Kenaikan Harga Pertamax Picu Kekhawatiran Masyarakat, Berpotensi Naikkan Harga Kebutuhan Sehari-hari

- Penulis

Jumat, 12 Juni 2026 - 00:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id
Bandung, 12 Juni 2026 – Kenaikan harga BBM jenis Pertamax dari semula Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter memunculkan kekhawatiran baru di tengah masyarakat. Kenaikan ini tidak hanya dirasakan pada biaya pengisian bahan bakar kendaraan, tetapi juga dikhawatirkan akan berdampak pada kenaikan harga berbagai kebutuhan pokok dan jasa.

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengingatkan bahwa harga BBM memiliki keterkaitan erat dengan biaya transportasi dan distribusi barang. Menurut lembaga tersebut, kenaikan biaya logistik berpotensi membuat pelaku usaha menyesuaikan harga jual barang guna menutupi peningkatan biaya operasional yang mereka tanggung.

“Jika biaya pengangkutan barang naik, maka besar kemungkinan harga di tingkat konsumen pun akan mengikuti. Dampaknya bisa terasa pada harga bahan pangan, kebutuhan rumah tangga, hingga layanan jasa yang bergantung pada pergerakan kendaraan,” ungkap pernyataan dari YLKI.

Di sisi lain, terdapat pandangan yang menilai dampak kenaikan ini tidak akan terlalu luas. Alasannya, sebagian besar sektor distribusi barang masih menggunakan jenis BBM lain selain Pertamax, dan komponen biaya produksi secara keseluruhan tidak sepenuhnya bergantung pada jenis bahan bakar tersebut.

Meskipun demikian, kekhawatiran terhadap daya beli masyarakat tetap menjadi perhatian utama. Kondisi ini datang di tengah berbagai penyesuaian biaya hidup yang telah terjadi sebelumnya, sehingga banyak keluarga harus kembali mengatur ulang anggaran pengeluaran mereka.

Hingga saat ini, muncul pertanyaan di tengah masyarakat: apakah kenaikan harga Pertamax ini benar-benar akan memicu lonjakan harga barang dan jasa secara signifikan, atau dampaknya hanya bersifat terbatas dan tidak terlalu terasa dalam kehidupan sehari-hari

***Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebocoran Data Kampus dan Kebingungan Publik: Bukti Lemahnya Perlindungan Privasi
PIMPIN LANGSUNG PATROLI MALAM, KAPOLSEK MARGAASIH KOMPOL BONY YUNIAR.AA.,S.I.P.,MH.RAZIA KNALPOT BRONG
Pengukuhan Paskibraka Lampung 2026, Wagub Jihan Tekankan Pentingnya Integritas dan Kebersamaan
Hari Pramuka ke-65 di Lampung Utara: Ribuan Generasi Muda Teguhkan Semangat Pengabdian
Isi Pulsa Listrik Rp50 Ribu, Warga Pertanyakan Selisih Saldo dan Jumlah kWh yang Masuk ke Meteran
Mayjen TNI (Purn) Dwi Jati Utomo: Sosok Pemimpin Berpengalaman Siap Bawa KONI Jawa Barat Pertahankan Takhta Juara Umum
Team Rajawali Polsek Tanjung Raja Ungkap Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan, Satu Tersangka Diamankan*
Peringati HUT RI ke-81 dan FPPI ke-17, DPD FPPI Jawa Barat Gelar Layanan Kesehatan Gratis dan Edukasi Bencana Sesar Lembang
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:39 WIB

Kebocoran Data Kampus dan Kebingungan Publik: Bukti Lemahnya Perlindungan Privasi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:39 WIB

PIMPIN LANGSUNG PATROLI MALAM, KAPOLSEK MARGAASIH KOMPOL BONY YUNIAR.AA.,S.I.P.,MH.RAZIA KNALPOT BRONG

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:58 WIB

Pengukuhan Paskibraka Lampung 2026, Wagub Jihan Tekankan Pentingnya Integritas dan Kebersamaan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:25 WIB

Hari Pramuka ke-65 di Lampung Utara: Ribuan Generasi Muda Teguhkan Semangat Pengabdian

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Isi Pulsa Listrik Rp50 Ribu, Warga Pertanyakan Selisih Saldo dan Jumlah kWh yang Masuk ke Meteran

Berita Terbaru