Mahasiswa yang demo Heran dan menyoroti banyaknya personil TNI yg diterjunkan

- Penulis

Senin, 15 Juni 2026 - 04:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Jakarta kompas1.id
Kehadiran personel Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) dalam pengamanan aksi demonstrasi mahasiswa di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat (12/6), menuai sorotan dari peserta aksi.

Sejumlah mahasiswa mengaku terkejut melihat banyaknya personel militer yang berjaga bersama aparat kepolisian di lokasi unjuk rasa.

Salah satu peserta aksi, Gifar, menilai kehadiran TNI dalam pengamanan demonstrasi sipil menimbulkan pertanyaan karena tugas utama militer berada di bidang pertahanan negara, bukan pengamanan aksi unjuk rasa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selama ini saya ikut aksi biasanya cuma polisi. Ini sampai di sini banyak banget, malah kayaknya banyakan tentara daripada polisinya,” ujar Gifar di lokasi aksi.

Menurutnya, tidak ada tugas pokok TNI yang secara khusus mengatur pengamanan demonstrasi masyarakat sipil. Karena itu, kehadiran personel militer dalam jumlah besar dinilai tidak lazim dibanding aksi-aksi sebelumnya.

Pandangan serupa disampaikan peserta aksi lainnya, Dugi. Ia mengaku khawatir keberadaan tentara di sekitar lokasi demonstrasi dapat menimbulkan kesan intimidatif terhadap masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi.

“Saya melihatnya jadi seperti intimidasi. Kita mau ditakut-takutin bahwasannya hari ini tidak hanya polisi tetapi juga tentara turun langsung,” katanya.

Mahasiswa juga mempertanyakan keputusan aparat yang membatasi pergerakan massa menuju Bundaran HI.

Baca Juga:  Penataan Humanis Eks Pasar Darurat Sorogenen, Pemkot Pekalongan Pastikan Pedagang Dapat Tempat Layak

Sebelumnya, ratusan mahasiswa Universitas Indonesia berjalan kaki dari kawasan Semanggi setelah kendaraan yang mereka tumpangi tidak diperbolehkan melanjutkan perjalanan ke titik aksi.

Namun saat tiba di sekitar Menara BCA, Jalan Jenderal Sudirman, massa dihadang barikade aparat kepolisian yang menutup akses menuju Bundaran HI. Puluhan personel TNI terlihat berjaga di belakang barisan polisi yang menghalangi laju peserta aksi.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold Hutagalung sempat berdialog dengan perwakilan mahasiswa. Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa meminta izin untuk melanjutkan perjalanan menuju Bundaran HI, namun aparat hanya mengizinkan massa berunjuk rasa di titik tempat mereka tertahan.

“Bisa sampai di dekat sini saja. Dekat sini, sini saja,” ujar Reynold kepada perwakilan mahasiswa.

Penolakan tersebut memicu ketegangan di lapangan. Sempat terjadi aksi saling dorong antara sebagian mahasiswa dan aparat. Massa juga beberapa kali meneriakkan tuntutan agar barikade dibuka serta menyerukan kritik terhadap keterlibatan militer dalam pengamanan demonstrasi.

Hingga sore hari, ratusan mahasiswa masih bertahan di lokasi sambil melanjutkan orasi dan menunggu akses menuju Bundaran HI dibuka oleh aparat keamanan.

Penulis : Om haru OBF

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Astaghfirullah, Ternyata TKW tersebut Di Aniyaya oleh Satu keluarga, Majikannya
Direktur PT TTN David Sompie: Perusahaan Memahami Keinginan Warga Untuk Mendapatkan Akses Jalan Yang Layak dan Aman
Momentum 1 Muharram: Awal Tahun Baru Islam, Waktu Tepat untuk Berhijrah dan Memperbaiki Diri
Gubernur Lampung Ajak Masyarakat dan Pelaku Usaha Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Memaknai 1 Muharram, Tahun Baru Islam: Momen Hijrah dan Pembaruan Diri
Polda Metro Jaya Kerahkan Ribuan Personel Amankan Aksi Demonstrasi di Jakarta
Diduga Alergi Media, Kepsek SKB Kuningan Leni Rohmayani Tolak Jelaskan Data Rombel & Siswa, Langgar UU KIP?
Parade Mighul dan Pawai Budaya Meriahkan HUT ke-80 Lampung Utara, Tampilkan Kekayaan Tradisi dan Potensi Daerah
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 14:36 WIB

Astaghfirullah, Ternyata TKW tersebut Di Aniyaya oleh Satu keluarga, Majikannya

Senin, 15 Juni 2026 - 13:13 WIB

Direktur PT TTN David Sompie: Perusahaan Memahami Keinginan Warga Untuk Mendapatkan Akses Jalan Yang Layak dan Aman

Senin, 15 Juni 2026 - 12:00 WIB

Momentum 1 Muharram: Awal Tahun Baru Islam, Waktu Tepat untuk Berhijrah dan Memperbaiki Diri

Senin, 15 Juni 2026 - 11:28 WIB

Gubernur Lampung Ajak Masyarakat dan Pelaku Usaha Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Senin, 15 Juni 2026 - 10:46 WIB

Polda Metro Jaya Kerahkan Ribuan Personel Amankan Aksi Demonstrasi di Jakarta

Berita Terbaru