Outing Class MI Ma’arif Bego Edukasi Air Hujan

Jogjakarta14 Dilihat

Sleman.DIY.kompas1.id
Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ma’arif Bego yang beralamat di Sambego, Maguwoharjo, Depok Sleman Yogyakarta mengadakan “Outing Class” (Belajar Manfaat Air Hujan di luar Kelas) di Sekolah air hujan Banyu Bening yang berlokasi di Ds. Tempursari, Sardonoharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, (5/02/2026)

Kegiatan belajar di Banyu Bening ini mendapat dukungan dari OISCA yang didampingi oleh Nur Partiningsih sebagai salah satu NGO yang berpusat di Jepang dan banyak bergerak di lingkungan sekolah-sekolah.

banner 336x280

Outing class yang diikuti siswa klas 4 sebanyak 77 murid di dampingi guru serta wali muridnya masing-masing. Pembelajaran ini sangat dapat merubah cara pandang Generasi terutama Orang Tua sebagai Guru di lingkungan rumah bahwa Air hujan bisa di manfaatkan untuk mengganti air minum dan Menyehatkan.

Outing class di Sekolah Air Hujan Banyu Bening ini diharapakan siswa bisa belajar langsung tentang cara mengelola dan memanfaatkan air hujan baik di sekolah dan lingkungan rumahnya dalam sambutan pengantar Suparti di MI (Madrasah Ibtidaiyah) Ma’arif.

Kunjungan diterima langsung oleh Sri Wahyuningsih (Bu Ning) sebagai Founder Sekolah Air Hujan Banyu Bening sekaligus sebagai pemateri nya. Para siswa diajak untuk cek kemurnian air dengan alat TDS (Total Dissolved Solids) Tester. Masing-masing murid membawa sample Air untuk di Cek agar benar-benar mengerti kualitas air yang di minum selama ini. Sample air minum yang biasa di gunakan TDS berkisar 98-294/ ppm
Sedangkan sample air hujan yang di bawa di luar dari Sekolah Air Hujan Banyu Bening TDS nya berkisar 20-22/ppm.
Kemudian sebagai barometer air hujan yang di tampung di Banyu Bening dengan tekhnologi ISLAH (Instalasi Sistem Lumbung Air Hujan) menunjukkan angka 7 ppm yang rendah dari air yang di bawa murid-murid MI Ma’arif.

Para siswa juga di ajak minum air hujan bersama-sama sebagai praktek langsung untuk pengenalan yang harapannya minum air hujan menjadi pembiasaan di kehidupan sehari-hari.

Sebelum diakhiri pembelajaran banyak pertanyaan dari murid-murid yang sangat antusias dan ingin di lingkungan Sekolahan MI Ma’arif bisa minum air hujan juga.
Semoga hal ini menjadi pemantik untuk menjadi agen perubahan pada Generasi yang akan datang dan menyampaikan pesan ilmu yang di pelajari di Sekolah Air Hujan Banyu Bening dengan konsep 5M (menampung, mengolah, minum, menabung, mandiri).
“Bumi cuma Satu, Manusia adalah Tamu”
Sumber ; Wahyuni

@AndiSuka_07-2026

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *