DALDUKPPA Gelar AMPK untuk Tingkatkan Perlindungan Anak

- Penulis

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas, 1. Id.
Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ( DALDUKPPA), menggelar Peningkatan kapasitas lembaga penyedia layanan bagi Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus ( AMPK), bertempat di Saung Rasa, Kamis ( 25/6/26 ).

Kegiatan ini merupakan upaya strategis untuk memperkuat kualitas layanan perlindungan anak secara terpadu, responsif, dan berorientasi pada kepentingan terbaik bagi anak, ini penting dilakukan agar seluruh unsur lembaga layanan memiliki pemahaman yang sama dalam penanganan kasus, mulai dari identifikasi, asesmen, perencanaan intervensi, hingga tindak lanjut layanan yang berkesinambungan .

Melalui penguatan kapasitas ini, diharapkan sumber daya manusia pada lembaga penyedia layanan semakin profesional, terkoordinasi, dan mampu memberikan layanan yang aman, cepat, serta tepat sasaran bagi AMPK. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam membangun sistem perlindungan anak yang lebih komprehensif dan berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala DALDUKPPA Kabupaten Bandung , dr. Mulja Munadjat. M.M,. M.H.kes. membuka dan langsung memberikan arahan bahwa , Dinas terkait terus menggencarkan ajakan kepada anak-anak, keluarga, dan masyarakat untuk tidak ragu melaporkan berbagai kasus kekerasan maupun permasalahan yang dialami anak. ” Langkah ini dilakukan sebagai upaya memperkuat perlindungan anak sekaligus memastikan setiap laporan dapat ditangani lebih cepat, tepat, dan aman melalui layanan pengaduan yang tersedia.” Ujarnya.

Baca Juga:  *Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi Permodalan KUR dan Penyerapan Bulog bagi Petani Jagung*

Melalui sosialisasi yang berkelanjutan, dinas berharap anak-anak memahami bahwa mereka memiliki hak untuk mendapatkan perlindungan, rasa aman, dan pendampingan. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk berani melapor apabila mengetahui adanya dugaan kekerasan, agar kasus tidak dibiarkan berlarut dan korban segera memperoleh bantuan yang diperlukan.

dr. Mulja menegaskan bahwa, anak harus memperoleh perlindungan khusus sesuai dengan kebutuhan, kondisi, dan situasi yang dihadapinya agar hak-haknya tetap terpenuhi secara optimal, ” Tegasnya.

Pengawasan orang tua sangat diperlukan untuk memastikan anak tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, dan terlindungi dari berbagai risiko yang dapat mengganggu perkembangan fisik, mental, maupun sosialnya. Dengan pengawasan yang baik, orang tua dapat lebih cepat mengetahui perubahan perilaku anak, memberikan bimbingan, serta mencegah anak terlibat dalam pergaulan atau aktivitas yang merugikan .

Selain sebagai bentuk tanggung jawab, pengawasan orang tua juga menjadi wujud kasih sayang dan perhatian agar anak tetap berada pada jalur yang sesuai dengan usia dan kebutuhannya. Karena itu, keterlibatan orang tua sangat penting dalam mendampingi anak, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam penggunaan teknologi dan lingkungan sosialnya.

Kegiatan dihadiri Satgas PPA dari tiap Kecamatan , Pusat Pembelajaran Keluarga ( Puspaga ) , TKSK kecamatan, Polresta Bandung. KPAD, Forum Anak Daerah dan UPTD PPA.

Jurnalis. Dhany

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pangbes Manguni Muda Indonesia Apresiasi Kinerja Satresnarkoba Polres Bitung: Di Bawah Komando Kasat IPTU Jefri Duabai, Perang Terhadap Narkoba Nyata.!
FAMILY GATHERING PAGUYUBAN SCOOTER BANDUNG (PSB) SIAP GEBER GARUT 17-18 OKTOBER 2026 – USUNG TEMA SAREUNDEUK SAIGEL SABOBOT SAPIHANEAN.
Viral ! Lansia 73 Tahun di KBB Ditolak Berobat di RSUD Cikalongwetan Gara-Gara Tak Punya JKN Mobile.
Masyarakat Boltim Titip Harapan Ke Kapolri Baru: Polisi Bersama Masyarakat Rasakan Kesulitan Kami
Dari Boltim Untuk Istana: Selamat Datang Kapolri Jendral Suyudi, 25 WPR Menanti Kepastian
Penertiban Tanpa Solusi Dinilai Bom Waktu, Aktivis Sulut Ingatkan Potensi Gejolak Sosial di Boltim
Hari Batik Nasional 2026, H. Dadan Sobara Mari Tumbuhkan Cinta Budaya Bangsa Melalui Batik.
Pengaduan Solar Subsidi di SPBU Langowan Diterima BPH Migas “SOROTAN PUBLIK”
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Pangbes Manguni Muda Indonesia Apresiasi Kinerja Satresnarkoba Polres Bitung: Di Bawah Komando Kasat IPTU Jefri Duabai, Perang Terhadap Narkoba Nyata.!

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:56 WIB

FAMILY GATHERING PAGUYUBAN SCOOTER BANDUNG (PSB) SIAP GEBER GARUT 17-18 OKTOBER 2026 – USUNG TEMA SAREUNDEUK SAIGEL SABOBOT SAPIHANEAN.

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:33 WIB

Viral ! Lansia 73 Tahun di KBB Ditolak Berobat di RSUD Cikalongwetan Gara-Gara Tak Punya JKN Mobile.

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Masyarakat Boltim Titip Harapan Ke Kapolri Baru: Polisi Bersama Masyarakat Rasakan Kesulitan Kami

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:53 WIB

Dari Boltim Untuk Istana: Selamat Datang Kapolri Jendral Suyudi, 25 WPR Menanti Kepastian

Berita Terbaru