannya dalam penegakan dan penertiban.

4. Mengembalikan tugas pokok Satpol PP sebagai penegak Perda, penyelenggara ketertiban umum, ketentraman masyarakat, serta perlindungan masyarakat.

Aksi unjuk rasa berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan. Hingga aksi berakhir, massa berharap pemerintah kota segera menindaklanjuti tuntutan yang disampaikan demi menjaga wibawa hukum dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.(Budi hartono)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Takbir Menggema di Bukit Kemuning, TNI Bersama Masyarakat Semarakkan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah
Kapolres Purworejo Apresiasikan dan Dukungan Kepada 12 Personil yang akan berlaga di Olah Raga Elektrink ( Esport ) Kapolda Jateng 2026.
Kericuhan di UGM, Budiman Sudjatmiko Dievakuasi Saat Hadiri Diskusi Pancasila
Berita Lengkap: BAPENDA Kabupaten Bandung Tingkatkan Pelayanan dan Penataan Arsip Secara Optimal
Prabowo Terima Utusan Khusus Qatar, Investasi Rp65 Triliun dan Kunjungan Emir Jadi Fokus Pertemuan
Polsek Margaasih Gelar Patroli Presisi dan KRYD Antisipasi C3 Kejahatan Jalanan*
Harumkan Nama Sulut, Kapendam Xlll/ Merdeka Kolonel Sofyan Raih Juara ll Lomba Jurnalistik Se-Indonesia
Menakar Celah Transparansi Keuangan: Kewaspadaan Publik Terhadap Manipulasi Kredit Perbankan
Berita ini 104 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 07:43 WIB

Takbir Menggema di Bukit Kemuning, TNI Bersama Masyarakat Semarakkan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 - 05:54 WIB

Kapolres Purworejo Apresiasikan dan Dukungan Kepada 12 Personil yang akan berlaga di Olah Raga Elektrink ( Esport ) Kapolda Jateng 2026.

Selasa, 16 Juni 2026 - 05:25 WIB

Kericuhan di UGM, Budiman Sudjatmiko Dievakuasi Saat Hadiri Diskusi Pancasila

Selasa, 16 Juni 2026 - 04:00 WIB

Berita Lengkap: BAPENDA Kabupaten Bandung Tingkatkan Pelayanan dan Penataan Arsip Secara Optimal

Selasa, 16 Juni 2026 - 02:46 WIB

Prabowo Terima Utusan Khusus Qatar, Investasi Rp65 Triliun dan Kunjungan Emir Jadi Fokus Pertemuan

Berita Terbaru