Kompas1.id
Kuningan, … Juni 2026 – Tradisi sujud syukur di halaman depan atau di depan gedung utama Mapolres Kuningan telah menjadi kebiasaan yang terus dijaga dan dilakukan secara rutin setiap kali ada anggota yang mendapatkan kenaikan pangkat. Tradisi ini mencerminkan rasa syukur yang mendalam kepada Tuhan Yang Maha Esa atas kepercayaan, amanah, dan karunia yang diberikan dalam perjalanan pengabdian.
Setiap kali usai upacara serah terima pangkat atau penandatanganan keputusan kenaikan pangkat, para anggota yang naik pangkat secara bersama-sama atau perorangan melakukan sujud syukur. Mereka menyampaikan rasa terima kasih karena masih diberi kesempatan untuk mengabdi, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta mendapatkan kepercayaan untuk memikul tanggung jawab yang lebih besar sesuai dengan pangkat barunya.
Kapolres Kuningan dalam beberapa kesempatan menyampaikan bahwa tradisi ini bukan sekadar kebiasaan, melainkan bentuk pengingat agar setiap kenaikan pangkat tidak diartikan sebagai pencapaian pribadi semata, melainkan sebagai amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan integritas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kenaikan pangkat adalah bentuk penghargaan, sekaligus beban tanggung jawab yang bertambah. Melalui sujud syukur ini, kami ingin mengingatkan diri sendiri agar tetap rendah hati, tidak sombong, dan senantiasa mendekatkan diri kepada Tuhan dalam setiap langkah pengabdian,” ujar salah satu pejabat Polres Kuningan.
Masyarakat sekitar pun menyambut baik tradisi ini. Banyak yang menilai hal tersebut menunjukkan bahwa aparat kepolisian di Kuningan memiliki nilai-nilai luhur, menjaga kerukunan, dan tetap memegang teguh nilai agama serta budaya dalam melaksanakan tugasnya.
Tradisi ini terus dipelihara dan diharapkan dapat menjadi teladan bagi seluruh anggota Polres Kuningan, agar dalam setiap kemajuan dan keberhasilan, selalu diawali dan diakhiri dengan rasa syukur serta komitmen yang semakin kuat untuk melayani dan melindungi masyarakat.
Adang jabar














