‎Ukuran Tak Merata Bantuan Sapi Bagi Warga Aceh Singkil Diduga Mark-up

- Penulis

Rabu, 18 Februari 2026 - 00:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Singkil kompas1.id –
Apa yang seharusnya menjadi kado manis dari Istana Negara untuk masyarakat Bumi Syekh Abdurrauf As-Singkili kini berubah menjadi pil pahit yang sukar ditelan.

‎Di tengah duka warga yang baru saja dihantam bencana banjir dan longsor, bantuan sapi Meugang senilai miliaran rupiah dari Presiden Prabowo Subianto justru memicu badai polemik yang mengusik rasa keadilan.

‎Bantuan ini sejatinya adalah bentuk penghormatan tinggi sang Presiden terhadap Meugang, tradisi sakral masyarakat Aceh yang melambangkan solidaritas. Namun, di Aceh Singkil yang mendapat kucuran dana sebesar Rp 1 miliar, harapan warga untuk merayakan hari besar dengan layak seolah pupus.

Alih-alih menjadi penyambung napas ekonomi pascabencana, proses penyaluran bantuan ini justru diselimuti aroma tak sedap.

‎Pantauan Tim Media di Kecamatan Gunung Meriah pada Selasa (17/2) merekam potret kekecewaan yang mendalam. Warga yang datang dengan harapan besar justru disuguhi pemandangan yang menyakitkan hati.

‎Ukuran Tak Wajar, Lembu yang dibeli hanya sebesar kambing jantan, keluh salah satu warga dengan nada getir.

‎Diduga kuat, spesifikasi hewan ternak yang diadakan jauh di bawah standar anggaran yang dialokasikan.

‎Jatah Minimalis, Dari anggaran miliaran rupiah, masyarakat melaporkan hanya menerima jatah daging sebanyak 5 ons per Kepala Keluarga (KK).

‎Jumlah yang dianggap menghina akal sehat untuk proyek berskala masif tersebut.

‎Aroma Mark-Up, Muncul dugaan kuat bahwa pengadaan ini dijadikan ajang bancakan atau pencarian keuntungan pribadi melalui penggelembungan harga (mark-up).

‎”Kami tidak ingin niat baik Presiden Prabowo ternodai oleh praktik penyalahgunaan wewenang di tingkat lokal. Keterbukaan informasi adalah kunci,” tegas Budi Harjo Sekretaris Jenderal AMPAS, Aceh Singkil.

‎Ironisnya, kegaduhan di tingkat akar rumput ini justru ditanggapi dengan aksi bungkam oleh pihak otoritas. Hingga berita ini diturunkan, Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil belum merilis data transparan mengenai jumlah total ekor sapi yang dipotong.

‎Tim penyuluhan dari Dinas Pertanian dan Peternakan yang berada di lokasi pemotongan pun enggan memberikan rincian teknis. Mereka berdalih hanya bertugas sebagai pendamping, sebuah jawaban yang semakin mempertebal kabut misteri di balik pengadaan ini.

‎Kini, bantuan jumbo tersebut menjadi ujian moral bagi integritas pejabat di Aceh Singkil. Publik kini menunggu, apakah akan ada audit transparan untuk menegakkan keadilan bagi korban banjir, ataukah Sapi Meugang ini hanya akan menjadi mesin pengenyang kantong para oknum di atas penderitaan rakyat yang sedang terhimpit?

‎Keadilan harus segera disuarakan sebelum kepercayaan masyarakat terhadap instruksi pusat luntur akibat ulah nakal di daerah.

‎Reporter Sabri

Baca Juga:  Plt Kepala Disdikbud Aceh Singkil, Amran Ramli, SE, mengimbau para guru dan tim IT untuk mengunggah berbagai kegiatan positif sekolah ke TikTok maupun Facebook.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026: Disdikbud Aceh Singkil Instruksikan Upacara Serentak di Sekolah
HUT ke-27 Aceh Singkil, SWI Desak Pemda Prioritaskan UMKM dan Ekonomi Kreatif
Kondisi Lampu Jembatan Penghubung Dari Aceh Singkil Ke Aceh Selatan Penerangnya Gelap
Sazqia Amanda Tuntaskan Setoran 30 Juz dalam 24 Jam, Catat Rekor Tahfiz di Aceh Singkil
‎Kondisi Halaman UPTD SPF SD Takal Pasir di Kabupaten Aceh Singkil Menuai Kritik
‎Kembali Menjadi Sorotan Pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Aceh Singkil Tahun 2026
‎Mediasi Memanas, Gemuka Kecewa Pemkab Aceh Singkil Tak Berikan Jaminan Tertulis Pendataan Ulang Jadup
‎Resmi Beroperasi Dapur SPPG Permata Harapan Madani Siap Perkuat Program MBG di Aceh Singkil
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 05:08 WIB

Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026: Disdikbud Aceh Singkil Instruksikan Upacara Serentak di Sekolah

Minggu, 26 April 2026 - 11:16 WIB

HUT ke-27 Aceh Singkil, SWI Desak Pemda Prioritaskan UMKM dan Ekonomi Kreatif

Kamis, 23 April 2026 - 11:40 WIB

Kondisi Lampu Jembatan Penghubung Dari Aceh Singkil Ke Aceh Selatan Penerangnya Gelap

Selasa, 21 April 2026 - 15:41 WIB

Sazqia Amanda Tuntaskan Setoran 30 Juz dalam 24 Jam, Catat Rekor Tahfiz di Aceh Singkil

Jumat, 3 April 2026 - 03:07 WIB

‎Kondisi Halaman UPTD SPF SD Takal Pasir di Kabupaten Aceh Singkil Menuai Kritik

Berita Terbaru

Berita

Menembak Begal*

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:12 WIB