LAMPUNG UTARA – KOMPAS1.id || Komitmen TNI dalam mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terus diwujudkan melalui pembangunan sarana air bersih. Memasuki hari kedua pengerjaan, Babinsa Koramil 412-04/Kotabumi bersama warga terus menggenjot proses pengeboran sumur bor di Kelurahan Sribasuki, Kecamatan Kotabumi Kota, Kabupaten Lampung Utara, Kamis (18/6/2026).
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Babinsa Kelurahan Sribasuki, Kopka Dwi Sasmito, berlangsung di Jalan Makam, RT 03/RW 12, Lingkungan VI. Sejak pagi hari, proses pengeboran dilakukan secara intensif dengan semangat gotong royong antara personel TNI, tenaga ahli, dan masyarakat setempat.
Menurut Kopka Dwi Sasmito, pengerjaan saat ini difokuskan pada pengeboran hingga kedalaman sekitar 60 meter guna mencapai sumber air yang memadai untuk memenuhi kebutuhan warga.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pekerjaan telah memasuki hari kedua dan saat ini masih berfokus pada proses pengeboran untuk mendapatkan sumber air bersih yang optimal.
Kami berharap pembangunan ini segera rampung sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.
Untuk mempercepat penyelesaian proyek, pengerjaan melibatkan empat tenaga ahli pengeboran serta dukungan aktif warga sekitar.
Kolaborasi tersebut menjadi bukti kuat semangat kebersamaan dalam mewujudkan fasilitas publik yang bermanfaat bagi masyarakat.
Sumur bor ini dibangun menggunakan material berkualitas, di antaranya pipa PVC Platinum berdiameter 4 inci yang dirancang untuk menjamin ketahanan dan keberlangsungan penggunaan dalam jangka panjang.
Setelah proses pengeboran selesai, pekerjaan akan dilanjutkan dengan pemasangan pompa air, pembangunan menara air, serta pemasangan tangki penampungan (toren).
Keberadaan sumur bor tersebut nantinya akan menjadi sumber utama pasokan air bersih bagi sedikitnya 12 kepala keluarga yang tinggal di lingkungan sekitar.
Lokasi pengeboran yang berada di depan rumah warga bernama Sarno juga dinilai strategis karena berjarak sekitar 10 meter dari pemukiman terdekat dan sekitar 150 meter dari rumah warga terjauh.
Dengan posisi yang ideal tersebut, distribusi air bersih diharapkan dapat menjangkau seluruh warga secara merata dan berkelanjutan, sekaligus menjadi solusi nyata dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Kelurahan Sribasuki.
Sumber / TNI LU
Editor wep / Kompad1.id














