KOMPAS1.ID
BANDUNG, 11 Juni 2026 — Harapan panitia penyelenggara untuk menggelar acara peringatan Satu Dekade Graiders RX akhirnya harus pupus. Acara yang sudah direncanakan matang sejak jauh hari terpaksa dibatalkan lantaran tidak kunjung mendapatkan izin penggunaan Lapangan Panahan di Kompleks Olahraga Jalak Harupat dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bandung.
Bukan hanya masalah administrasi yang berlarut-larut, panitia juga mengaku menghadapi hambatan yang lebih berat, termasuk adanya intimidasi dari pihak tertentu agar acara tersebut tidak jadi dilaksanakan.
“Selain proses pengurusan izin yang berputar-putar dan saling lempar tanggung jawab, kami juga mendapat tekanan dan ancaman halus agar membatalkan rencana kegiatan. Bahkan muncul kabar adanya ‘titipan’ dari instansi tertentu yang membuat proses persetujuan ini jadi tersendat dan tidak jelas arahnya,” ungkap perwakilan panitia.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Surat permohonan izin tempat sebenarnya sudah diajukan secara lengkap dua bulan sebelum waktu pelaksanaan. Namun hingga mendekati hari H, belum ada kepastian tertulis yang diterima. Saat ditanyakan alasan penolakan atau keterlambatan, jawaban yang diberikan dinilai tidak jelas dan berubah-ubah.
Akibat situasi ini, panitia akhirnya mengambil keputusan berat untuk membatalkan acara demi menghindari risiko keamanan dan ketidakpastian di lapangan. Padahal berbagai persiapan, mulai dari pendaftaran peserta, penyusunan rangkaian kegiatan, hingga koordinasi keamanan sudah dilakukan.
Panitia menilai bahwa adanya unsur intimidasi dan isu intervensi dari pihak luar ini mencerminkan ketidakadilan dalam pelayanan publik. Mereka berharap ke depannya proses perizinan dapat berjalan transparan, adil, dan bebas dari tekanan atau kepentingan pihak mana pun.
Sampai berita ini diturunkan, pihak Dispora Kabupaten Bandung belum memberikan penjelasan resmi terkait alasan tidak diterbitkannya izin serta tuduhan adanya intervensi tersebut. ***














