.Umuh Muchtar mengaku telah Melayangkan Surat Keberatan dan Meminta agar Pertandingan krusial Persib Bandung, Termasuk saat Menghadapi Borneo FC Samarinda, dapat Dipimpin pengadil dari Luar Negeri.

- Penulis

Rabu, 4 Maret 2026 - 03:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung Kompas1.id
Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, mengaku sudah memiliki firasat terkait potensi persoalan dari perangkat pertandingan bahkan sebelum laga dimulai.

“Dari awal saya sudah bilang, ini pasti nanti masalahnya wasit. Dan benar kan akhirnya kejadian,” ujar Umuh Muchtar saat dihubungi, Selasa (3/3/2026).

Salah satu yang disorot Umuh Muchtar adalah gol Kakang Rudianto yang dianulir. Ia menilai gol tersebut sudah jelas dan terjadi dalam jarak dekat, namun setelah ditinjau melalui VAR justru dianggap tidak sah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Itu sudah dekat dan jelas gol. Tapi dibuka VAR, malah jadi tidak jelas,” kata Umuh Muchtar.

Secara umum, Umuh Muchtar menilai kepemimpinan wasit dalam laga Persebaya vs Persib Bandung terlihat tidak biasa. Ia bahkan mempertanyakan apakah ada tekanan tertentu yang memengaruhi jalannya pertandingan.

“Kelihatan sekali seperti ada yang menjamin. Seolah-olah dia tidak akan dipecat atau diberhentikan,” ujar Umuh Muchtar.

Meski keras mengkritik, Umuh Muchtar menegaskan dirinya tidak selalu menyalahkan wasit setiap Persib Bandung kalah. Ia mencontohkan saat laga di Bandung dengan kepemimpinan wasit yang dinilai adil, dirinya tidak melakukan protes berlebihan dari bangku cadangan.

Baca Juga:  Comeback Spektakuler! Persib Bandung Bungkam Bhayangkara FC 4-2

“Kalau wasitnya bagus, saya biasa saja. Tidak ada protes,” ucap Umuh Muchtar.

Umuh Muchtar juga menyinggung situasi yang dialami pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak. Menurut Umuh Muchtar, Bojan Hodak tidak melakukan protes berlebihan, tetapi tetap diganjar kartu kuning.

“Bojan Hodak tidak terlalu teriak apa-apa, langsung dikartu kuning. Lucu dan aneh. Seperti sudah ada rencana, Bojan Hodak bergerak sedikit langsung dikartu,” kata Umuh Muchtar.

Umuh Muchtar mengaku telah melayangkan surat keberatan dan meminta agar pertandingan krusial Persib Bandung, termasuk saat menghadapi Borneo FC Samarinda, dapat dipimpin pengadil dari luar negeri.

“Kalau pertandingan besar seperti ini, minimal wasit asing. Kita kan punya wasit asing yang sudah kontrak. Biasanya mereka lebih netral dan tidak mudah diintervensi,” ujar Umuh Muchtar.*** Red

#persib

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Geirend Firdaus Nurjaman, Petinju Muda Berprestasi Asal Garut
Kapolsek Margaasih Kawal Ketat Legend Persib Menuju Lapangan Laboha Gunakan Bis Bandros*
*Pemain Muda SSB Bayangkara Azka Fawwaz Tampil Lawan Legend Persib di Laga Super Citizen*
Atlet IPSI Bandar Lampung Dominasi O2SN 2026, Empat Emas Sukses Dibawa Pulang
Laga Panas Indonesia Taklukan Vietnam 2–1, Garuda Muda Raih Puncak Klasemen
Kebersamaan dan Semangat Sportivitas Warnai Pertandingan Voli Antar Tim Putri di Desa
Persib Bandung Masuk Grup Berat ASEAN Club Championship 2026/2027, Target Tetap Juara
Timnas Indonesia Gebuk Oman 3-0, Kemenangan Meyakinkan di Laga Uji Coba
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 08:50 WIB

Geirend Firdaus Nurjaman, Petinju Muda Berprestasi Asal Garut

Minggu, 21 Juni 2026 - 15:02 WIB

Kapolsek Margaasih Kawal Ketat Legend Persib Menuju Lapangan Laboha Gunakan Bis Bandros*

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:56 WIB

*Pemain Muda SSB Bayangkara Azka Fawwaz Tampil Lawan Legend Persib di Laga Super Citizen*

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:51 WIB

Atlet IPSI Bandar Lampung Dominasi O2SN 2026, Empat Emas Sukses Dibawa Pulang

Minggu, 7 Juni 2026 - 15:32 WIB

Laga Panas Indonesia Taklukan Vietnam 2–1, Garuda Muda Raih Puncak Klasemen

Berita Terbaru