Kompas, 1. Id.
Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ( DALDUKPPA), menggelar Peningkatan kapasitas lembaga penyedia layanan bagi Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus ( AMPK), bertempat di Saung Rasa, Kamis ( 25/6/26 ).
Kegiatan ini merupakan upaya strategis untuk memperkuat kualitas layanan perlindungan anak secara terpadu, responsif, dan berorientasi pada kepentingan terbaik bagi anak, ini penting dilakukan agar seluruh unsur lembaga layanan memiliki pemahaman yang sama dalam penanganan kasus, mulai dari identifikasi, asesmen, perencanaan intervensi, hingga tindak lanjut layanan yang berkesinambungan .
Melalui penguatan kapasitas ini, diharapkan sumber daya manusia pada lembaga penyedia layanan semakin profesional, terkoordinasi, dan mampu memberikan layanan yang aman, cepat, serta tepat sasaran bagi AMPK. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam membangun sistem perlindungan anak yang lebih komprehensif dan berkelanjutan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala DALDUKPPA Kabupaten Bandung , dr. Mulja Munadjat. M.M,. M.H.kes. membuka dan langsung memberikan arahan bahwa , Dinas terkait terus menggencarkan ajakan kepada anak-anak, keluarga, dan masyarakat untuk tidak ragu melaporkan berbagai kasus kekerasan maupun permasalahan yang dialami anak. ” Langkah ini dilakukan sebagai upaya memperkuat perlindungan anak sekaligus memastikan setiap laporan dapat ditangani lebih cepat, tepat, dan aman melalui layanan pengaduan yang tersedia.” Ujarnya.
Melalui sosialisasi yang berkelanjutan, dinas berharap anak-anak memahami bahwa mereka memiliki hak untuk mendapatkan perlindungan, rasa aman, dan pendampingan. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk berani melapor apabila mengetahui adanya dugaan kekerasan, agar kasus tidak dibiarkan berlarut dan korban segera memperoleh bantuan yang diperlukan.
dr. Mulja menegaskan bahwa, anak harus memperoleh perlindungan khusus sesuai dengan kebutuhan, kondisi, dan situasi yang dihadapinya agar hak-haknya tetap terpenuhi secara optimal, ” Tegasnya.
Pengawasan orang tua sangat diperlukan untuk memastikan anak tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, dan terlindungi dari berbagai risiko yang dapat mengganggu perkembangan fisik, mental, maupun sosialnya. Dengan pengawasan yang baik, orang tua dapat lebih cepat mengetahui perubahan perilaku anak, memberikan bimbingan, serta mencegah anak terlibat dalam pergaulan atau aktivitas yang merugikan .
Selain sebagai bentuk tanggung jawab, pengawasan orang tua juga menjadi wujud kasih sayang dan perhatian agar anak tetap berada pada jalur yang sesuai dengan usia dan kebutuhannya. Karena itu, keterlibatan orang tua sangat penting dalam mendampingi anak, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam penggunaan teknologi dan lingkungan sosialnya.
Kegiatan dihadiri Satgas PPA dari tiap Kecamatan , Pusat Pembelajaran Keluarga ( Puspaga ) , TKSK kecamatan, Polresta Bandung. KPAD, Forum Anak Daerah dan UPTD PPA.
Jurnalis. Dhany














