Gerakan Pangan Murah Hadir di Serdang Kuring, Ringankan Beban Warga Sambut Ramadan

- Penulis

Kamis, 26 Februari 2026 - 09:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Way Kanan – KOMPAS1.id || Pemerintah Kabupaten Way Kanan kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangka Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Puasa Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah, Rabu (25/02/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Balai Kampung Serdang Kuring, Kecamatan Bahuga ini dibuka langsung oleh Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah.

Turut hadir sejumlah kepala perangkat daerah, di antaranya Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Kesehatan, Bappeda, Bagian Perekonomian, Camat Bahuga, unsur Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan, Ketua Dharma Wanita Persatuan, Dhelya Machiavelli, serta Ketua TP PKK Kecamatan Bahuga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Ayu Asalasiyah menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok menjelang Ramadan dan Idul Fitri. Menurutnya, momentum hari besar keagamaan kerap diiringi lonjakan permintaan kebutuhan pokok, sehingga perlu intervensi pemerintah agar harga tetap terjangkau.

“Melalui GPM ini, masyarakat dapat memperoleh bahan pokok dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar. Ini juga menjadi bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah serta upaya menjaga daya beli masyarakat,” ujar Bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Way Kanan, Dwi Handoyo Retno, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menjamin keterjangkauan bahan pangan bagi masyarakat, khususnya warga Kampung Serdang Kuring.

Baca Juga:  Polsek Doro Gerak Cepat Tangani Video Viral Dugaan Penganiayaan

Ia menjelaskan, total terdapat 3.175 paket komoditas yang disalurkan kepada Rumah Tangga Miskin (RTM) dan masyarakat setempat.

Adapun komoditas yang disediakan meliputi:

Beras SPHP 200 paket (5 kg) dari Perum Bulog Sub Divre Lampung Utara

Minyak goreng 600 paket (1 liter) dari Bulog

Cabai merah 100 paket (0,25 kg)

Cabai rawit 100 paket (0,25 kg)

Bawang merah 175 paket (1 kg)

Bawang putih 200 paket (1 kg)

Telur ayam ras 800 paket (1 kg)

Gula putih 1.000 paket (1 kg) dari PT PSMI

Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari Bulog, PT PSMI, distributor komoditas, hingga asosiasi peternak. Sementara anggaran kegiatan bersumber dari APBD Kabupaten Way Kanan Tahun Anggaran 2026.

Pemerintah Kabupaten Way Kanan berharap melalui sinergi lintas sektor, Gerakan Pangan Murah ini mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, menjaga stabilitas harga pangan, serta membantu pengendalian inflasi daerah menjelang Ramadan dan Idul Fitri 1447 H.

 

Sumber / dok tim.(JMI)

Editor wep / KOMPAS1.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Gedebage Geger, Jasad Bayi Laki-laki Ditemukan Mengapung di Sungai Cinambo
Purworejo – Kurang lebih setahun tembok Omah Lembu Farm Desa Seren RT.02 RW. 06 Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo Jawa Tengah ambrol, ambrolnya tembok ini di duga akibat erosi dari sungai Dulang karena tidak adanya penahan arus sungai/ bronjong.
Pemkab Ogan Ilir Gerak Cepat Tangani Kebakaran Kantor Lurah Tanjung Raja Utara
Menembak Begal*
‎Silaturahmi HMWS Bersama Mahasiswa Aceh Singkil Digelar Sukses dalam Tajuk Kenduri Hari Raya Idul Adha
Warga Rancaekek Gempar, Jasad Pria Ditemukan Mengambang di Sungai Citarik
KDS Berikan Beasiswa S2 untuk Duta Pesantren Kabupaten Bandung
Kekuatan Nama ‘Dedi’ di Jawa Barat: Kang Dedi Mulyadi Kumpulkan Sesama Pemilik Nama, Langsung Viral
Berita ini 84 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:59 WIB

Warga Gedebage Geger, Jasad Bayi Laki-laki Ditemukan Mengapung di Sungai Cinambo

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:50 WIB

Purworejo – Kurang lebih setahun tembok Omah Lembu Farm Desa Seren RT.02 RW. 06 Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo Jawa Tengah ambrol, ambrolnya tembok ini di duga akibat erosi dari sungai Dulang karena tidak adanya penahan arus sungai/ bronjong.

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:34 WIB

Pemkab Ogan Ilir Gerak Cepat Tangani Kebakaran Kantor Lurah Tanjung Raja Utara

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:12 WIB

Menembak Begal*

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:55 WIB

‎Silaturahmi HMWS Bersama Mahasiswa Aceh Singkil Digelar Sukses dalam Tajuk Kenduri Hari Raya Idul Adha

Berita Terbaru

Berita

Menembak Begal*

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:12 WIB