Dialog Edukasi Air Hujan Dorong Praktik Desa dan Arah Kebijakan di Halmahera Timur

- Penulis

Rabu, 14 Januari 2026 - 23:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sleman.DIY.Kompas1.id
Sekolah Edukasi Air Hujan Banyu Bening menjadi ruang dialog pembelajaran pemanfaatan air hujan yang menghadirkan Daud Muhammad Ali, anggota DPRD Kabupaten Halmahera Timur, Ira Fajriah Hamzah, Kepala Desa Dakaino, Kecamatan Wasile Timur, serta Sri Wahyuningsih, praktisi air hujan, pada Selasa, 13 Januari 2026. Kegiatan ini bertujuan memperdalam pemahaman berbasis praktik mengenai pemanfaatan air hujan sebagai sumber air alternatif yang aman dan berkelanjutan.

Dialog tersebut difasilitasi oleh Sri Wahyuningsih yang menyampaikan pengalaman praktik pemanfaatan air hujan melalui pendekatan edukasi dan pendampingan masyarakat. Pembelajaran dilakukan dengan metode sinau bareng, tanpa relasi guru dan murid, sehingga pengetahuan yang dibangun dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi wilayah masing-masing.

Kehadiran perwakilan legislatif dan pemerintah desa dilatarbelakangi oleh pengalaman langsung mengonsumsi air hujan selama bertahun-tahun, serta keinginan untuk mengembalikan kesadaran masyarakat terhadap manfaat air hujan yang mulai ditinggalkan. Selain untuk kebutuhan rumah tangga, pemanfaatan air hujan dipandang memiliki keterkaitan dengan isu pertanian, lingkungan, dan kesehatan masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam dialog tersebut, muncul rencana tindak lanjut berupa penerapan pemanfaatan air hujan yang dimulai dari lingkup keluarga dan desa. Posyandu disebut sebagai pintu masuk strategis untuk edukasi pemanfaatan air hujan, khususnya dalam kaitannya dengan upaya pencegahan stunting. Kantor desa juga direncanakan menjadi lokasi percontohan agar praktik pemanfaatan air hujan dapat dilihat dan ditiru oleh masyarakat secara lebih luas.

Baca Juga:  Pelatihan Calon Transmigrasi Angkatan VI dan VIII tahun 2025.

Dari sisi kebijakan, hasil pembelajaran ini diharapkan dapat dibawa ke ruang diskusi legislatif agar pemanfaatan air hujan tidak hanya berhenti pada kampanye, tetapi dapat diarahkan menuju kebijakan dan regulasi daerah yang mendukung pengelolaan sumber daya air secara berkelanjutan di Kabupaten Halmahera Timur.

Melalui kegiatan ini, air hujan ditegaskan sebagai salah satu solusi atas persoalan kerentanan air. Masalah air tidak selalu disebabkan oleh ketiadaan sumber air, tetapi juga oleh kualitas air dan cara pandang masyarakat dalam mengelola sumber daya yang tersedia. Dialog edukasi ini diharapkan menjadi contoh praktik baik yang menginspirasi perubahan nyata di tingkat desa hingga kebijakan daerah, khususnya di wilayah timur Indonesia.
Sumber : Ainaya Nurfadila

@andisuka_3-2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Air Hujan Melimpah di Bulan Penuh Berkah, bersama “Pesantren Gerakan”
Sanggar Banyu Bening Konsisten Lestarikan Warisan Budaya
MAHASISWA KKN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA DORONG PEMANFAATAN AIR HUJAN DI PADUKUHAN SANGUREJO
Outing Class MI Ma’arif Bego Edukasi Air Hujan
Sanggar Banyu Bening terus tingkatkan diri dalam Uji Kompetensi dalam upaya Apresiasi Budaya dan Pembentukan Karakter generasi penerus bangsa.
Edukasi Sistem Pemanenan dan Pemanfaatan Air Hujan Diperkenalkan kepada Siswa SMAN 2 Sleman
Praktik Baik Sekolah Air Hujan Banyu Bening perluas Konsep 5 M (Menampung, Mengolah, Meminum, Menabung, dan Mandiri) Dengan Teknologi ISLAH
Sekolah Air Hujan Banyu Bening perkuat Metode ISLAH (Instalasi Sistem Lumbung Air Hujan) untuk kemandirian Air
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 08:51 WIB

Air Hujan Melimpah di Bulan Penuh Berkah, bersama “Pesantren Gerakan”

Kamis, 26 Februari 2026 - 14:01 WIB

Sanggar Banyu Bening Konsisten Lestarikan Warisan Budaya

Sabtu, 21 Februari 2026 - 07:40 WIB

MAHASISWA KKN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA DORONG PEMANFAATAN AIR HUJAN DI PADUKUHAN SANGUREJO

Jumat, 6 Februari 2026 - 06:01 WIB

Outing Class MI Ma’arif Bego Edukasi Air Hujan

Senin, 19 Januari 2026 - 23:48 WIB

Sanggar Banyu Bening terus tingkatkan diri dalam Uji Kompetensi dalam upaya Apresiasi Budaya dan Pembentukan Karakter generasi penerus bangsa.

Berita Terbaru