Kisruh PCMB 2026 Jabar: Gangguan Sistem Diduga Rugikan Hak Siswa, DPR Minta Solusi Cepat

- Penulis

Senin, 15 Juni 2026 - 01:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.1d
Bandung – Pelaksanaan Penerimaan Calon Murid Baru (PCMB) tahun 2026 di Jawa Barat menuai sejumlah kendala teknis yang menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Persoalan ini tidak hanya dianggap sekadar gangguan administrasi, melainkan juga menyentuh aspek pemenuhan hak pendidikan bagi setiap warga negara.

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menegaskan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab penuh untuk memastikan tidak ada calon siswa yang dirugikan akibat gangguan yang terjadi pada sistem pendaftaran tersebut. Pernyataan ini disampaikan menyusul banyaknya keluhan yang masuk dan tindakan sejumlah orang tua yang mendatangi Kantor Dinas Pendidikan Jawa Barat guna mencari kejelasan terkait proses yang berjalan.

Di lapangan, berbagai kendala terungkap mulai dari akun pendaftaran yang belum terverifikasi secara otomatis, kesulitan mengakses laman sistem, hingga ketidakjelasan tahapan dalam proses seleksi. Kondisi ini membuat orang tua dan calon peserta didik merasa cemas serta tidak mendapatkan kepastian nasib pendaftaran mereka.

Menurut pandangan DPR RI, layanan penerimaan siswa baru wajib mampu memberikan kepastian hukum dan rasa keadilan bagi seluruh masyarakat. Setiap gangguan teknis yang dibiarkan berlarut tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga berpotensi melanggar prinsip persamaan hak dalam memperoleh pendidikan.

Saat ini, perhatian publik tertuju pada langkah konkret yang akan diambil oleh Dinas Pendidikan Jawa Barat untuk mengatasi permasalahan tersebut. Masyarakat berharap ada solusi yang cepat, transparan, dan menjamin seluruh siswa tetap mendapatkan kesempatan yang sama untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya tanpa terhalang kendala sistem.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Direktur PT TNN David Sompie: Perusahaan Memahami Keinginan Warga Untuk Mendapatkan Akses Jalan Yang Layak dan Aman
Momentum 1 Muharram: Awal Tahun Baru Islam, Waktu Tepat untuk Berhijrah dan Memperbaiki Diri
Gubernur Lampung Ajak Masyarakat dan Pelaku Usaha Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Memaknai 1 Muharram, Tahun Baru Islam: Momen Hijrah dan Pembaruan Diri
Diduga Alergi Media, Kepsek SKB Kuningan Leni Rohmayani Tolak Jelaskan Data Rombel & Siswa, Langgar UU KIP?
Parade Mighul dan Pawai Budaya Meriahkan HUT ke-80 Lampung Utara, Tampilkan Kekayaan Tradisi dan Potensi Daerah
Pekerjaan Rehabilitasi Jalan Rangkasbitung–Gajrug Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi Teknis, GAMMA : PUPR Lebak Diduga Lemah dalam pengendalian pengawasan pekerjaan
Tanpa Membebani Orang Tua, Tasyakuran dan Pentas Seni SDN Banyubiru 01 Berlangsung Meriah, Edukatif, dan Penuh Haru”
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 13:13 WIB

Direktur PT TNN David Sompie: Perusahaan Memahami Keinginan Warga Untuk Mendapatkan Akses Jalan Yang Layak dan Aman

Senin, 15 Juni 2026 - 12:00 WIB

Momentum 1 Muharram: Awal Tahun Baru Islam, Waktu Tepat untuk Berhijrah dan Memperbaiki Diri

Senin, 15 Juni 2026 - 11:28 WIB

Gubernur Lampung Ajak Masyarakat dan Pelaku Usaha Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Senin, 15 Juni 2026 - 11:13 WIB

Memaknai 1 Muharram, Tahun Baru Islam: Momen Hijrah dan Pembaruan Diri

Senin, 15 Juni 2026 - 07:58 WIB

Diduga Alergi Media, Kepsek SKB Kuningan Leni Rohmayani Tolak Jelaskan Data Rombel & Siswa, Langgar UU KIP?

Berita Terbaru