BGN Ubah Haluan Program Makan Bergizi Gratis: Kualitas Utama, Target 82,9 Juta Penerima Bukan Lagi Prioritas

- Penulis

Minggu, 7 Juni 2026 - 01:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.ID
JAKARTA – Badan Gizi Nasional (BGN) di bawah kepemimpinan baru Nanik S. Deyang membawa perubahan mendasar dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pasca pergantian pucuk pimpinan yang menyusul tersangkutnya tiga petinggi sebelumnya dalam kasus hukum, arah kebijakan program unggulan pemerintah ini kini berbalik fokus: mengutamakan kualitas dan standar gizi, ketimbang mengejar jumlah penerima manfaat secara masif.

Salah satu keputusan strategis yang cukup mengejutkan adalah pelepasan target capaian 82,9 juta penerima manfaat sebagai indikator utama kinerja tahun ini. BGN menegaskan, angka besar tersebut tidak lagi menjadi tolok ukur utama. Sebaliknya, lembaga kini memfokuskan seluruh upaya untuk memastikan makanan yang disajikan benar-benar memenuhi standar gizi, higienis, aman dikonsumsi, serta dapur-dapur pengelola beroperasi sesuai prosedur kesehatan yang ketat.

Langkah pembenahan juga menyasar infrastruktur program. Pembangunan dapur-dapur baru di seluruh wilayah kini dihentikan sementara. Saat ini, tercatat lebih dari 27.000 dapur MBG telah beroperasi. Seluruh unit tersebut akan menjalani evaluasi mendalam menyeluruh, mulai dari kelayakan sarana, mutu bahan baku, hingga sistem pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangannya. Perluasan jangkauan baru akan dipertimbangkan setelah hasil evaluasi menunjukkan kinerja yang memuaskan dan bebas dari penyimpangan.

Nanik S. Deyang dan jajarannya menilai, langkah drastis ini mutlak diperlukan sebagai pembenahan besar-besaran. Kepercayaan publik terhadap program ini harus dikembalikan dan dijaga, terlebih setelah citra program sempat tercoreng akibat kasus hukum yang menimpa kepemimpinan sebelumnya.

“Program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan dan tidak dihentikan. Namun, arahnya kini berubah: dari mengejar banyaknya orang yang diberi, menjadi memastikan apa yang diberikan benar-benar bermanfaat, sehat, dan bergizi bagi masyarakat yang membutuhkan,” tegas pernyataan resmi BGN.

Perubahan strategi ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Banyak pengamat menilai langkah ini lebih realistis dan tepat sasaran, mengingat tujuan utama program adalah memperbaiki status gizi masyarakat, bukan sekadar mengejar statistik jumlah penerima. Kini, tantangan BGN adalah membuktikan bahwa perubahan haluan ini mampu menjadikan MBG sebagai program yang efektif, transparan, dan berdampak nyata bagi kualitas kesehatan generasi mendatang.**( Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT
Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage
Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”
Kuasa Hukum Tegaskan Suryadi Sah Terpilih sebagai Kepala Desa Lae Ikan
Perkuat Pembangunan Desa, Pemdes Tenjolaya Gandeng Unpas
Semarak HUT TNI ke-81, TNI-Polri dan Komunitas Bersatu Gelar Touring, Karya Bakti dan Bakti Sosial di Goa Seplawan
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 01:50 WIB

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT

Sabtu, 26 September 2026 - 12:38 WIB

Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an

Sabtu, 26 September 2026 - 11:21 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage

Sabtu, 26 September 2026 - 11:13 WIB

Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat

Sabtu, 26 September 2026 - 10:05 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”

Berita Terbaru